alexametrics
23 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Bukit Teletubbies Favorit Wisatawan

PONCOKUSUMO – Hari raya Waisak membawa berkah bagi pengelola objek wisata Bromo, kemarin (16/5). Bersamaan dengan perayaan hari besar umat Buddha tersebut, pengunjung wisata gunung Bromo berjubel.

Akses dari Malang menuju Bromo dipadati wisatawan. Hal itu dirasakan oleh Purwanto, salah satu wisatawan asal Pakisaji, Kabupaten Malang. Pria berusia 30 tahun itu berangkat ke lokasi dengan cara mengayuh sepeda. Dia melewati rute Tumpang, Gubugklakah, kemudian Ngadas. ”Saya berangkat pukul 6 pagi dari Pakisaji, tiba di Ngadas sekitar pukul 07.30. Bayar di gerbang masuk menuju Ngadas. Setelah itu saya turun ke Jemplang, dan masuk di Bukit Teletubies,” ujar  Purwanto, kemarin.

”Saya lihat di sana ramai sekali. Paling ramai menurut saya,” tambah pria yang hobi berwisata ini.

Dari Bukit Teletubbies saja, Purwanto melihat antrean dan kepadatan pengunjung. Setelah puas bersepeda di situ, dia bersama komunitasnya bergerak menyusuri padang savanna. Tak lama, dia masuk ke Pasir Berbisik lautan pasir. Di situ, dia melihat ada keramaian wisatawan.

”Tetapi paling ramai di bukit Teletubbies. Spot foto di situ paling menarik. Orang sudah banyak ke kawah Bromo dan memang ramai, tetapi lebih ramai di Bukit Teletubbies,” sambung bapak satu anak tersebut.

Terpisah, Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Disparbud Kabupaten Malang Budi Susilo membenarkan tingginya daya tarik Ngadas sebagai pintu masuk Bromo. “Pemandangan dan panoramanya sangat indah. Sehingga wisatawan suka lewat Ngadas untuk menuju Bromo,” kata Budi, beberapa waktu lalu.(fin/dan)

PONCOKUSUMO – Hari raya Waisak membawa berkah bagi pengelola objek wisata Bromo, kemarin (16/5). Bersamaan dengan perayaan hari besar umat Buddha tersebut, pengunjung wisata gunung Bromo berjubel.

Akses dari Malang menuju Bromo dipadati wisatawan. Hal itu dirasakan oleh Purwanto, salah satu wisatawan asal Pakisaji, Kabupaten Malang. Pria berusia 30 tahun itu berangkat ke lokasi dengan cara mengayuh sepeda. Dia melewati rute Tumpang, Gubugklakah, kemudian Ngadas. ”Saya berangkat pukul 6 pagi dari Pakisaji, tiba di Ngadas sekitar pukul 07.30. Bayar di gerbang masuk menuju Ngadas. Setelah itu saya turun ke Jemplang, dan masuk di Bukit Teletubies,” ujar  Purwanto, kemarin.

”Saya lihat di sana ramai sekali. Paling ramai menurut saya,” tambah pria yang hobi berwisata ini.

Dari Bukit Teletubbies saja, Purwanto melihat antrean dan kepadatan pengunjung. Setelah puas bersepeda di situ, dia bersama komunitasnya bergerak menyusuri padang savanna. Tak lama, dia masuk ke Pasir Berbisik lautan pasir. Di situ, dia melihat ada keramaian wisatawan.

”Tetapi paling ramai di bukit Teletubbies. Spot foto di situ paling menarik. Orang sudah banyak ke kawah Bromo dan memang ramai, tetapi lebih ramai di Bukit Teletubbies,” sambung bapak satu anak tersebut.

Terpisah, Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Disparbud Kabupaten Malang Budi Susilo membenarkan tingginya daya tarik Ngadas sebagai pintu masuk Bromo. “Pemandangan dan panoramanya sangat indah. Sehingga wisatawan suka lewat Ngadas untuk menuju Bromo,” kata Budi, beberapa waktu lalu.(fin/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/