alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Kebakaran Peternakan Ayam di Gedangan Malang, Owner Rugi Rp 350 Juta

MALANG – Api melahap habis kandang peternakan ayam di Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Kamis (19/8) malam.

Kepala Penanggulangan Bahaya Kebakaran Kabupaten Malang, Goly Karyanto mengkonfirmasi bahwa kebakaran tersebut terjadi pada Kamis (19/8) pukul 21.00 WIB. Kebakaran terjadi pada kandang ayam milik Zainuri (52) warga Desa Sumberejo.

“Indikasi api berasal dari heater atau pemanas dari kandang ayam, kemudian api menyebar ke seluruh kandang ayam yang didominasi oleh kayu,” tutur Goly.

Kemudian dia juga menjelaskan bahwa api sebelumnya sudah berhasil dijinakkan dan padam sementara. Akan tetapi pada Jumat (20/8) dini hari sumber api kembali menyala.

“Dini hari titik api kembali menyala dan kembali membakar area sekitarnya, tim kami langsung kembali melakukan pembasahan. Akhirnya api benar-benar padam pada Jumat (20/8) pukul 03.00 WIB,” terangnya.

Selama kejadian berlangsung, warga sekitar bersama para relawan yang berjumlah 10 orang terus berusaha memadamkan api dengan alat yang sudah disediakan.

“Kami mengirim 6 unit mobil pemadam ke lokasi kejadian, pembasahan dimulai pada pukul 21.40 WIB sampai 03.00 WIB esok harinya,” tandasnya.

Beruntung selama kejadian tidak ada korban jiwa, akan tetapi pemilik kandang ayam diperkirakan merugi hingga Rp 350 juta.

Pewarta : M. Ubaidillah (cj9)

MALANG – Api melahap habis kandang peternakan ayam di Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Kamis (19/8) malam.

Kepala Penanggulangan Bahaya Kebakaran Kabupaten Malang, Goly Karyanto mengkonfirmasi bahwa kebakaran tersebut terjadi pada Kamis (19/8) pukul 21.00 WIB. Kebakaran terjadi pada kandang ayam milik Zainuri (52) warga Desa Sumberejo.

“Indikasi api berasal dari heater atau pemanas dari kandang ayam, kemudian api menyebar ke seluruh kandang ayam yang didominasi oleh kayu,” tutur Goly.

Kemudian dia juga menjelaskan bahwa api sebelumnya sudah berhasil dijinakkan dan padam sementara. Akan tetapi pada Jumat (20/8) dini hari sumber api kembali menyala.

“Dini hari titik api kembali menyala dan kembali membakar area sekitarnya, tim kami langsung kembali melakukan pembasahan. Akhirnya api benar-benar padam pada Jumat (20/8) pukul 03.00 WIB,” terangnya.

Selama kejadian berlangsung, warga sekitar bersama para relawan yang berjumlah 10 orang terus berusaha memadamkan api dengan alat yang sudah disediakan.

“Kami mengirim 6 unit mobil pemadam ke lokasi kejadian, pembasahan dimulai pada pukul 21.40 WIB sampai 03.00 WIB esok harinya,” tandasnya.

Beruntung selama kejadian tidak ada korban jiwa, akan tetapi pemilik kandang ayam diperkirakan merugi hingga Rp 350 juta.

Pewarta : M. Ubaidillah (cj9)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/