alexametrics
23 C
Malang
Saturday, 2 July 2022

Rombongan Pejabat Malang Langgar PPKM, Jaasmara Lapor Polisi,

MALANG – Jaringan Aliansi Aktivis Malang Raya (Jaasmara) melaporkan dugaan pelanggaran PPKM rombongan Wali Kota Malang, Sutiaji, Minggu (19/9). Diketahui, Sutiaji dan rombongan memaksa masuk ke Pantai Kondang Merak, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang yang masih tutup selama PPKM level 3.

Aksi gowes yang diikuti sekitar 50 orang tersebut diduga telah melanggar kebijakan PPKM Berlevel, yang pada saat itu Kabupaten Malang masih berada di level 3. Artinya, seluruh obyek wisata di Kabupaten Malang masih ditutup untuk menerima kunjungan.

“Ada sembilan nama lain selain Sutiaji yang kami laporkan di Polres Malang. Sembilan diantaranya merupakan pejabat Pemerintah Kota Malang,” ujar Koordinator Jaasmara Malang Raya, Ahmad Khosaeri, saat ditemui di Polres Malang, Senin (20/9).

Sembilan pejabat Kota Malang diantaranya merupakan Sekretaris Kota Malang Erik Setianto, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Heru Mulyono, Kepala OPD Pemerintah Kota Malang, seluruh Camat Kota Malang, perwakilan Lurah Kota Malang, anggota Satpol PP, dan anggota Dinas Perhubungan Kota Malang.

“Mereka (Pemkot Malang) ke pantai membawa kendaraan dinas dan kendaraan pribadi. Dan membawa rombongan yang berjumlah 50 lebih,” tambahnya.

Sebagai koordinator, dia menyampaikan alasan mengapa Wali Kota Malang itu dilaporkan kepada pihak berwajib. “Perbuatannya tidak memberikan contoh yang baik pada masyarakat. Apalagi menerobos masuk ke dalam pantai,” katanya.

Setelah mengadukan kepada Polres Malang, dirinya bersama anggota lain berharap agar ada tindakan lanjutan atas perbuatan tersebut. Terlebih lagi, para pelanggar merupakan para pejabat Pemerintah Kota Malang.

“Karena Jaasmara berada di Malang Raya, maka dalam kesempatan ini kami juga meminta maaf kepada warga Kabupaten Malang karena Wali Kota Malang tidak memberi contoh yang baik,” tutupnya.

Pewarta : M. Ubaidillah

MALANG – Jaringan Aliansi Aktivis Malang Raya (Jaasmara) melaporkan dugaan pelanggaran PPKM rombongan Wali Kota Malang, Sutiaji, Minggu (19/9). Diketahui, Sutiaji dan rombongan memaksa masuk ke Pantai Kondang Merak, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang yang masih tutup selama PPKM level 3.

Aksi gowes yang diikuti sekitar 50 orang tersebut diduga telah melanggar kebijakan PPKM Berlevel, yang pada saat itu Kabupaten Malang masih berada di level 3. Artinya, seluruh obyek wisata di Kabupaten Malang masih ditutup untuk menerima kunjungan.

“Ada sembilan nama lain selain Sutiaji yang kami laporkan di Polres Malang. Sembilan diantaranya merupakan pejabat Pemerintah Kota Malang,” ujar Koordinator Jaasmara Malang Raya, Ahmad Khosaeri, saat ditemui di Polres Malang, Senin (20/9).

Sembilan pejabat Kota Malang diantaranya merupakan Sekretaris Kota Malang Erik Setianto, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Heru Mulyono, Kepala OPD Pemerintah Kota Malang, seluruh Camat Kota Malang, perwakilan Lurah Kota Malang, anggota Satpol PP, dan anggota Dinas Perhubungan Kota Malang.

“Mereka (Pemkot Malang) ke pantai membawa kendaraan dinas dan kendaraan pribadi. Dan membawa rombongan yang berjumlah 50 lebih,” tambahnya.

Sebagai koordinator, dia menyampaikan alasan mengapa Wali Kota Malang itu dilaporkan kepada pihak berwajib. “Perbuatannya tidak memberikan contoh yang baik pada masyarakat. Apalagi menerobos masuk ke dalam pantai,” katanya.

Setelah mengadukan kepada Polres Malang, dirinya bersama anggota lain berharap agar ada tindakan lanjutan atas perbuatan tersebut. Terlebih lagi, para pelanggar merupakan para pejabat Pemerintah Kota Malang.

“Karena Jaasmara berada di Malang Raya, maka dalam kesempatan ini kami juga meminta maaf kepada warga Kabupaten Malang karena Wali Kota Malang tidak memberi contoh yang baik,” tutupnya.

Pewarta : M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/