alexametrics
21 C
Malang
Wednesday, 10 August 2022

Bea Cukai Malang Hadang Bus ALS,Muat 31 Ribu Bungkus Rokok Ilegal ke Medan

KEPANJEN- Modus pengiriman rokok ilegal makin bervariasi.  Tak hanya menggunakan ekspedisi atau mobil pribadi. Ada juga yang menggunakan moda transportasi bus umum untuk pengiriman ke luar pulau.

Seperti yang ditemukan tim  Bea Cukai Tipe Madya Malang pada Rabu siang (22/6), sekitar pukul 12.00. Mereka menyita 31 ribu bungkus rokok ilegal jenis sigaret kretek mesin (SKM) dengan tujuan pengiriman Sumatera Utara. Rokok-rokok  itu diangkut menggunakan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) jurusan Malang-Solo-Medan.

Siang itu, tim yang sebelumnya sudah mendapat informasi pengiriman rokok ilegal langsung melakukan penghadangan di Jalan Lintas Barat (Jalibar) Kepanjen. Tanpa kesulitan mereka menghentikan Bus dengan nomor polisi (BK 7445 DL itu. Di dalam bagasi bus itu terdapat 31.128 bungkus rokok SKM dengan berbagai merek.

Di antaranya, Online, Extra, dan Maxx One Bold isi 20 batang. Merek Online dan Extra tanpa pita cukai, sementara Maxx One Bold ditempel pita cukai palsu. ”Ini merupakan temuan pertama tahun ini pengiriman rokok ilegal menggunakan bus,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Malang Gunawan Tri Wibowo. Bus diizinkan melanjutkan perjalanan karena membawa beberapa penumpang ke berbagai tujuan. Sementara barang temuan langsung dibawa ke kantor Bea Cukai. (biy/fat)

KEPANJEN- Modus pengiriman rokok ilegal makin bervariasi.  Tak hanya menggunakan ekspedisi atau mobil pribadi. Ada juga yang menggunakan moda transportasi bus umum untuk pengiriman ke luar pulau.

Seperti yang ditemukan tim  Bea Cukai Tipe Madya Malang pada Rabu siang (22/6), sekitar pukul 12.00. Mereka menyita 31 ribu bungkus rokok ilegal jenis sigaret kretek mesin (SKM) dengan tujuan pengiriman Sumatera Utara. Rokok-rokok  itu diangkut menggunakan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) jurusan Malang-Solo-Medan.

Siang itu, tim yang sebelumnya sudah mendapat informasi pengiriman rokok ilegal langsung melakukan penghadangan di Jalan Lintas Barat (Jalibar) Kepanjen. Tanpa kesulitan mereka menghentikan Bus dengan nomor polisi (BK 7445 DL itu. Di dalam bagasi bus itu terdapat 31.128 bungkus rokok SKM dengan berbagai merek.

Di antaranya, Online, Extra, dan Maxx One Bold isi 20 batang. Merek Online dan Extra tanpa pita cukai, sementara Maxx One Bold ditempel pita cukai palsu. ”Ini merupakan temuan pertama tahun ini pengiriman rokok ilegal menggunakan bus,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Malang Gunawan Tri Wibowo. Bus diizinkan melanjutkan perjalanan karena membawa beberapa penumpang ke berbagai tujuan. Sementara barang temuan langsung dibawa ke kantor Bea Cukai. (biy/fat)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/