alexametrics
19.9 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Cegah Kerumunan Resepsi Sunatan, DTT CMDE Selenggarakan Sunat Massal

KEPANJEN – Cegah Kerumunan dari sektor hajatan, Dikmaba Two Thousand (DTT)-Sepolwan Milinium Dua Empat (SMDE), atau komunitas polisi angkatan tahun 2000 Malang Raya, bersama dengan beberapa komunitas sosial lainnya menggelar sunatan massal. Sebanyak 5 dokter ahli didatangkan untuk memberikan pelayanan medis kepada 28 anak dari seluruh Malang Raya secara gratis.

Humas DTT SMBE Malang Raya Aipda Lukman Nur Abadi mengatakan, acara yang diselenggarakan di Dusun Pepen, Kecamatan Pakisaji, Minggu (20/12) pagi, bersamaan dengan hari jadi BTT SMBE yang ke-20. Biasanya, acara anniversary seperti ini diadakan dengan perkumpulan para teman seangkatan untuk mengenang masa pertama mereka lulus dari akademi kepolisian. Namun, tahun ini, mereka merayakannya dengan cara berbeda, yakni menggelar aksi sosial.

“Salah satu yang melatarbelakangi kami melakukan kegiatan ini adalah untuk mengumpulkan warga yang mengadakan sunatan, agar tidak membuat sunatan sendiri-sendiri sehingga mengurangi kerumunan,” jelas dia.

Dengan cara itu, Lukman mengatakan, risiko penyebaran Covid-19 dari perkumpulan orang mengadakan acara sunatan diminimalisir. Selain itu, 20 tahun lalu, anggota kepolisian dilantik oleh negara untuk menjadi insan Bayangkara. Sehingga, komitmen pengabdian terhadap negara akan selalu mereka gagas melalui acara-acara seperti ini. “Salah satu wujud nyata kami mengabdi, hari ini kami mengadakan sunatan masal kepada anak-anak bangsa,” imbuhnya.

Terlihat beberapa orangtua sangat senang ketika anaknya keluar dari bilik medis seusai disunat. Tak hanya mendapatkan pelayanan gratis, para pasien juga mendapatkan beberapa bingkisan seperti peralatan sekolah dan santunan dari beberapa pihak. Untuk mereka yang rumahnya jauh dari Kecamatan Pakisaji, mereka juga difasilitasi mobil medis yang siap mengantarkan mereka pulang ke rumah. “Harapanya nanti para anak-anak ini bisa menjadi anak yang berguna bagi nusa bangsa, dan berakhlakul karimah,” tandas Lukman.

Pewarta: Achmad Fikyansyah

KEPANJEN – Cegah Kerumunan dari sektor hajatan, Dikmaba Two Thousand (DTT)-Sepolwan Milinium Dua Empat (SMDE), atau komunitas polisi angkatan tahun 2000 Malang Raya, bersama dengan beberapa komunitas sosial lainnya menggelar sunatan massal. Sebanyak 5 dokter ahli didatangkan untuk memberikan pelayanan medis kepada 28 anak dari seluruh Malang Raya secara gratis.

Humas DTT SMBE Malang Raya Aipda Lukman Nur Abadi mengatakan, acara yang diselenggarakan di Dusun Pepen, Kecamatan Pakisaji, Minggu (20/12) pagi, bersamaan dengan hari jadi BTT SMBE yang ke-20. Biasanya, acara anniversary seperti ini diadakan dengan perkumpulan para teman seangkatan untuk mengenang masa pertama mereka lulus dari akademi kepolisian. Namun, tahun ini, mereka merayakannya dengan cara berbeda, yakni menggelar aksi sosial.

“Salah satu yang melatarbelakangi kami melakukan kegiatan ini adalah untuk mengumpulkan warga yang mengadakan sunatan, agar tidak membuat sunatan sendiri-sendiri sehingga mengurangi kerumunan,” jelas dia.

Dengan cara itu, Lukman mengatakan, risiko penyebaran Covid-19 dari perkumpulan orang mengadakan acara sunatan diminimalisir. Selain itu, 20 tahun lalu, anggota kepolisian dilantik oleh negara untuk menjadi insan Bayangkara. Sehingga, komitmen pengabdian terhadap negara akan selalu mereka gagas melalui acara-acara seperti ini. “Salah satu wujud nyata kami mengabdi, hari ini kami mengadakan sunatan masal kepada anak-anak bangsa,” imbuhnya.

Terlihat beberapa orangtua sangat senang ketika anaknya keluar dari bilik medis seusai disunat. Tak hanya mendapatkan pelayanan gratis, para pasien juga mendapatkan beberapa bingkisan seperti peralatan sekolah dan santunan dari beberapa pihak. Untuk mereka yang rumahnya jauh dari Kecamatan Pakisaji, mereka juga difasilitasi mobil medis yang siap mengantarkan mereka pulang ke rumah. “Harapanya nanti para anak-anak ini bisa menjadi anak yang berguna bagi nusa bangsa, dan berakhlakul karimah,” tandas Lukman.

Pewarta: Achmad Fikyansyah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/