alexametrics
26.4 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Sekda Jabat Plh Bupati Malang 11 Hari?

MALANG – Rencana pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih hasil Pilkada 2020 resmi ditunda. Sebelumnya, sesuai jadwal, bupati dan wakil bupati terpilih dilantik besok (17/2) oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Surabaya. Namun mengacu pada Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 120/738/OTDA, seluruh bupati dan wakil bupati yang habis masa jabatannya resmi diberhentikan.

Sebagai penggantinya, dalam surat yang di tandatangani oleh Dirjen Otoritas Daerah (OTDA) tersebut Kemendagri meminta gubernur untuk menunjuk sekretaris daerah kota/kabupaten untuk mengisi jabatan pelaksana harian (Plh) bupati. Ditemui kemarin sore (15/2), Bupati Malang Drs H M Sanusi menuturkan pihaknya belum menerima keputusan dari Mendagri. Namun jika pemerintah pusat memerintah, pria yang terpilih sebagai Bupati Malang periode 2021-2024 tersebut akan akan patuh.

Seperti diketahui, masa jabatan Sanusi sebagai Bupati Malang periode 2016-2021 berakhir besok (17/2). Jika pelantikan tersebut diundur, praktis jabatan bupati definitif akan mengalami kekosongan. Guna mengindari kekosongan kepemimpinan, Sanusi mengatakan bahwa pemerintah provinsi, yang dalam hal ini adalah Gubernur Jawa Timur akan menunjuk pejabat sebagai pelaksana harian (Plh) Bupati Malang. ”Nanti tergantung provinsi, kami mengikuti saja. Yang jelas tidak boleh kosong, jadi pasti ada Plh, bisa sekda atau pejabat yang ditunjuk oleh gubernur,” kata Sanusi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM menambahkan, proses penunjukan Plh sepenuhnya menjadi kewenangan Pemprov. ”Pemerintah daerah tidak memiliki hak untuk mengusulkan pejabat yang ditunjuk oleh Pemprov Jatim,” terangnya.

Sementara itu, pelantikan bupati dan wakil bupati di Jawa Timur disebut-sebut bakal digelar pada 27 Februari mendatang. Mengacu pada SK Kemendagri, praktis jabatan Plh Bupati Malang akan diisi oleh Wahyu sebagai Sekda Kabupaten Malang. Artinya, Wahyu bakal menjabat sebagai Plh Bupati Malang selama 11 hari ke depan. ”Ya, sesuai surat Mendagri begitu,” ujar sumber di internal Pemkab Malang. (rmc/fik/iik)

MALANG – Rencana pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih hasil Pilkada 2020 resmi ditunda. Sebelumnya, sesuai jadwal, bupati dan wakil bupati terpilih dilantik besok (17/2) oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Surabaya. Namun mengacu pada Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 120/738/OTDA, seluruh bupati dan wakil bupati yang habis masa jabatannya resmi diberhentikan.

Sebagai penggantinya, dalam surat yang di tandatangani oleh Dirjen Otoritas Daerah (OTDA) tersebut Kemendagri meminta gubernur untuk menunjuk sekretaris daerah kota/kabupaten untuk mengisi jabatan pelaksana harian (Plh) bupati. Ditemui kemarin sore (15/2), Bupati Malang Drs H M Sanusi menuturkan pihaknya belum menerima keputusan dari Mendagri. Namun jika pemerintah pusat memerintah, pria yang terpilih sebagai Bupati Malang periode 2021-2024 tersebut akan akan patuh.

Seperti diketahui, masa jabatan Sanusi sebagai Bupati Malang periode 2016-2021 berakhir besok (17/2). Jika pelantikan tersebut diundur, praktis jabatan bupati definitif akan mengalami kekosongan. Guna mengindari kekosongan kepemimpinan, Sanusi mengatakan bahwa pemerintah provinsi, yang dalam hal ini adalah Gubernur Jawa Timur akan menunjuk pejabat sebagai pelaksana harian (Plh) Bupati Malang. ”Nanti tergantung provinsi, kami mengikuti saja. Yang jelas tidak boleh kosong, jadi pasti ada Plh, bisa sekda atau pejabat yang ditunjuk oleh gubernur,” kata Sanusi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM menambahkan, proses penunjukan Plh sepenuhnya menjadi kewenangan Pemprov. ”Pemerintah daerah tidak memiliki hak untuk mengusulkan pejabat yang ditunjuk oleh Pemprov Jatim,” terangnya.

Sementara itu, pelantikan bupati dan wakil bupati di Jawa Timur disebut-sebut bakal digelar pada 27 Februari mendatang. Mengacu pada SK Kemendagri, praktis jabatan Plh Bupati Malang akan diisi oleh Wahyu sebagai Sekda Kabupaten Malang. Artinya, Wahyu bakal menjabat sebagai Plh Bupati Malang selama 11 hari ke depan. ”Ya, sesuai surat Mendagri begitu,” ujar sumber di internal Pemkab Malang. (rmc/fik/iik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/