alexametrics
21.7 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Ibu Hamil Korban Penusukan Pelaku Curanmor Meninggal Dunia

RADAR MALANG – Mujiati, 25, korban penusukan pelaku curanmor yang terjadi pada Hari Raya Idul Fitri Kamis (13/5) lalu akhirnya meninggal dunia. Perempuan warga Dusu Gempol, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang ini menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang Rabu (19/5) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban yang tengah hamil tersebut meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian leher, tangan kiri, dada, serta kaki. “Korban meninggal tadi sore di RSSA. Saat ini warga sedang tahlil,” ucap Kepala Desa Sekarpuro, Pakis, Sulirmanto, saat dihubungi, Rabu (19/5) malam.

Sulirmanto menjelaskan, setelah menjadi sasaran penganiayaan pelaku curanmor, korban langsung dilarikan ke RSSA Malang. Dan selama 6 hari menjalani perawatan intensif, kondisinya kritis dan tidak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia. “Jenazah korban akan dimakamkan besok pagi,” jelasnya.

Sebagai informasi, Mujiati merupakan korban penusukan yang dilakukan pelaku curanmor yang melakukan pencurian di rumah korban. Saat kejadian, korban yang dalam kondisi hamil 2 bulan tersebut tidak ikut shalat Idul Fitri. Sementara suaminya sedang piket bekerja di pabrik gula (PG) Kebonagung. Sedangkan mertua korban sedang menjalankan salat Idul Fitri.

Dalam peristiwa tersebut, pelaku membawa kabur 1 unit sepeda motor Honda jenis Beat warna hitam yang diparkir di garasi rumah korban.

Pewarta: Achmad Fikyansyah

RADAR MALANG – Mujiati, 25, korban penusukan pelaku curanmor yang terjadi pada Hari Raya Idul Fitri Kamis (13/5) lalu akhirnya meninggal dunia. Perempuan warga Dusu Gempol, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang ini menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang Rabu (19/5) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban yang tengah hamil tersebut meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian leher, tangan kiri, dada, serta kaki. “Korban meninggal tadi sore di RSSA. Saat ini warga sedang tahlil,” ucap Kepala Desa Sekarpuro, Pakis, Sulirmanto, saat dihubungi, Rabu (19/5) malam.

Sulirmanto menjelaskan, setelah menjadi sasaran penganiayaan pelaku curanmor, korban langsung dilarikan ke RSSA Malang. Dan selama 6 hari menjalani perawatan intensif, kondisinya kritis dan tidak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia. “Jenazah korban akan dimakamkan besok pagi,” jelasnya.

Sebagai informasi, Mujiati merupakan korban penusukan yang dilakukan pelaku curanmor yang melakukan pencurian di rumah korban. Saat kejadian, korban yang dalam kondisi hamil 2 bulan tersebut tidak ikut shalat Idul Fitri. Sementara suaminya sedang piket bekerja di pabrik gula (PG) Kebonagung. Sedangkan mertua korban sedang menjalankan salat Idul Fitri.

Dalam peristiwa tersebut, pelaku membawa kabur 1 unit sepeda motor Honda jenis Beat warna hitam yang diparkir di garasi rumah korban.

Pewarta: Achmad Fikyansyah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/