alexametrics
28.5 C
Malang
Thursday, 30 June 2022

Pascalebaran, Kunjungan Bonderland Melonjak

PAKISAJI – Jumlah kunjungan di wisata kolam renang Bonderland tergolong tidak biasa. Umumnya, objek wisata di Bumi Kanjuruhan melonjak ketika musim libur Lebaran. Tapi objek wisata di Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji ini justru melonjak pascamusim libur Lebaran 2022 lalu.

General Manager Operations Stefanus Adi Pratama mengatakan, pihaknya merasa kaget atas melonjaknya jumlah kunjungan pasca-libur Lebaran. Saat musim libur Lebaran, kunjungan di Bonderland berkisar 600 orang per hari. “Hari ini jumlah pengunjung mencapai 800 orang sehari,” katanya, kemarin.

Di tengah melonjaknya kunjungan wisatawan, pihaknya mengetatkan protokol kesehatan (Prokes). “Rutin cek aplikasi PeduliLindungi,” katanya.

Kapolsek Pakisaji AKP Sutomo memastikan benar-benar menerapkan prokes ketat, mengecek suhu tubuh, dan membatasi pengunjung ke kolam renang. “Situasi masih pandemi. Jadi perlu penerapan prokes ketat. Jangan sampai timbul klaster penyebaran Covid-19 dari tempat wisata,” tegas Sutomo.

Selain itu, ia mengimbau supaya masyarakat  mengawasi putra putrinya saat berenang, sekaligus berpesan supaya pengunjung menjaga barang berharga milik mereka. “Patroli ini kami laksanakan untuk melaksanakan pemantauan di tempat wisata agar masyarakat merasa aman dan nyaman berkunjung ke tempat wisata ini,” ucap AKP Sutomo.(nif/dan)

PAKISAJI – Jumlah kunjungan di wisata kolam renang Bonderland tergolong tidak biasa. Umumnya, objek wisata di Bumi Kanjuruhan melonjak ketika musim libur Lebaran. Tapi objek wisata di Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji ini justru melonjak pascamusim libur Lebaran 2022 lalu.

General Manager Operations Stefanus Adi Pratama mengatakan, pihaknya merasa kaget atas melonjaknya jumlah kunjungan pasca-libur Lebaran. Saat musim libur Lebaran, kunjungan di Bonderland berkisar 600 orang per hari. “Hari ini jumlah pengunjung mencapai 800 orang sehari,” katanya, kemarin.

Di tengah melonjaknya kunjungan wisatawan, pihaknya mengetatkan protokol kesehatan (Prokes). “Rutin cek aplikasi PeduliLindungi,” katanya.

Kapolsek Pakisaji AKP Sutomo memastikan benar-benar menerapkan prokes ketat, mengecek suhu tubuh, dan membatasi pengunjung ke kolam renang. “Situasi masih pandemi. Jadi perlu penerapan prokes ketat. Jangan sampai timbul klaster penyebaran Covid-19 dari tempat wisata,” tegas Sutomo.

Selain itu, ia mengimbau supaya masyarakat  mengawasi putra putrinya saat berenang, sekaligus berpesan supaya pengunjung menjaga barang berharga milik mereka. “Patroli ini kami laksanakan untuk melaksanakan pemantauan di tempat wisata agar masyarakat merasa aman dan nyaman berkunjung ke tempat wisata ini,” ucap AKP Sutomo.(nif/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/