alexametrics
27.7 C
Malang
Sunday, 14 August 2022

Momen Hari Jadi, Pemkab-DPRD Satukan Visi Bangun Infrastruktur

KEPANJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dan anggota DPRD siap menggencarkan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan sektor perekonomian. Pilihan ini merupakan poin penting dalam penyamaan visi di momen puncak Hari Jadi Ke-1.260 Kabupaten Malang, kemarin (28/11).

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Malang Sjaichul Ghulam mengungkapkan hal itu usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Malang kemarin.
”Infrastruktur itu untuk kemudahan mencapai peningkatan perkembangan ekonomi di Kabupaten Malang,” kata Sjaichul.

Dia lantas mencontohkan sejumlah infrastruktur yang akan mendapat perhatian, seperti pembangunan jalan menuju area wisata hingga jalan-jalan penghubung antardesa. Dengan cara itu, diharapkan ada tambahan pendapatan bagi masyarakat yang bermukim di sekitar area wisata. Nah, ujung tombak untuk menggeber pembangunan jalan itu bakal diemban Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kanjuruhan, mereka saat ini tengah berkonsentrasi untuk melakukan perbaikan akses jalan menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Ada pekerjaan berupa peningkatan jalan 30 kilometer dengan titik nol di Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, yang sekaligus menjadi pintu masuk menuju TNBTS.

Secara umum, nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang tahun 2021 sudah di-plot di angka Rp 4,2 triliun. Jumlah itu naik Rp 400 miliar jika dibandingkan dengan APBD tahun 2020 setelah proses refocusing. Dengan modal itu, program peningkatan ekonomi warga juga bakal disematkan pada organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Salah satunya melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP). Pada tahun 2021 nanti mereka akan mendapatkan suntikan dana tambahan Rp 4,7 miliar. Dana itu di-plot untuk membantu para petani.

OPD lain yang mendapat suntikan dana yakni dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag) yang mendapat Rp 8,5 miliar. Dana itu rencananya di-plot untuk revitalisasi pasar tradisional yang ada di Kabupaten Malang. Selain itu, ada dinas koperasi dan usaha mikro yang mendapat tambahan dana Rp 3 miliar, di-plot untuk mendongkrak produksi para pelaku UMKM di tahun 2021.

Di sisi lain, Abi Ghulam–sapaan akrab Pjs Bupati Malang– juga menekankan pentingnya pelayanan dasar pemerintahan, seperti layanan pendidikan dan kesehatan. Keduanya bakal tetap menjadi prioritas Pemkab Malang di tahun 2021. Salah satu aplikasinya bakal disajikan dengan menyuntikkan tambahan dana Rp 3 miliar untuk Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) di luar Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk masyarakat miskin. ”Dominasi anggaran akan kami arahkan ke sana semua,” tambah Abi Ghulam.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Malang Shodikul Amin menyebut bila momen hari jadi harus bisa dijadikan titik awal menuju situasi yang lebih baik. ”Esok harus lebih baik daripada hari ini. Untuk mencapai cita-cita itu, semua harus didasarkan sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing pihak,” kata dia. Selain program fisik, dia juga memastikan bila ke depan pemkab bakal fokus pada upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM). ”Pembangunan karakter tidak hanya menjadi cita-cita, tetapi harus ada aktualisasi yang nyata,” pungkasnya.

Pewarta: Achmad Fikyansyah

KEPANJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dan anggota DPRD siap menggencarkan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan sektor perekonomian. Pilihan ini merupakan poin penting dalam penyamaan visi di momen puncak Hari Jadi Ke-1.260 Kabupaten Malang, kemarin (28/11).

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Malang Sjaichul Ghulam mengungkapkan hal itu usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Malang kemarin.
”Infrastruktur itu untuk kemudahan mencapai peningkatan perkembangan ekonomi di Kabupaten Malang,” kata Sjaichul.

Dia lantas mencontohkan sejumlah infrastruktur yang akan mendapat perhatian, seperti pembangunan jalan menuju area wisata hingga jalan-jalan penghubung antardesa. Dengan cara itu, diharapkan ada tambahan pendapatan bagi masyarakat yang bermukim di sekitar area wisata. Nah, ujung tombak untuk menggeber pembangunan jalan itu bakal diemban Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kanjuruhan, mereka saat ini tengah berkonsentrasi untuk melakukan perbaikan akses jalan menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Ada pekerjaan berupa peningkatan jalan 30 kilometer dengan titik nol di Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, yang sekaligus menjadi pintu masuk menuju TNBTS.

Secara umum, nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang tahun 2021 sudah di-plot di angka Rp 4,2 triliun. Jumlah itu naik Rp 400 miliar jika dibandingkan dengan APBD tahun 2020 setelah proses refocusing. Dengan modal itu, program peningkatan ekonomi warga juga bakal disematkan pada organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Salah satunya melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP). Pada tahun 2021 nanti mereka akan mendapatkan suntikan dana tambahan Rp 4,7 miliar. Dana itu di-plot untuk membantu para petani.

OPD lain yang mendapat suntikan dana yakni dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag) yang mendapat Rp 8,5 miliar. Dana itu rencananya di-plot untuk revitalisasi pasar tradisional yang ada di Kabupaten Malang. Selain itu, ada dinas koperasi dan usaha mikro yang mendapat tambahan dana Rp 3 miliar, di-plot untuk mendongkrak produksi para pelaku UMKM di tahun 2021.

Di sisi lain, Abi Ghulam–sapaan akrab Pjs Bupati Malang– juga menekankan pentingnya pelayanan dasar pemerintahan, seperti layanan pendidikan dan kesehatan. Keduanya bakal tetap menjadi prioritas Pemkab Malang di tahun 2021. Salah satu aplikasinya bakal disajikan dengan menyuntikkan tambahan dana Rp 3 miliar untuk Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) di luar Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk masyarakat miskin. ”Dominasi anggaran akan kami arahkan ke sana semua,” tambah Abi Ghulam.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Malang Shodikul Amin menyebut bila momen hari jadi harus bisa dijadikan titik awal menuju situasi yang lebih baik. ”Esok harus lebih baik daripada hari ini. Untuk mencapai cita-cita itu, semua harus didasarkan sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing pihak,” kata dia. Selain program fisik, dia juga memastikan bila ke depan pemkab bakal fokus pada upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM). ”Pembangunan karakter tidak hanya menjadi cita-cita, tetapi harus ada aktualisasi yang nyata,” pungkasnya.

Pewarta: Achmad Fikyansyah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/