alexametrics
26.5 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Aturan Baru Tiga Jenis SIM C Belum Diberlakukan di Polres Malang

MALANG – SIM (surat izin mengemudi) untuk pengguna sepeda motor tak lagi satu. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan ada tiga jenis SIM C berdasarkan kubikasi mesin kendaraan roda dua. Hanya saja, aturan baru tersebut masih belum diberlakukan di Polres Malang.

Dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia No 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM, disebutkan ada tiga jenis SIM C, yakni C, C1 dan C2.
Untuk SIM C akan diperuntukkan untuk mereka yang mengendarai sepeda motor bermesin 250cc ke bawah. Sementara untuk SIM C1 untuk mereka yang mengendarai sepeda motor dengan kapasitas mesin 250cc sampai 500cc.
Sedangkan SIM C2 berlaku untuk mengemudikan sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 500 cc atau sepeda motor sejenis yang menggunakan daya listrik.

“Peraturan baru belum kami tetapkan, saat ini masih menunggu intruksi dari Dirlantas Polda dan Kakorlantas Polri,” ujar Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung Fitriansyah saat dikonfirmasi Jumat (16/7).

Sementara ini, Polres Malang baru mengeluarkan kebijakan khusus untuk pengurusan perpanjangan SIM selama masa PPKM Darurat saja. Yakni apabila yang bersangkutan masih melakukan isolasi mandiri atau terbukti positif maka akan dapat dispensasi. “Perpanjangan SIM bisa diajukan ketika sudah sembuh atau negatif,” katanya.

Pewarta: M Ubaidillah (CJ9)

MALANG – SIM (surat izin mengemudi) untuk pengguna sepeda motor tak lagi satu. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan ada tiga jenis SIM C berdasarkan kubikasi mesin kendaraan roda dua. Hanya saja, aturan baru tersebut masih belum diberlakukan di Polres Malang.

Dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia No 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM, disebutkan ada tiga jenis SIM C, yakni C, C1 dan C2.
Untuk SIM C akan diperuntukkan untuk mereka yang mengendarai sepeda motor bermesin 250cc ke bawah. Sementara untuk SIM C1 untuk mereka yang mengendarai sepeda motor dengan kapasitas mesin 250cc sampai 500cc.
Sedangkan SIM C2 berlaku untuk mengemudikan sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 500 cc atau sepeda motor sejenis yang menggunakan daya listrik.

“Peraturan baru belum kami tetapkan, saat ini masih menunggu intruksi dari Dirlantas Polda dan Kakorlantas Polri,” ujar Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung Fitriansyah saat dikonfirmasi Jumat (16/7).

Sementara ini, Polres Malang baru mengeluarkan kebijakan khusus untuk pengurusan perpanjangan SIM selama masa PPKM Darurat saja. Yakni apabila yang bersangkutan masih melakukan isolasi mandiri atau terbukti positif maka akan dapat dispensasi. “Perpanjangan SIM bisa diajukan ketika sudah sembuh atau negatif,” katanya.

Pewarta: M Ubaidillah (CJ9)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/