alexametrics
21.4 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Pemkab Malang Sarankan Penyembelihan Hewan Kurban Tidak di Masjid

KEPANJEN – Kementerian Agama (Kemenag) RI melarang penyembelihan hewan kurban di masjid-masjid. Tetapi, masyarakat boleh menyembelih di kampung masing-masing. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang Nur Cahyo.

Pejabat eselon II B Pemkab Malang itu membenarkan adanya surat edaran (SE) dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan). Isinya, Kementan mengimbau agar pelaksanaan pemotongan hewan kurban dilaksanakan di Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan (RPH) masing-masing daerah.
”Ada Surat Edaran Dirjen PKH Kementan RI, imbauan untuk yang melakukan penyembelihan di RPH. Namun, tidak melarang warga untuk menyembelih di tempat-tempat penyembelihan,” ucapnya.
Dengan syarat, pelaksanaan penyembelihan harus sesuai protokol kesehatan (prokes) ketat. Seperti membatasi jumlah orang yang ikut menyembelih, memakai masker, dan menjaga jarak. Itu dilakukan untuk meminimalisasi adanya klaster penyebaran Covid-19. ”Jadi tidak dilarang, hanya harus patuh prokes itu,” tegasnya.
Nur Cahyo menambahkan, di masa pandemi ini, tidak banyak aturan yang berubah saat penyembelihan hewan kurban. Dia meminta masyarakat juga tak perlu khawatir soal penyembelihannya. Sebab, saat di setiap daerah punya juru sembelih halal (juleha) yang siap membantu warga.
Terkait kesehatan hewan, Nur Cahyo juga menerjunkan personel untuk memonitor di lapangan. ”Di Kabupaten Malang ini hanya akan dicek kesehatan hewan kurban. Tidak memerlukan surat keterangan sehat,” kata dia. (fik/dan/rmc)

KEPANJEN – Kementerian Agama (Kemenag) RI melarang penyembelihan hewan kurban di masjid-masjid. Tetapi, masyarakat boleh menyembelih di kampung masing-masing. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang Nur Cahyo.

Pejabat eselon II B Pemkab Malang itu membenarkan adanya surat edaran (SE) dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan). Isinya, Kementan mengimbau agar pelaksanaan pemotongan hewan kurban dilaksanakan di Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan (RPH) masing-masing daerah.
”Ada Surat Edaran Dirjen PKH Kementan RI, imbauan untuk yang melakukan penyembelihan di RPH. Namun, tidak melarang warga untuk menyembelih di tempat-tempat penyembelihan,” ucapnya.
Dengan syarat, pelaksanaan penyembelihan harus sesuai protokol kesehatan (prokes) ketat. Seperti membatasi jumlah orang yang ikut menyembelih, memakai masker, dan menjaga jarak. Itu dilakukan untuk meminimalisasi adanya klaster penyebaran Covid-19. ”Jadi tidak dilarang, hanya harus patuh prokes itu,” tegasnya.
Nur Cahyo menambahkan, di masa pandemi ini, tidak banyak aturan yang berubah saat penyembelihan hewan kurban. Dia meminta masyarakat juga tak perlu khawatir soal penyembelihannya. Sebab, saat di setiap daerah punya juru sembelih halal (juleha) yang siap membantu warga.
Terkait kesehatan hewan, Nur Cahyo juga menerjunkan personel untuk memonitor di lapangan. ”Di Kabupaten Malang ini hanya akan dicek kesehatan hewan kurban. Tidak memerlukan surat keterangan sehat,” kata dia. (fik/dan/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/