alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Hujan Deras, Pemancing Hilang di Sungai Brantas

MALANG – Hujan lebat yang terjadi di wilayah Kepanjen Kabupaten Malang, mengakibatkan debit Sungai Brantas meningkat. Akibatnya, dikabarkan seorang pemancing hanyut terseret arus deras sungai pada pukul 16.00, Selasa (19/10).

Informasi sementara yang diperoleh Jawa Pos Radar Malang dari anggota Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Malang Sarianto, disebutkan bahwa korban yang terseret arus sungai bernama Paimo warga RT 08 RW 01 Desa Kedungpebdaringan, Kecamatan Kepanjen.

“Laporan masuk sekitar pukul 17.15 bahwa ada orang yang sedang mancing kemudian terbawa arus,” ucapnya.

Mendapati laporan tersebut, tim SAR Awangga Kepanjen bersama tim TRC BPBD Kabupaten Malang langsung meluncur ke lokasi kejadian. Dia juga meminta kepada rekan SAR Malang Raya untuk ikut andil dalam proses pencarian korban.

“Adik ipar korban bernama Siti Nurika langsung melaporkan kejadian kepada Pusdalops,” lanjutnya.

Berdasar pantauan di lokasi, Sungai Brantas saat ini arus sungai masih terpantau deras akibat terjadi hujan. Pihak kepolisian Polsek Kepanjen bersama relawan masih berusaha mencari keberadaan korban.

Pewarta : M. Ubaidillah (cj9)

MALANG – Hujan lebat yang terjadi di wilayah Kepanjen Kabupaten Malang, mengakibatkan debit Sungai Brantas meningkat. Akibatnya, dikabarkan seorang pemancing hanyut terseret arus deras sungai pada pukul 16.00, Selasa (19/10).

Informasi sementara yang diperoleh Jawa Pos Radar Malang dari anggota Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Malang Sarianto, disebutkan bahwa korban yang terseret arus sungai bernama Paimo warga RT 08 RW 01 Desa Kedungpebdaringan, Kecamatan Kepanjen.

“Laporan masuk sekitar pukul 17.15 bahwa ada orang yang sedang mancing kemudian terbawa arus,” ucapnya.

Mendapati laporan tersebut, tim SAR Awangga Kepanjen bersama tim TRC BPBD Kabupaten Malang langsung meluncur ke lokasi kejadian. Dia juga meminta kepada rekan SAR Malang Raya untuk ikut andil dalam proses pencarian korban.

“Adik ipar korban bernama Siti Nurika langsung melaporkan kejadian kepada Pusdalops,” lanjutnya.

Berdasar pantauan di lokasi, Sungai Brantas saat ini arus sungai masih terpantau deras akibat terjadi hujan. Pihak kepolisian Polsek Kepanjen bersama relawan masih berusaha mencari keberadaan korban.

Pewarta : M. Ubaidillah (cj9)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/