alexametrics
21.4 C
Malang
Friday, 27 May 2022

22 Gedung SD-SMP Jadi Isoter, Kapan PTM Kabupaten Malang Digelar?

MALANG – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Malang nampaknya harus menunggu lebih lama lagi. Seperti diketahui, beberapa fasilitas pendidikan di wilayah kabupaten kini di alih fungsikan menjadi tempat isolasi terpadu (isoter).

Data Dinas Pendidikan (disdik) Kabupaten Malang mencatat, saat ini terdapat 22 sekolah yang digunakan sebagai isoter bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Lokasinya tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Terdiri dari gedung sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Selain itu, disdik juga belum bisa memastikan waktu yang pas untuk siswa kabupaten menggelar PTM. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Rahmat Hardijono mengatakan, pelaksanaan pembelajaran luring sebenarnya bisa saja dilaksanakan sebelum bulan Agustus.

“Semua sekolah sebenarnya sudah siap PTM, akan tetapi masih belum diperbolehkan. Malang Raya masih berada di level 4,” kata Rahmat.

Kesiapan sekolah di kabupaten untuk melaksanakan PTM, masih kata Rahmat, sebenarnya sudah mencapai 90 persen sejak Juni lalu. Namun sesuai dengan SKB empat menteri yang dikeluarkan pemerintah pusat dan lonjakan kasus Covid-19 pada Juni lalu, disdik akhirnya menunda PTM baik untuk jenjang SD maupun SMP di Kabupaten Malang.

“(Kami,Red) memprioritaskan kesehatan guru dan siswa supaya tidak ikut terjangkit. Oleh karena itu PTM kami tunda,” jelasnya.

Sementara itu sebagai upaya menekan potensi paparan Covid-19 pada usia sekolah, disdik telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (dinkes) Kabupaten Malang untuk segera menyelenggarakan vaksinasi pelajar. Utamanya bagi mereka yang berusia 12 sampai 17 tahun.

 

Pewarta : M. Ubaidillah

MALANG – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Malang nampaknya harus menunggu lebih lama lagi. Seperti diketahui, beberapa fasilitas pendidikan di wilayah kabupaten kini di alih fungsikan menjadi tempat isolasi terpadu (isoter).

Data Dinas Pendidikan (disdik) Kabupaten Malang mencatat, saat ini terdapat 22 sekolah yang digunakan sebagai isoter bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Lokasinya tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Terdiri dari gedung sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Selain itu, disdik juga belum bisa memastikan waktu yang pas untuk siswa kabupaten menggelar PTM. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Rahmat Hardijono mengatakan, pelaksanaan pembelajaran luring sebenarnya bisa saja dilaksanakan sebelum bulan Agustus.

“Semua sekolah sebenarnya sudah siap PTM, akan tetapi masih belum diperbolehkan. Malang Raya masih berada di level 4,” kata Rahmat.

Kesiapan sekolah di kabupaten untuk melaksanakan PTM, masih kata Rahmat, sebenarnya sudah mencapai 90 persen sejak Juni lalu. Namun sesuai dengan SKB empat menteri yang dikeluarkan pemerintah pusat dan lonjakan kasus Covid-19 pada Juni lalu, disdik akhirnya menunda PTM baik untuk jenjang SD maupun SMP di Kabupaten Malang.

“(Kami,Red) memprioritaskan kesehatan guru dan siswa supaya tidak ikut terjangkit. Oleh karena itu PTM kami tunda,” jelasnya.

Sementara itu sebagai upaya menekan potensi paparan Covid-19 pada usia sekolah, disdik telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (dinkes) Kabupaten Malang untuk segera menyelenggarakan vaksinasi pelajar. Utamanya bagi mereka yang berusia 12 sampai 17 tahun.

 

Pewarta : M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/