alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Tinjau Isoter, Forkopimda Kabupaten Malang Pastikan Sarana Lengkap

MALANG – Pemindahan pasien isoman menuju isoter terus dipantau oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkipimda) Kabupaten Malang. Kali ini, jajaran pemimpin Kabupaten Malang tersebut meninjau langsung kesiapan lokasi Isoter di tujuh lokasi di Kabupaten Malang, Sabtu (21/8).

Hal ini dilakukan untuk mempercepat kesiapan setiap isoter yang ada di setiap kecamatan untuk mengendalikan kasus penyebaran virus di Kabupaten Malang. Salah satunya dengan percepatan kesiapan tempat isolasi terpusat pasien Covid-19.

Tujuh tempat yang disiapkan diantaranya Isoter depan Puskesmas Sumberpucung, Isoter di gedung PGRI Kromengan, Isoter di SDN 1 Ngajum, Isoter di SMP Bumirejo Wonosari, Isoter di SD Pandanrejo Wagir, Isoter di SDN 1 Mulyoagung Dau, Isoter di SMPN 1 Karangploso.

Pengecekan lokasi Isoter langsung dipimpin Bupati Malang Sanusi bersama Kapolres Malang AKBP Raden Bagoes Wibisono, Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra, Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, Jajaran Pejabat Utama TNI-POLRI serta jajaran lingkup Pemerintah Kabupaten Malang.

Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono mengatakan, seluruh warga Kabupaten Malang yang sedang isolasi mandiri wajib dipindahkan ke lokasi isolasi terpusat yang telah disediakan oleh Forkopimda Kabupaten Malang.

“Kita berharap dengan adanya lokasi Isoter ini bisa menekan turun angka Covid-19 di wilayah Kabupaten Malang,” ujar Bagoes.

Bagoes menjelaskan, hasil peninjauan terhadap kondisi Isoter. Tempat dan fasilitas ruangan sangat memadai serta nyaman untuk pasien Covid-19 yang memiliki gejala ringan. Selain itu, terdapat dokter jaga dan perawat yang siap 1×24 jam, sehingga pasien benar-benar tertangani apabila pasien memerlukan tindakan/bantuan medis dalam kondisi darurat.

“Kita berusaha bersama menumbuhkan masyarakat Kabupaten Malang yang lebih sehat,” pungkasnya.

Pewarta : M. Ubaidillah (cj9)

MALANG – Pemindahan pasien isoman menuju isoter terus dipantau oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkipimda) Kabupaten Malang. Kali ini, jajaran pemimpin Kabupaten Malang tersebut meninjau langsung kesiapan lokasi Isoter di tujuh lokasi di Kabupaten Malang, Sabtu (21/8).

Hal ini dilakukan untuk mempercepat kesiapan setiap isoter yang ada di setiap kecamatan untuk mengendalikan kasus penyebaran virus di Kabupaten Malang. Salah satunya dengan percepatan kesiapan tempat isolasi terpusat pasien Covid-19.

Tujuh tempat yang disiapkan diantaranya Isoter depan Puskesmas Sumberpucung, Isoter di gedung PGRI Kromengan, Isoter di SDN 1 Ngajum, Isoter di SMP Bumirejo Wonosari, Isoter di SD Pandanrejo Wagir, Isoter di SDN 1 Mulyoagung Dau, Isoter di SMPN 1 Karangploso.

Pengecekan lokasi Isoter langsung dipimpin Bupati Malang Sanusi bersama Kapolres Malang AKBP Raden Bagoes Wibisono, Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra, Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, Jajaran Pejabat Utama TNI-POLRI serta jajaran lingkup Pemerintah Kabupaten Malang.

Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono mengatakan, seluruh warga Kabupaten Malang yang sedang isolasi mandiri wajib dipindahkan ke lokasi isolasi terpusat yang telah disediakan oleh Forkopimda Kabupaten Malang.

“Kita berharap dengan adanya lokasi Isoter ini bisa menekan turun angka Covid-19 di wilayah Kabupaten Malang,” ujar Bagoes.

Bagoes menjelaskan, hasil peninjauan terhadap kondisi Isoter. Tempat dan fasilitas ruangan sangat memadai serta nyaman untuk pasien Covid-19 yang memiliki gejala ringan. Selain itu, terdapat dokter jaga dan perawat yang siap 1×24 jam, sehingga pasien benar-benar tertangani apabila pasien memerlukan tindakan/bantuan medis dalam kondisi darurat.

“Kita berusaha bersama menumbuhkan masyarakat Kabupaten Malang yang lebih sehat,” pungkasnya.

Pewarta : M. Ubaidillah (cj9)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/