alexametrics
24.5 C
Malang
Thursday, 30 June 2022

Pengisian 3 Kursi Kadis Kosong Tunggu KASN

KEPANJEN – Serah terima jabatan untuk posisi pratama di lingkup Pemkab Malang digelar kemarin (23/6). Para ASN yang sudah dilantik sehari sebelumnya, datang menerima sertijab dari pejabat lama. Sementara untuk pengisian tiga kursi kepala dinas (kadis) yang kosong masih menunggu lampu hijau Komite Aparatur Sipil Negara (KASN).

Selain pos kepala dinas, sejumlah jabatan strategis administratur yang berganti pimpinan juga diserahterimakan. Contohnya, kursi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) yang kini diisi Firmando H Matondang. Sebelumnya, Mando, sapaannya, adalah Sekretaris Satpol PP dan plt Kasatpol. Sertijab sendiri berlangsung di ruang Panji Pulang Jiwo, Pendopo Panji Kepanjen.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah berharap para pejabat baru bisa menjalankan instruksi Bupati Malang.

”OPD yang sudah terisi bisa langsung bekerja sesuai tupoksi. Karena posisi kepala definitif sudah terlalu lama kosong,” ujar Nurman.

Dia menegaskan, proses seleksi terbuka (selter) untuk pemilihan pejabat tersebut cukup ketat. Model pemilihan kepala dinas yang seperti ini, dinilai sudah mengarah pada reformasi birokrasi.

Sehingga, dia berharap para pejabat yang mengisi jabatan definitif, bisa langsung tancap gas.  Pejabat baru di tingkat Eselon II ini akan ikut memikul tanggung jawab untuk mencapai RPJMD. ”Wajah-wajah baru di antara eselon II yang sudah senior diharapkan menjadi energi baru,” tambahnya.

Nurman juga menyebut, masih ada tiga kursi jabatan kepala dinas yang masih kosong. Yaitu Kepala  Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air. Pemkab Malang sedang mempersiapkan mekanisme untuk mengisi tiga posisi tersebut. “Itu bakal kita tentukan sesegera mungkin. Ada dua mekanisme yang bisa dipakai untuk mengisi. Yaitu antara uji kompetensi (job fit) atau seleksi terbuka lagi,” tambah Nurman.

Dia mengatakan, pengisian posisi jabatan yang tersisa, harus menunggu KASN. Dengan restu KASN, pencoretan peserta pendaftar di jabatan Dinkes dan Satpol PP diharapkan tidak terulang lagi. Pasalnya, dalam proses selter kemarin, hanya dua jabatan ini yang tak direstui pusat.

Dengan mengantongi restu pusat, Nurman berharap proses pemilihan nanti tak perlu diulang lagi. “Karena itulah, kita harus menanti rekomendasi dari KASN. Pelantikan kemarin kan juga tindak lanjut rekomendasi KASN. Ya tak ada masalah, kita ikuti saja aturan ini,” tutupnya. (fin/nay)

KEPANJEN – Serah terima jabatan untuk posisi pratama di lingkup Pemkab Malang digelar kemarin (23/6). Para ASN yang sudah dilantik sehari sebelumnya, datang menerima sertijab dari pejabat lama. Sementara untuk pengisian tiga kursi kepala dinas (kadis) yang kosong masih menunggu lampu hijau Komite Aparatur Sipil Negara (KASN).

Selain pos kepala dinas, sejumlah jabatan strategis administratur yang berganti pimpinan juga diserahterimakan. Contohnya, kursi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) yang kini diisi Firmando H Matondang. Sebelumnya, Mando, sapaannya, adalah Sekretaris Satpol PP dan plt Kasatpol. Sertijab sendiri berlangsung di ruang Panji Pulang Jiwo, Pendopo Panji Kepanjen.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah berharap para pejabat baru bisa menjalankan instruksi Bupati Malang.

”OPD yang sudah terisi bisa langsung bekerja sesuai tupoksi. Karena posisi kepala definitif sudah terlalu lama kosong,” ujar Nurman.

Dia menegaskan, proses seleksi terbuka (selter) untuk pemilihan pejabat tersebut cukup ketat. Model pemilihan kepala dinas yang seperti ini, dinilai sudah mengarah pada reformasi birokrasi.

Sehingga, dia berharap para pejabat yang mengisi jabatan definitif, bisa langsung tancap gas.  Pejabat baru di tingkat Eselon II ini akan ikut memikul tanggung jawab untuk mencapai RPJMD. ”Wajah-wajah baru di antara eselon II yang sudah senior diharapkan menjadi energi baru,” tambahnya.

Nurman juga menyebut, masih ada tiga kursi jabatan kepala dinas yang masih kosong. Yaitu Kepala  Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air. Pemkab Malang sedang mempersiapkan mekanisme untuk mengisi tiga posisi tersebut. “Itu bakal kita tentukan sesegera mungkin. Ada dua mekanisme yang bisa dipakai untuk mengisi. Yaitu antara uji kompetensi (job fit) atau seleksi terbuka lagi,” tambah Nurman.

Dia mengatakan, pengisian posisi jabatan yang tersisa, harus menunggu KASN. Dengan restu KASN, pencoretan peserta pendaftar di jabatan Dinkes dan Satpol PP diharapkan tidak terulang lagi. Pasalnya, dalam proses selter kemarin, hanya dua jabatan ini yang tak direstui pusat.

Dengan mengantongi restu pusat, Nurman berharap proses pemilihan nanti tak perlu diulang lagi. “Karena itulah, kita harus menanti rekomendasi dari KASN. Pelantikan kemarin kan juga tindak lanjut rekomendasi KASN. Ya tak ada masalah, kita ikuti saja aturan ini,” tutupnya. (fin/nay)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/