alexametrics
23 C
Malang
Tuesday, 28 June 2022

Truk Batu Terguling di Jembatan Tua

KABUPATEN – Sebuah truk bermuatan batu fondasi terguling saat melintasi jembatan di Jalan Krajan Senggreng, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Minggu (22/5). Warga setempat mengatakan jembatan tersebut sudah sangat tua. Konstruksinya juga sudah banyak yang keropos. Truk Isuzu bernopol BC 8320 UP yang terguling itu dikemudikan oleh Ponijan, warga Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Saat melintas, tiba-tiba jembatan itu ambruk dan mengakibatkan truk terperosok, lalu guling. Ahmad Jalil, warga setempat, mengungkapkan bahwa jembatan itu memang sudah saatnya dibongkar dan diganti. Usianya sangat tua lantaran dibangun pada 1960. Di beberapa titik jembatan banyak yang keropos dan berlubang. Warga sudah lama mengeluhkan kondisi jembatan, namun belum ada upaya perbaikan dari pemerintah. ”Ini sudah tua sekali, Sudah tidak terlihat beton cornya. Kawatnya pun juga tidak ada. Beruntung masih bisa bertahan sampai hari ini,” ujar pria yang juga punya peralatan berat untuk membantu mengangkat truk tersebut.

Ia menceritakan, truk bermuatan batu fondasi melintasi jembatan itu sekitar pukul 11.00. Batu-batu yang berasal dari Lumajang itu hendak digunakan untuk perbaikan plengsengan kali tepat di sebelah jembatan tua tersebut. Namun, belum sempat batu tersebut di turunkan, truk keburu terperosok dan terguling. Tidak ada korban luka dalam kecelakaan itu. Hanya bak truk saja yang tampak rusak. Meski demikian, proses evakuasi truk membutuhkan waktu lama. ”Saya membantu angkat truk ini dari pukul 11.30 sampai sore,” lanjut Jalil.

Sementara itu, Ponijan mengaku sama sekali tidak tahu bahwa jembatan yang dia lewati sudah tua dan rapuh. Karena itu, tanpa sedikit pun rasa ragu dia mengemudikan truk melintas di atas jembatan. ”Saya jalan pelan karena batu akan diturunkan di sebelah jembatan. Eh, tahu-tahu ambruk dan terperosok,” ucap dia. Untuk mengangkat badan truk yang terperosok, Ponijan menghubungi Ahmad Jalil, temannya di desa tersebut yang kebetulan memiliki ekskavator. Jalil tiba di lokasi sekitar jam 11.30. Truk baru bisa diangkat sekitar pukul 15.32. ”Kami berharap segera ada perbaikan jembatan. Jangan menunggu ada orang terkena musibah,” pintunya. (nif/fat)

KABUPATEN – Sebuah truk bermuatan batu fondasi terguling saat melintasi jembatan di Jalan Krajan Senggreng, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Minggu (22/5). Warga setempat mengatakan jembatan tersebut sudah sangat tua. Konstruksinya juga sudah banyak yang keropos. Truk Isuzu bernopol BC 8320 UP yang terguling itu dikemudikan oleh Ponijan, warga Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Saat melintas, tiba-tiba jembatan itu ambruk dan mengakibatkan truk terperosok, lalu guling. Ahmad Jalil, warga setempat, mengungkapkan bahwa jembatan itu memang sudah saatnya dibongkar dan diganti. Usianya sangat tua lantaran dibangun pada 1960. Di beberapa titik jembatan banyak yang keropos dan berlubang. Warga sudah lama mengeluhkan kondisi jembatan, namun belum ada upaya perbaikan dari pemerintah. ”Ini sudah tua sekali, Sudah tidak terlihat beton cornya. Kawatnya pun juga tidak ada. Beruntung masih bisa bertahan sampai hari ini,” ujar pria yang juga punya peralatan berat untuk membantu mengangkat truk tersebut.

Ia menceritakan, truk bermuatan batu fondasi melintasi jembatan itu sekitar pukul 11.00. Batu-batu yang berasal dari Lumajang itu hendak digunakan untuk perbaikan plengsengan kali tepat di sebelah jembatan tua tersebut. Namun, belum sempat batu tersebut di turunkan, truk keburu terperosok dan terguling. Tidak ada korban luka dalam kecelakaan itu. Hanya bak truk saja yang tampak rusak. Meski demikian, proses evakuasi truk membutuhkan waktu lama. ”Saya membantu angkat truk ini dari pukul 11.30 sampai sore,” lanjut Jalil.

Sementara itu, Ponijan mengaku sama sekali tidak tahu bahwa jembatan yang dia lewati sudah tua dan rapuh. Karena itu, tanpa sedikit pun rasa ragu dia mengemudikan truk melintas di atas jembatan. ”Saya jalan pelan karena batu akan diturunkan di sebelah jembatan. Eh, tahu-tahu ambruk dan terperosok,” ucap dia. Untuk mengangkat badan truk yang terperosok, Ponijan menghubungi Ahmad Jalil, temannya di desa tersebut yang kebetulan memiliki ekskavator. Jalil tiba di lokasi sekitar jam 11.30. Truk baru bisa diangkat sekitar pukul 15.32. ”Kami berharap segera ada perbaikan jembatan. Jangan menunggu ada orang terkena musibah,” pintunya. (nif/fat)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/