alexametrics
22.3 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Polres Malang Pantau Penerapan Tarif Swab PCR, Begini Hasilnya

MALANG – Tarif swab PCR telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebesar Rp 500.000. Untuk mencegah terjadinya penyimpangan tarif, Polres Malang mulai mengendus dan melakukan pengecekan ke fasilitas kesehatan (faskes) yang melayani swab PCR.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Baralangi mengatakan, pengawasan pemberlakuan tarif test swab PCR tersebut sesuai instruksi presiden RI Joko Widodo. “Kami telah melakukan pengecekan soal tarif swab PCR di sejumlah fasilitas kesehatan (faskes). Kami juga memastikan penyampaian hasil test tidak lebih dari 1×24 jam di wilayah hukum Polres Malang,” katanya di Mapolres Malang Kamis (19/8).

Dia menjelaskan, dari hasil pengecekan di beberapa faskes yang memberikan jasa layanan test swab PCR, pihaknya belum menemukan tarif yang melampaui batas. “Dari hasil pengecekan, tidak didapati faskes yang memasang tarif swab PCR lebih dari Rp 500.000,” jelasnya.

Sementara untuk faskes yang bisa mengeluarkan hasil test swab PCR tidak lebih dari 1×24 jam baru ada tiga rumah sakit. “Sementara ini untuk yang sudah bisa mengeluarkan hasil swab PCR 1×24 jam baru RS Wava Husada, Prima Husada, dan RSUD Kanjuruhan,” ungkapnya.

Hal tersebut dikarenakan tiga RS itu sudah memiliki laboratorium sendiri untuk hasil swab PCR. “Sementara untuk rumah sakit yang lain butuh waktu dua sampai hari karena tidak memiliki laboratorium sendiri,” jelasnya.

Donny menambahkan, pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang untuk memastikan tarif swab PCR sesuai ketentuan. “Jika ditemukan pelanggaran, maka akan segera kami koordinasikan ke Pemerintah Kabupaten Malang untuk mengambil langkah lebih lanjut,” tandasnya.

Pewarta: M. Ubaidillah

MALANG – Tarif swab PCR telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebesar Rp 500.000. Untuk mencegah terjadinya penyimpangan tarif, Polres Malang mulai mengendus dan melakukan pengecekan ke fasilitas kesehatan (faskes) yang melayani swab PCR.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Baralangi mengatakan, pengawasan pemberlakuan tarif test swab PCR tersebut sesuai instruksi presiden RI Joko Widodo. “Kami telah melakukan pengecekan soal tarif swab PCR di sejumlah fasilitas kesehatan (faskes). Kami juga memastikan penyampaian hasil test tidak lebih dari 1×24 jam di wilayah hukum Polres Malang,” katanya di Mapolres Malang Kamis (19/8).

Dia menjelaskan, dari hasil pengecekan di beberapa faskes yang memberikan jasa layanan test swab PCR, pihaknya belum menemukan tarif yang melampaui batas. “Dari hasil pengecekan, tidak didapati faskes yang memasang tarif swab PCR lebih dari Rp 500.000,” jelasnya.

Sementara untuk faskes yang bisa mengeluarkan hasil test swab PCR tidak lebih dari 1×24 jam baru ada tiga rumah sakit. “Sementara ini untuk yang sudah bisa mengeluarkan hasil swab PCR 1×24 jam baru RS Wava Husada, Prima Husada, dan RSUD Kanjuruhan,” ungkapnya.

Hal tersebut dikarenakan tiga RS itu sudah memiliki laboratorium sendiri untuk hasil swab PCR. “Sementara untuk rumah sakit yang lain butuh waktu dua sampai hari karena tidak memiliki laboratorium sendiri,” jelasnya.

Donny menambahkan, pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang untuk memastikan tarif swab PCR sesuai ketentuan. “Jika ditemukan pelanggaran, maka akan segera kami koordinasikan ke Pemerintah Kabupaten Malang untuk mengambil langkah lebih lanjut,” tandasnya.

Pewarta: M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/