alexametrics
30.5 C
Malang
Sunday, 3 July 2022

Petugas Sambut Pengungsi Gempa Mamuju Pakai APD Lengkap, Ini Sebabnya

MALANG – Kedatangan pengungsi gempa Mamuju disambut dengan protokol kesehatan yang sangat ketat oleh otoritas Bandara Abdulrachman (Abd) Saleh. Sejak menginjakkan kaki di bandara, langsung dilakukan penyemprotan disinfektan kepada para pengungsi oleh petugas yang memakai APD (Alat Pelindung Diri) lengkap. Selain itu, awak media juga dilarang mendekati para pengungsi yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata dua pengungsi asal Solo positif Covid-19, sehingga pihak Abd Saleh langsung memperketat protokol kesehatan. Diketahui sebelumnya, pesawat asal Mamuju itu, terlebih dahulu mendarat di Bandara Adi Soemarmo, Solo, dengan membawa 54 pengungsi yang berasal dari Jawa Tengah.

“Iya ada dua pengungsi asal Solo yang positif Covid-19. Makanya di sini kami tidak ambil risiko. Kami harus perketat protokol kesehatan,” jelas Alwi, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur.

Kedatangan pengungsi sendiri langsung disambut oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Alwi, bersama Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memberikan bantuan untuk meringankan beban pengungsi.

“Jadi pengungsi yang hari ini pulang, diberikan bantuan berupa sembako, uang tunai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Untuk sekadar meringankan beban mereka,” tambah Alwi

Sementara itu, laporan terbaru menyebutkan, 48 pengungsi tersebut terdiri dari 38 asal Lamongan, 4 asal Tuban, 4 asal gresik dan 2 dari Lumajang. Kini, para pengungsi sudah dalam perjalanan menuju wilayah masing-masing.

Pewarta: Andika Satria Perdana

MALANG – Kedatangan pengungsi gempa Mamuju disambut dengan protokol kesehatan yang sangat ketat oleh otoritas Bandara Abdulrachman (Abd) Saleh. Sejak menginjakkan kaki di bandara, langsung dilakukan penyemprotan disinfektan kepada para pengungsi oleh petugas yang memakai APD (Alat Pelindung Diri) lengkap. Selain itu, awak media juga dilarang mendekati para pengungsi yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata dua pengungsi asal Solo positif Covid-19, sehingga pihak Abd Saleh langsung memperketat protokol kesehatan. Diketahui sebelumnya, pesawat asal Mamuju itu, terlebih dahulu mendarat di Bandara Adi Soemarmo, Solo, dengan membawa 54 pengungsi yang berasal dari Jawa Tengah.

“Iya ada dua pengungsi asal Solo yang positif Covid-19. Makanya di sini kami tidak ambil risiko. Kami harus perketat protokol kesehatan,” jelas Alwi, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur.

Kedatangan pengungsi sendiri langsung disambut oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Alwi, bersama Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memberikan bantuan untuk meringankan beban pengungsi.

“Jadi pengungsi yang hari ini pulang, diberikan bantuan berupa sembako, uang tunai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Untuk sekadar meringankan beban mereka,” tambah Alwi

Sementara itu, laporan terbaru menyebutkan, 48 pengungsi tersebut terdiri dari 38 asal Lamongan, 4 asal Tuban, 4 asal gresik dan 2 dari Lumajang. Kini, para pengungsi sudah dalam perjalanan menuju wilayah masing-masing.

Pewarta: Andika Satria Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/