alexametrics
20.8 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Ini Risikonya jika Hotel-Wisata Tak Punya Aplikasi PeduliLindungi

DAU – Sebelum Lebaran, Satpol PP Kabupaten Malang menginspeksi sejumlah objek wisata. Fokusnya adalah memastikan tidak ada objek wisata yang longgar dalam penerapan Protokol Kesehatan (Prokes). Salah satu fasilitas yang wajib ada adalah scan barcode untuk aplikasi PeduliLindungi.

Kemarin (19/4), objek wisata yang dirazia adalah Taman Rekreasi Sengkaling di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. ”Bentuk operasi kami yaitu melakukan pengawasan penggunaan aplikasi PeduliLindungi pada tempat kerumunan. Kami pantau sudah menggunakannya,” ujar Plt Kasatpol PP Kabupaten Malang, Firmando H. Matondang, kemarin.

Saat operasi, kata Mando, petugas langsung mengecek pintu utama. Di jalur utama akses pengunjung tersebut, tim penegak perda memastikan bahwa pengelola menerapkan prokes. Di antaranya scan barcode Pedulilindungi terpasang di area pintu masuk.

“Kami melakukan operasi ini karena Kabupaten Malang masih PPKM level 2. Kami memakai Inmendagri dan Pergub untuk menjalankan inspeksi tersebut,” tandas Sekretaris Satpol PP Kabupaten Malang tersebut.

Selain itu, Mando juga menggelar sidak ke sejumlah lokasi. Antara lain Kapal Garden Hotel UMM, Syariah Radho Hotel Sengkaling, Cafe OR Traffic, Rumah Makan Pelangi, Warung Luwe, El Hotel Grande Malang dan Shanaya Resort Malang.

Mando menyebut, operasi seperti ini akan terus bergulir secara acak. “Ke depan, kami juga terus bergerak untuk memastikan tempat usaha taat prokes. Harapannya, barcode Pedulindungi dan prokes menjadi kebiasaan baru di tempat usaha,” jelas Mando.

Jika ada pelanggaran, dia mengatakan, petugas akan memberikan peringatan. Juga menyarankan agar pengelola menyiapkan scan barcode PeduliLindungi di sudut yang mudah dilihat pengunjung.(fin/dan)

DAU – Sebelum Lebaran, Satpol PP Kabupaten Malang menginspeksi sejumlah objek wisata. Fokusnya adalah memastikan tidak ada objek wisata yang longgar dalam penerapan Protokol Kesehatan (Prokes). Salah satu fasilitas yang wajib ada adalah scan barcode untuk aplikasi PeduliLindungi.

Kemarin (19/4), objek wisata yang dirazia adalah Taman Rekreasi Sengkaling di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. ”Bentuk operasi kami yaitu melakukan pengawasan penggunaan aplikasi PeduliLindungi pada tempat kerumunan. Kami pantau sudah menggunakannya,” ujar Plt Kasatpol PP Kabupaten Malang, Firmando H. Matondang, kemarin.

Saat operasi, kata Mando, petugas langsung mengecek pintu utama. Di jalur utama akses pengunjung tersebut, tim penegak perda memastikan bahwa pengelola menerapkan prokes. Di antaranya scan barcode Pedulilindungi terpasang di area pintu masuk.

“Kami melakukan operasi ini karena Kabupaten Malang masih PPKM level 2. Kami memakai Inmendagri dan Pergub untuk menjalankan inspeksi tersebut,” tandas Sekretaris Satpol PP Kabupaten Malang tersebut.

Selain itu, Mando juga menggelar sidak ke sejumlah lokasi. Antara lain Kapal Garden Hotel UMM, Syariah Radho Hotel Sengkaling, Cafe OR Traffic, Rumah Makan Pelangi, Warung Luwe, El Hotel Grande Malang dan Shanaya Resort Malang.

Mando menyebut, operasi seperti ini akan terus bergulir secara acak. “Ke depan, kami juga terus bergerak untuk memastikan tempat usaha taat prokes. Harapannya, barcode Pedulindungi dan prokes menjadi kebiasaan baru di tempat usaha,” jelas Mando.

Jika ada pelanggaran, dia mengatakan, petugas akan memberikan peringatan. Juga menyarankan agar pengelola menyiapkan scan barcode PeduliLindungi di sudut yang mudah dilihat pengunjung.(fin/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/