alexametrics
24.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Peringati Hari Santri, BMH Resmikan Sumur Bor di Desa Rejosari Malang

RADAR MALANG – Ketua BMH Malang Lukman Hakim meresmikan sumur bor di Dusun Jeding Desa Rejosari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Sabtu (23/10).

Dengan diresmikannya sumur bor tersebut, penggunaan air bersih sudah bisa di pakai untuk memenuhi kebutuhan warga setempat. Selama ini, warga sekitar sering mengalami kesulitan air, utamanya di musim kemarau.

Manajer operasional BMH Jatim gerai Malang Lukman Hakim mengatakan, pembangunan wakaf jariah sumur bor di Desa Rejosari Bantur Malang merupakan realisasi program sosial kemanusiaan di lembaganya. Utamanya dalam hal mengatasi kesulitan air bersih di wilayah Malang Selatan.

“Alhamdulillah, kami sudah meresmikan sumur bor ke 6 di wilayah Malang, semoga bantuan ini bisa mengatasi masyarakat pada saat kekurangan air bersih,” kata Lukman.

Setelah itu, pembangunan wakaf jariah sumur bor bakal berlanjut di Desa Wonorejo Singosari yang selama ini juga sering mengalami kesulitan air bersih.

“Pembangunan berikutnya, akan kami proyeksikan di Singosari Malang, untuk itu kami mohon doa restu dan dukungannya. Semoga pembangunan berikutnya bisa berjalan dengan lancar,” harapnya.

Selain meresmikan sumur bor di Dusun Jeding, BMH Jatim gerai Malang juga memberikan tali asih sebagai bentuk kepedulian kepada anak- yatim duafa yang belajar mengaji di TPQ Al Hikmah.

“Peresmian ini sekaligus memperingati Hari Santri Nasional, kami juga menyalurkan 50 Paket Sembako serta wakaf Alquran di TPQ Al Hikmah,” tambah dia.

Pembangunan sumur bor di Dusun Jeding Desa Rejosari Bantur membutuhkan waktu pengerjaan selama 20 hari dengan kedalaman mencapai 70 meter.

Sebelum pengerjaan, BMH Jatim gerai Malang juga telah melakukan survei dengan mendeteksi beberapa titik lokasi yang akan di bor dengan menggunakan teknologi geolistrik. Program tersebut bekerja sama dengan Universitas Brawijaya Malang.

Sementara itu, tokoh masyarakat Dusun Jeding Desa Rejosari Sumarlan mengaku bersyukur atas bantuan Wakaf Jariah Sumur Bor dari Baitul Maal Hidayatullah.

“Atas nama jamaah Al Hikmah serta warga dusun Jeding, Desa Rejosari, kami mengucapkan terimakasih kepada para donatur dan tim dari BMH Malang.” kata Sumarlan.

Tokoh agama yang juga pendidik di sekolah madrasah tersebut berharap adanya keberlanjutan program lain dari BMH.

“Masih banyak persoalan keumatan di Dusun Jeding, untuk itu kami berharap semoga kedepannya BMH Malang bisa menyalurkan program lainnya di tempat kami,” pungkas Sumarlan.

Pewarta : JPRM – Defi

RADAR MALANG – Ketua BMH Malang Lukman Hakim meresmikan sumur bor di Dusun Jeding Desa Rejosari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Sabtu (23/10).

Dengan diresmikannya sumur bor tersebut, penggunaan air bersih sudah bisa di pakai untuk memenuhi kebutuhan warga setempat. Selama ini, warga sekitar sering mengalami kesulitan air, utamanya di musim kemarau.

Manajer operasional BMH Jatim gerai Malang Lukman Hakim mengatakan, pembangunan wakaf jariah sumur bor di Desa Rejosari Bantur Malang merupakan realisasi program sosial kemanusiaan di lembaganya. Utamanya dalam hal mengatasi kesulitan air bersih di wilayah Malang Selatan.

“Alhamdulillah, kami sudah meresmikan sumur bor ke 6 di wilayah Malang, semoga bantuan ini bisa mengatasi masyarakat pada saat kekurangan air bersih,” kata Lukman.

Setelah itu, pembangunan wakaf jariah sumur bor bakal berlanjut di Desa Wonorejo Singosari yang selama ini juga sering mengalami kesulitan air bersih.

“Pembangunan berikutnya, akan kami proyeksikan di Singosari Malang, untuk itu kami mohon doa restu dan dukungannya. Semoga pembangunan berikutnya bisa berjalan dengan lancar,” harapnya.

Selain meresmikan sumur bor di Dusun Jeding, BMH Jatim gerai Malang juga memberikan tali asih sebagai bentuk kepedulian kepada anak- yatim duafa yang belajar mengaji di TPQ Al Hikmah.

“Peresmian ini sekaligus memperingati Hari Santri Nasional, kami juga menyalurkan 50 Paket Sembako serta wakaf Alquran di TPQ Al Hikmah,” tambah dia.

Pembangunan sumur bor di Dusun Jeding Desa Rejosari Bantur membutuhkan waktu pengerjaan selama 20 hari dengan kedalaman mencapai 70 meter.

Sebelum pengerjaan, BMH Jatim gerai Malang juga telah melakukan survei dengan mendeteksi beberapa titik lokasi yang akan di bor dengan menggunakan teknologi geolistrik. Program tersebut bekerja sama dengan Universitas Brawijaya Malang.

Sementara itu, tokoh masyarakat Dusun Jeding Desa Rejosari Sumarlan mengaku bersyukur atas bantuan Wakaf Jariah Sumur Bor dari Baitul Maal Hidayatullah.

“Atas nama jamaah Al Hikmah serta warga dusun Jeding, Desa Rejosari, kami mengucapkan terimakasih kepada para donatur dan tim dari BMH Malang.” kata Sumarlan.

Tokoh agama yang juga pendidik di sekolah madrasah tersebut berharap adanya keberlanjutan program lain dari BMH.

“Masih banyak persoalan keumatan di Dusun Jeding, untuk itu kami berharap semoga kedepannya BMH Malang bisa menyalurkan program lainnya di tempat kami,” pungkas Sumarlan.

Pewarta : JPRM – Defi

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/