alexametrics
22.4 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Korban Terseret Ombak Pantai Sendiki Ditemukan, Begini Kondisinya

SUMAWE – Setelah diketahui hilang pada Sabtu (15/5) lalu di Pantai Sendiki, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, jenazah Yuda, 19 akhirnya ditemukan pada Minggu (16/5) malam.

Kabar ini dibenarkan Kanitgakkum Satpolairud Polres Malang, Ipda Yoni Pribadi. “Ya, sudah ditemukan sekitar pukul 21.15, jaraknya tidak jauh dari tempat pertama korban hilang,” terangnya.

Korban ditemukan mengapung dengan jarak lima meter dari lokasi ia terseret ombak besar dua hari lalu. “Ada sekitaran lima meter, lokasinya tidak jauh dari tempat dimana ia dinyatakan hilang,” imbuh dia.

Saat ditemukan, kondisi jenazah boleh dikatakan cukup parah. “Banyak lecet-lecetnya kena karang,” ujarnya. Jenazah warga Jalan Kebon Agung, Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari itupun langsung dibawa ke Unit Forensik RSSA pada pukul 00.00 guna dilakukam visum.

Seperti yang diketahui, korban bersama enam orang kawannya datang ke pantai tersebut pada Sabtu (15/5) pukul 08.00 dengan empat sepeda motor. Setelah makan di sebuah warung dan main ayunan di kawasan tersebut, korban dan kawannya, F, 17, pun langsung bergegas menuju air. Namun belum sepenuhnya badan korban terkena air, ombak besar datang dan menarik tubuh Yuda dan F. Satu orang berhasil diselamatkan oleh warga dan penjaga pantai, namun sayangnya, Yuda tidak sempat tertolong.

Pewarta: Biyan Mudzaky

SUMAWE – Setelah diketahui hilang pada Sabtu (15/5) lalu di Pantai Sendiki, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, jenazah Yuda, 19 akhirnya ditemukan pada Minggu (16/5) malam.

Kabar ini dibenarkan Kanitgakkum Satpolairud Polres Malang, Ipda Yoni Pribadi. “Ya, sudah ditemukan sekitar pukul 21.15, jaraknya tidak jauh dari tempat pertama korban hilang,” terangnya.

Korban ditemukan mengapung dengan jarak lima meter dari lokasi ia terseret ombak besar dua hari lalu. “Ada sekitaran lima meter, lokasinya tidak jauh dari tempat dimana ia dinyatakan hilang,” imbuh dia.

Saat ditemukan, kondisi jenazah boleh dikatakan cukup parah. “Banyak lecet-lecetnya kena karang,” ujarnya. Jenazah warga Jalan Kebon Agung, Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari itupun langsung dibawa ke Unit Forensik RSSA pada pukul 00.00 guna dilakukam visum.

Seperti yang diketahui, korban bersama enam orang kawannya datang ke pantai tersebut pada Sabtu (15/5) pukul 08.00 dengan empat sepeda motor. Setelah makan di sebuah warung dan main ayunan di kawasan tersebut, korban dan kawannya, F, 17, pun langsung bergegas menuju air. Namun belum sepenuhnya badan korban terkena air, ombak besar datang dan menarik tubuh Yuda dan F. Satu orang berhasil diselamatkan oleh warga dan penjaga pantai, namun sayangnya, Yuda tidak sempat tertolong.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/