alexametrics
27.2 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Ketika Pekerja-Perusahaan Bareng-Bareng Peringati May Day

KABUPATEN – Perayaan May Day 2022 ini digelar dengan cara tak biasa. Jika sebelumnya selalu diwarnai aksi demonstrasi dari pekerja, kali ini serikat pekerja dan perusahaan ”menyatu”. Mereka berkumpul di hotel Harris, Rabu lalu (18/5), kemudian membacakan deklarasi secara bersama-sama.

Deklarasi dipimpin oleh Ketua Front Pembeli Buruh Indonesia (FPBI) Jawa Timur Lutfi Chafid. Dalam pembacaan deklarasi itu, Lutfi berjejer bersama HRD dari 50 perusahaan dan aparatur sipil negara (ASN) dinas tenaga kerja (disnaker) Kabupaten Malang. Puluhan HRD tersebut mewakili sekitar 1.350 perusahaan se Kabupaten Malang, baik perusahaan kecil, sedang, dan maupun besar.

”Hidup buruh…! hidup buruh…!. Meraih kemenangan dengan zero conflict,” kata Lutfi dengan suara lantang saat membacakan teks deklarasi tersebut.

Selain deklarasi, juga digelar penyerahan penghargaan Zero Conflict Award 2022 kepada 10 perusahaan. Acara itu digelar oleh disnaker Kabupaten Malang.

Sementara itu, Kadisnaker Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo mengatakan, pihaknya mengapresiasi asosiasi serikat pekerja dan manajemen yang diwakili masing-masing HDR dalam kegiatan tersebut. ”May day yang dirayakan oleh serikat pekerja dan perwakilan perusahaan, bersamaan pemberian penghargaan Zero Conflict Award 2022 ini merupakan implementasi konsep zero conflict,” kata Yoyok.

Dia berharap ke depan terus terjadi hubungan yang baik antara perusahaan sebagai pemberi kerja dengan pekerja. ”Intinya, terciptanya hubungan industrial yang harmonis, aman, dan produktif, sehingga mampu menarik investor untuk berinvestasi,” kata pejabat berlatar belakang TNI itu.

Sedangkan Asisten II Setda Kabupaten Malang Nur Cahyo mengatakan, terciptanya hubungan yang harmonis antara pekerja dan perusahaan berpotensi meningkatkan perekonomian. ”Sebaliknya kalau konflik terus, perusahaan tidak produktif,” kata asisten yang membidangi pembangunan dan perekonomian itu.

Sementara itu, HRD Manager PT Minatex Teguh Dwi Handoko mengatakan, silaturahmi antara HRD dan serikat pekerja dengan fasilitator disnaker tersebut bisa menyadarkan bahwa perusahaan dan serikat pekerja bukan oposisi. “Melainkan mitra untuk saling menyejahterakan,” katanya.
“Saya berharap Zero Conflict Award ini dimungkinkan dilaksanakan di tahun berikutnya karena bagus untuk menjaga hubungan dan komunikasi yang baik,” tambah Teguh.(fin/dan)

KABUPATEN – Perayaan May Day 2022 ini digelar dengan cara tak biasa. Jika sebelumnya selalu diwarnai aksi demonstrasi dari pekerja, kali ini serikat pekerja dan perusahaan ”menyatu”. Mereka berkumpul di hotel Harris, Rabu lalu (18/5), kemudian membacakan deklarasi secara bersama-sama.

Deklarasi dipimpin oleh Ketua Front Pembeli Buruh Indonesia (FPBI) Jawa Timur Lutfi Chafid. Dalam pembacaan deklarasi itu, Lutfi berjejer bersama HRD dari 50 perusahaan dan aparatur sipil negara (ASN) dinas tenaga kerja (disnaker) Kabupaten Malang. Puluhan HRD tersebut mewakili sekitar 1.350 perusahaan se Kabupaten Malang, baik perusahaan kecil, sedang, dan maupun besar.

”Hidup buruh…! hidup buruh…!. Meraih kemenangan dengan zero conflict,” kata Lutfi dengan suara lantang saat membacakan teks deklarasi tersebut.

Selain deklarasi, juga digelar penyerahan penghargaan Zero Conflict Award 2022 kepada 10 perusahaan. Acara itu digelar oleh disnaker Kabupaten Malang.

Sementara itu, Kadisnaker Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo mengatakan, pihaknya mengapresiasi asosiasi serikat pekerja dan manajemen yang diwakili masing-masing HDR dalam kegiatan tersebut. ”May day yang dirayakan oleh serikat pekerja dan perwakilan perusahaan, bersamaan pemberian penghargaan Zero Conflict Award 2022 ini merupakan implementasi konsep zero conflict,” kata Yoyok.

Dia berharap ke depan terus terjadi hubungan yang baik antara perusahaan sebagai pemberi kerja dengan pekerja. ”Intinya, terciptanya hubungan industrial yang harmonis, aman, dan produktif, sehingga mampu menarik investor untuk berinvestasi,” kata pejabat berlatar belakang TNI itu.

Sedangkan Asisten II Setda Kabupaten Malang Nur Cahyo mengatakan, terciptanya hubungan yang harmonis antara pekerja dan perusahaan berpotensi meningkatkan perekonomian. ”Sebaliknya kalau konflik terus, perusahaan tidak produktif,” kata asisten yang membidangi pembangunan dan perekonomian itu.

Sementara itu, HRD Manager PT Minatex Teguh Dwi Handoko mengatakan, silaturahmi antara HRD dan serikat pekerja dengan fasilitator disnaker tersebut bisa menyadarkan bahwa perusahaan dan serikat pekerja bukan oposisi. “Melainkan mitra untuk saling menyejahterakan,” katanya.
“Saya berharap Zero Conflict Award ini dimungkinkan dilaksanakan di tahun berikutnya karena bagus untuk menjaga hubungan dan komunikasi yang baik,” tambah Teguh.(fin/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/