alexametrics
26.5 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

MTsN 6 Malang Bagi-Bagi Minyak Goreng Gratis

KEPANJEN – Siswa MTsN 6 Malang bagi-bagi sembako gratis kepada pejalan kaki, kemarin (30/3). Selain itu, mereka juga berburu warga tidak mampu di Pasar Kepanjen, kemudian memberikan uang untuk membayar belanja warga alias belanja gratis.

Bagi-bagi sembako dan uang tunai ini dilakukan sebagai wujud syukur datangnya bulan Ramadan. ”Kenapa kami memilih bagi-bagi sembako? karena Akhir-akhir ini harga sembako mengalami lonjakan,” ujar Kepala MTsN 6 Malang Dr Sutirjo MPd.

Saat itu, para siswa mengelilingi pasar mencari warga yang kurang mampu untuk diberi hadiah uang tunai. Uang itu juga wajib dibelanjakan untuk kebutuhan pokok, seperti minyak goreng, ikan, gula, bawang, dan kebutuhan pokok lainnya.

“Kami mencari warga yang kurang mampu lalu kami dekati, setelah itu, kami memberikan uang untuk membayar belanjaannya semua,” kata Sutirjo.

Para siswa juga membuka stand minimarket trotoar di perempatan Kepanjen. Para pejalan kaki dipersilakan mengambil maksimal 2 item sembako untuk dibawa pulang. “Ada minyak goring, sayur mayur, buah-buahan, telor, kecap, mama lemon, dan macam-macam komoditas,” ucap dia.

Dari kegiatan itu, Sutirjo berharap bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok jelang Ramadan. “Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat tinggi,” kata dia.(rb1/dan)

KEPANJEN – Siswa MTsN 6 Malang bagi-bagi sembako gratis kepada pejalan kaki, kemarin (30/3). Selain itu, mereka juga berburu warga tidak mampu di Pasar Kepanjen, kemudian memberikan uang untuk membayar belanja warga alias belanja gratis.

Bagi-bagi sembako dan uang tunai ini dilakukan sebagai wujud syukur datangnya bulan Ramadan. ”Kenapa kami memilih bagi-bagi sembako? karena Akhir-akhir ini harga sembako mengalami lonjakan,” ujar Kepala MTsN 6 Malang Dr Sutirjo MPd.

Saat itu, para siswa mengelilingi pasar mencari warga yang kurang mampu untuk diberi hadiah uang tunai. Uang itu juga wajib dibelanjakan untuk kebutuhan pokok, seperti minyak goreng, ikan, gula, bawang, dan kebutuhan pokok lainnya.

“Kami mencari warga yang kurang mampu lalu kami dekati, setelah itu, kami memberikan uang untuk membayar belanjaannya semua,” kata Sutirjo.

Para siswa juga membuka stand minimarket trotoar di perempatan Kepanjen. Para pejalan kaki dipersilakan mengambil maksimal 2 item sembako untuk dibawa pulang. “Ada minyak goring, sayur mayur, buah-buahan, telor, kecap, mama lemon, dan macam-macam komoditas,” ucap dia.

Dari kegiatan itu, Sutirjo berharap bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok jelang Ramadan. “Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat tinggi,” kata dia.(rb1/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/