alexametrics
18.6 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Wisata Kabupaten Malang Berbasis Smart City

KEPANJEN – Menjadi penyangga kawasan pariwisata prioritas nasional Bromo Tengger Semeru membuat Kabupaten Malang selalu dituntut dapat menerapkan pelayanan berbasis smart city. Tuntutan ini juga lah yang mengantar Bumi Kanjuruhan meraih penghargaan atas pencapaian penyusunan masterplan juga implementasi program kota cerdas itu.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G. Plate menyerahkan penghargaan tersebut secara langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM, Selasa lalu (14/12). “Untuk Kabupaten Malang, penghargaan ini diberikan sebagai daerah penyangga kawasan pariwisata prioritas nasional yang telah menyelenggarakan gerakan menuju smart city,” kata Wahyu.

Di forum yang sama, Wahyu menuturkan bahwa kemenkominfo juga membahas peningkatan percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, serta literasi digital. “Salah satu yang dibahas yaitu pembangunan infrastruktur dasar dan amenitas (fasilitas ekstra) di 10 kawasan pariwisata prioritas, serta tantangan pembangunannya,” jelas Wahyu.

Selain itu, mereka juga mempersiapkan strategi guna meningkatkan citra kota berbasis aplikasi. Sebagai tindak lanjut dari gerakan menuju smart city 2021 ini, kemenkominfo telah memberikan pendampingan penyusunan masterplan menuju kota cerdas pada 48 kota/kabupaten, termasuk Kabupaten Malang.

Selain untuk wilayah di kawasan pariwisata prioritas, pendampingan ini juga diberikan kepada daerah sekitar ibu kota negara baru. Fokusnya pada penyelenggaraan Indonesia City Convent yang bermuara pada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam smart city.

Prestasi lain yang juga dicatatkan yakni dari sektor keterbukaan informasi publik. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur Herma Retno kepada Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto, Rabu lalu (15/12). “Kita berada pada era di mana gubungan antara pemerintah dan masyarakat sudah dilandasi keterbukaan. Publik dapat mengawasi seluruh kegiatan pemerintah dan pengelolaan negara,” kata Didik.

Dengan demikian, partisipasi msyarakat dalam proses pengambilan dan pengawasan publik bisa berjalan optimal. Lewat prinsip keterbukaan tersebut, mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang itu berharap kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah bisa dipertahankan, bahkan ditingkatkan. “Komitmen kami adalah memberikan keterbukaan informasi publik yang seluas-luasnya bagi masyarakat,” tutup Didik. (iik/dan)

KEPANJEN – Menjadi penyangga kawasan pariwisata prioritas nasional Bromo Tengger Semeru membuat Kabupaten Malang selalu dituntut dapat menerapkan pelayanan berbasis smart city. Tuntutan ini juga lah yang mengantar Bumi Kanjuruhan meraih penghargaan atas pencapaian penyusunan masterplan juga implementasi program kota cerdas itu.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G. Plate menyerahkan penghargaan tersebut secara langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM, Selasa lalu (14/12). “Untuk Kabupaten Malang, penghargaan ini diberikan sebagai daerah penyangga kawasan pariwisata prioritas nasional yang telah menyelenggarakan gerakan menuju smart city,” kata Wahyu.

Di forum yang sama, Wahyu menuturkan bahwa kemenkominfo juga membahas peningkatan percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, serta literasi digital. “Salah satu yang dibahas yaitu pembangunan infrastruktur dasar dan amenitas (fasilitas ekstra) di 10 kawasan pariwisata prioritas, serta tantangan pembangunannya,” jelas Wahyu.

Selain itu, mereka juga mempersiapkan strategi guna meningkatkan citra kota berbasis aplikasi. Sebagai tindak lanjut dari gerakan menuju smart city 2021 ini, kemenkominfo telah memberikan pendampingan penyusunan masterplan menuju kota cerdas pada 48 kota/kabupaten, termasuk Kabupaten Malang.

Selain untuk wilayah di kawasan pariwisata prioritas, pendampingan ini juga diberikan kepada daerah sekitar ibu kota negara baru. Fokusnya pada penyelenggaraan Indonesia City Convent yang bermuara pada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam smart city.

Prestasi lain yang juga dicatatkan yakni dari sektor keterbukaan informasi publik. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur Herma Retno kepada Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto, Rabu lalu (15/12). “Kita berada pada era di mana gubungan antara pemerintah dan masyarakat sudah dilandasi keterbukaan. Publik dapat mengawasi seluruh kegiatan pemerintah dan pengelolaan negara,” kata Didik.

Dengan demikian, partisipasi msyarakat dalam proses pengambilan dan pengawasan publik bisa berjalan optimal. Lewat prinsip keterbukaan tersebut, mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang itu berharap kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah bisa dipertahankan, bahkan ditingkatkan. “Komitmen kami adalah memberikan keterbukaan informasi publik yang seluas-luasnya bagi masyarakat,” tutup Didik. (iik/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/