alexametrics
23.9 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Lebaran, Stok Elpiji Ditambah 10 Persen

KEPANJEN – Kebutuhan gas elpiji maupun Bahan Bakar Minyak (BBM) diperkirakan akan melonjak drastis saat Lebaran mendatang. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Malang berkoordinasi dengan Pertamina untuk menambah pasokan elpiji maupun BBM. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan saat Lebaran.

”Informasi dari Pertamina, stok elpiji aman,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Malang, Agung Purwanto, kemarin (19/4).

Dia mengatakan, pihaknya sudah membentuk satgas. Tugas mereka untuk memastikan tidak ada kelangkaan. Karena timnya memprediksi ada peningkatan kebutuhan elpiji selama Lebaran, persediaannya ditambah. “Pertamina mengabarkan persediaan elpiji dinaikkan sampai 10 persen,” kata pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Berdasarkan data terbaru Pertamina, kebutuhan elpiji akan mengalami kenaikan. Rata-rata normal harian sebesar 5.591 metric ton (MT). Saat Lebaran, diprediksi konsumsi melesat menjadi 5.928 MT per hari.

Dari pantauan wartawan koran ini di lapangan kemarin, pangkalan gas elpiji 3 kilogram Kebonagung, Kecamatan Pakisaji beroperasi normal. Tidak ada antrean. Salah satu pegawai menyebut stok tabung gas elpiji yang biasa dipakai rumah tangga sementara ini aman. “Yang kekurangan malah tabung yang kosongan untuk kami isi,” jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Pakis AKP Mohamad Lutfi mengatakan, unit Intelkam Polsek Pakis memantau SPBU di Kecamatan Pakis, kemarin (19/4). Dia menyampaikan, bahwa pengecekan ini bertujuan untuk mengantisipasi tindakan oknum tidak bertanggung jawab. Sekaligus menangkal kelangkaan BBM yang terjadi pada beberapa Waktu lalu.

“Pengecekan ini kami lakukan dengan patroli antar SPBU. Ini untuk mengetahui ketersediaan BBM, termasuk mengantisipasi tindakan oknum tidak bertanggung jawab,” ujar Lutfi.

Dari hasil pengecekan tersebut, tidak ditemukan adanya penimbunan BBM. Ketersediaan BBM juga masih memadai untuk konsumen. Utamanya di wilayah Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.(fin/dan)

KEPANJEN – Kebutuhan gas elpiji maupun Bahan Bakar Minyak (BBM) diperkirakan akan melonjak drastis saat Lebaran mendatang. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Malang berkoordinasi dengan Pertamina untuk menambah pasokan elpiji maupun BBM. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan saat Lebaran.

”Informasi dari Pertamina, stok elpiji aman,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Malang, Agung Purwanto, kemarin (19/4).

Dia mengatakan, pihaknya sudah membentuk satgas. Tugas mereka untuk memastikan tidak ada kelangkaan. Karena timnya memprediksi ada peningkatan kebutuhan elpiji selama Lebaran, persediaannya ditambah. “Pertamina mengabarkan persediaan elpiji dinaikkan sampai 10 persen,” kata pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Berdasarkan data terbaru Pertamina, kebutuhan elpiji akan mengalami kenaikan. Rata-rata normal harian sebesar 5.591 metric ton (MT). Saat Lebaran, diprediksi konsumsi melesat menjadi 5.928 MT per hari.

Dari pantauan wartawan koran ini di lapangan kemarin, pangkalan gas elpiji 3 kilogram Kebonagung, Kecamatan Pakisaji beroperasi normal. Tidak ada antrean. Salah satu pegawai menyebut stok tabung gas elpiji yang biasa dipakai rumah tangga sementara ini aman. “Yang kekurangan malah tabung yang kosongan untuk kami isi,” jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Pakis AKP Mohamad Lutfi mengatakan, unit Intelkam Polsek Pakis memantau SPBU di Kecamatan Pakis, kemarin (19/4). Dia menyampaikan, bahwa pengecekan ini bertujuan untuk mengantisipasi tindakan oknum tidak bertanggung jawab. Sekaligus menangkal kelangkaan BBM yang terjadi pada beberapa Waktu lalu.

“Pengecekan ini kami lakukan dengan patroli antar SPBU. Ini untuk mengetahui ketersediaan BBM, termasuk mengantisipasi tindakan oknum tidak bertanggung jawab,” ujar Lutfi.

Dari hasil pengecekan tersebut, tidak ditemukan adanya penimbunan BBM. Ketersediaan BBM juga masih memadai untuk konsumen. Utamanya di wilayah Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.(fin/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/