alexametrics
18.5 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Warga Wendit Hilang di Bromo

KABUPATEN –Roni Nur Efendi, warga Wendit Timur, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, dilaporkan hilang di Gunung Bromo. Kontak terakhir pemuda 20 tahun itu dengan teman-temannya terjadi pada Minggu pagi (19/6) di lautan pasir Bromo yang masuk kawasan Wonokitri, Kabupaten Pasuruan.Hingga kemarin sore (20/6), tak ada lagi kabar dari korban yang akrab dengan panggilan Fendi itu.

KabidKedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang SadonoIrawan mengungkapkan, meski hilangnya di kawasan Pasuruan, pihaknya tetap ikut mendampingi upaya pencarian.”Karena yang bersangkutan adalah adik dari personel kami. Sampai hari ini (kemarin, red) belum ketemu,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Malang, Senin sore (20/6).

Menurut Sadono, Fendi berangkat ke Gunung Bromo bersama enam temannya pada Sabtu malam (18/6), sekitar pukul 22.00.Fendi berkendara sendirian.Sementara enam temannya berboncengan menggunakan enam motor.Rombongan itu berangkat lewat jalur   Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan.

Perjalanan mereka aman sampai di Penanjakan.Semuanya berada dalam satu rombongan.Enam orang itu masih sempat melihat Fendi berkendara turun dari Penanjakan menuju lautan pasir Gunung Bromo. ”Pada saat rombongan berkendara menuju lautan pasir, tiba-tiba Fendi berhenti. Kepada teman-temannya, dia pamit pulang lebih dulu dan memisahkan diri dari rombongan,” kata  Sarianto, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten.

Share location terakhir yang dikirim dari ponsel Fendiadalah lautan pasir Gunnung Bromo yang masuk wilayah Wonokitri, Pasuruan.  Setelah share location lewat aplikasi percakapan WhatsApp itu, Fendi benar-benar hilang kontak dari rombongan.Saat teman-temannya pulang dan tiba di rumah, Fendi malah tak kunjung tiba.

Keluarga korban yang merasa khawatir menanyakan keberadaan Fendi kepada teman-temannya.Namun tidak satu pun di antara mereka yang tahu ke mana korban pergi. Akhirnya mereka melapor  ketim relawan dan SAR. Sampai Minggu malam, Fendiyang tidak kunjung pulang akhirnya dinyatakan hilang.

Senin pagi, BPBD Malang dan Pasuruan mulai melakukan pencarian.Mereka hanya menemukan motor dan barang-barang korban. Yakni, Suzuki Satria FU N 5851 ECZ, helm, jaket, serta handphone. Petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) mendapati barang-barang itu di Bukit Emprit yang masuk wilayah Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, KabupatenPasuruan.

Untuk sementara, pencarian dihentikan pada sore hari. Tim BPBD dan SAR gabungan akan kembali melakukan pencarian korban mulai pagi ini.(fin/fat)

KABUPATEN –Roni Nur Efendi, warga Wendit Timur, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, dilaporkan hilang di Gunung Bromo. Kontak terakhir pemuda 20 tahun itu dengan teman-temannya terjadi pada Minggu pagi (19/6) di lautan pasir Bromo yang masuk kawasan Wonokitri, Kabupaten Pasuruan.Hingga kemarin sore (20/6), tak ada lagi kabar dari korban yang akrab dengan panggilan Fendi itu.

KabidKedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang SadonoIrawan mengungkapkan, meski hilangnya di kawasan Pasuruan, pihaknya tetap ikut mendampingi upaya pencarian.”Karena yang bersangkutan adalah adik dari personel kami. Sampai hari ini (kemarin, red) belum ketemu,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Malang, Senin sore (20/6).

Menurut Sadono, Fendi berangkat ke Gunung Bromo bersama enam temannya pada Sabtu malam (18/6), sekitar pukul 22.00.Fendi berkendara sendirian.Sementara enam temannya berboncengan menggunakan enam motor.Rombongan itu berangkat lewat jalur   Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan.

Perjalanan mereka aman sampai di Penanjakan.Semuanya berada dalam satu rombongan.Enam orang itu masih sempat melihat Fendi berkendara turun dari Penanjakan menuju lautan pasir Gunung Bromo. ”Pada saat rombongan berkendara menuju lautan pasir, tiba-tiba Fendi berhenti. Kepada teman-temannya, dia pamit pulang lebih dulu dan memisahkan diri dari rombongan,” kata  Sarianto, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten.

Share location terakhir yang dikirim dari ponsel Fendiadalah lautan pasir Gunnung Bromo yang masuk wilayah Wonokitri, Pasuruan.  Setelah share location lewat aplikasi percakapan WhatsApp itu, Fendi benar-benar hilang kontak dari rombongan.Saat teman-temannya pulang dan tiba di rumah, Fendi malah tak kunjung tiba.

Keluarga korban yang merasa khawatir menanyakan keberadaan Fendi kepada teman-temannya.Namun tidak satu pun di antara mereka yang tahu ke mana korban pergi. Akhirnya mereka melapor  ketim relawan dan SAR. Sampai Minggu malam, Fendiyang tidak kunjung pulang akhirnya dinyatakan hilang.

Senin pagi, BPBD Malang dan Pasuruan mulai melakukan pencarian.Mereka hanya menemukan motor dan barang-barang korban. Yakni, Suzuki Satria FU N 5851 ECZ, helm, jaket, serta handphone. Petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) mendapati barang-barang itu di Bukit Emprit yang masuk wilayah Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, KabupatenPasuruan.

Untuk sementara, pencarian dihentikan pada sore hari. Tim BPBD dan SAR gabungan akan kembali melakukan pencarian korban mulai pagi ini.(fin/fat)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/