alexametrics
22.4 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Usai Habisi Ayah Kandung, Pria Asal Dampit, Malang Menghilang

DAMPIT – Nasib tragis menimpa Tamin, warga Dusun Bumirejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Pria paro baya ini tewas, diduga dibunuh oleh Adi Pratama, 26, anak kandungnya sendiri. Usai menghabisi sang ayah, Adi yang ditengarai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu langsung melarikan diri.

Kasus pembunuhan itu pertama kali diketahui Sutrisno adik ipar korban. Karena hingga pagi tadi (23/3), korban tak kunjung pulang ke rumahnya. Korban ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa di rumah milik korban yang ditempati Adi. Tamin meninggal dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Kepala Desa Bumirejo, Sugeng Wicaksono sebagai pelapor menjelaskan, kejadian pembunuhan tersebut diduga dilakukan pada waktu malam hari. “Waktu malam hari itu ada yang teriak minta tolong. Namun sama warga diabaikan, karena Adi biasanya memang berteriak maling atau minta tolong ketika sakitnya kambuh,” ucapnya.

Sugeng menjelaskan, Adi diduga sudah mengalami gangguan jiwa sekitar 5 tahun lalu. Keadaanya semakin parah setelah dia bercerai dengan istrinya 3 tahun lalu. Beberapa kali Adi sempat menjalani perawatan di rumah sakit jiwa (RSJ). Pengobatan medis dan nonmedis pun sudah dilakukan keluarganya.

Hingga siang tadi (23/3), polisi masih terus mencari keberadaan Adi. Pasalnya anak pertama dari tiga bersaudara itu menghilang setelah ayahnya ditemukan tewas. Polisi juga telah memasang police line di sekitar tempat kejadian perkara. Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara Langi yang baru melaksanakan serah terima jabatan Selasa (23/3) kemarin menyatakan langsung tancap gas dalam menangani kasus di Kabupaten Malang ini. “Kami langsung turun ke TKP untuk menindan lanjuti langkah pengamanan termasuk mencari pelaku pembunuhan,” ucap Donny.

Pewarta: Achmad Fikyansyah

DAMPIT – Nasib tragis menimpa Tamin, warga Dusun Bumirejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Pria paro baya ini tewas, diduga dibunuh oleh Adi Pratama, 26, anak kandungnya sendiri. Usai menghabisi sang ayah, Adi yang ditengarai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu langsung melarikan diri.

Kasus pembunuhan itu pertama kali diketahui Sutrisno adik ipar korban. Karena hingga pagi tadi (23/3), korban tak kunjung pulang ke rumahnya. Korban ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa di rumah milik korban yang ditempati Adi. Tamin meninggal dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Kepala Desa Bumirejo, Sugeng Wicaksono sebagai pelapor menjelaskan, kejadian pembunuhan tersebut diduga dilakukan pada waktu malam hari. “Waktu malam hari itu ada yang teriak minta tolong. Namun sama warga diabaikan, karena Adi biasanya memang berteriak maling atau minta tolong ketika sakitnya kambuh,” ucapnya.

Sugeng menjelaskan, Adi diduga sudah mengalami gangguan jiwa sekitar 5 tahun lalu. Keadaanya semakin parah setelah dia bercerai dengan istrinya 3 tahun lalu. Beberapa kali Adi sempat menjalani perawatan di rumah sakit jiwa (RSJ). Pengobatan medis dan nonmedis pun sudah dilakukan keluarganya.

Hingga siang tadi (23/3), polisi masih terus mencari keberadaan Adi. Pasalnya anak pertama dari tiga bersaudara itu menghilang setelah ayahnya ditemukan tewas. Polisi juga telah memasang police line di sekitar tempat kejadian perkara. Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara Langi yang baru melaksanakan serah terima jabatan Selasa (23/3) kemarin menyatakan langsung tancap gas dalam menangani kasus di Kabupaten Malang ini. “Kami langsung turun ke TKP untuk menindan lanjuti langkah pengamanan termasuk mencari pelaku pembunuhan,” ucap Donny.

Pewarta: Achmad Fikyansyah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/