alexametrics
30C
Malang
Sunday, 18 April 2021

Sopir Xenia di Malang Ini Ngantuk, Tabrak Dua Pick Up Parkir

MALANG – Ini pelajaran bagi siapa saja yang memaksa berkendara saat kondisi mengantuk. Karena akibatnya bisa fatal. Tak hanya membahayakan diri sendiri, namun orang lain juga bisa ikut celaka.

Seperti yang dialami Dedi Hidayatulloh, 39, warga Dusun Papandayan RT 03/ RW 01 Desa Raksabaya, Cimaragas, Kabupaten Ciamis. Pria yang mengendarai Daihatsu Xenia Z 1816 WY ini menabrak kendaraan Suzuki Carry Pick up L 8954 AF dan Suzuki Carry Pick Up H 1784 UQ di Jalan Raya Kertanegara, Desa Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang hari ini (1/3). Diduga, kecelakaan terjadi karena saat menyetir, Dedi dalam kondisi mengantuk. Untungnya kejadian tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun ada tujuh korban yang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kejadian ini bermula saat Dedi mengendarai kendaraannya dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang. Saat mendekati lokasi TKP (tempat kejadian perkara), tiba-tiba mobil warna abu-abu metalik tersebut masuk ke jalur berlawanan. Kecelakaan pun tak bisa dihindari. Kendaraan yang dikemudikan Dedi menghantam kendaraan Suzuki Carry Pick Up L 8954 AF milik Revan, 33, warga Kepuharjo, Kecamatan Karangploso dan Suzuki Carry Pick Up H 1784 UQ milik Fariz Fauzi, 24, warga Banjarsari, Buduran, Sidoarjo. Dua kendaraan yang ditabrak Dedi tersebut sedang parkir di bahu jalan.

Sejumlah penumpang kendaraan yang disetir Dedi mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Termasuk pengendara mobil yang tertabrak juga mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Prasetya Husada. Meraka adalah Fariz Fauzi, 24, warga Desa Banjarsari, Buduran, Sidoarjo; Wijanarko, 19, Dusun Tenggalong Emplasment, Desa Amboyo Inti, Kec Ngabang, Kab. Landak Prov. Kalimantan Barat; Ade Eti Ruhyati, 59, warga Desa Raksabaya, kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis

Korban lainnya adalah Siti Hoeriah, 62, warga Desa Bangunjaya, Langkaplancar, Kab. Pangandaran; Eka Siti Nurazizah, 25, warga Desa Leuwigoong, Kec. Leuwigoong, Kabupaten Garut; Pipih Sumarni, 21, warga Desa Raksabaya, Kecamatan Cimaragas, Kab. Ciamis; dan Empatimah, 70, warga Desa Raksabaya, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis.

”Tidak ada korban jiwa dalam kecelakan tadi. Para korban sudah dibawa dan dirawat di rumah sakit terdekat,” kata Kanit Laka Lantas Polres Malang Iptu Agus Yulianto, Senin (1/3).

Pewarta: Imam N

MALANG – Ini pelajaran bagi siapa saja yang memaksa berkendara saat kondisi mengantuk. Karena akibatnya bisa fatal. Tak hanya membahayakan diri sendiri, namun orang lain juga bisa ikut celaka.

Seperti yang dialami Dedi Hidayatulloh, 39, warga Dusun Papandayan RT 03/ RW 01 Desa Raksabaya, Cimaragas, Kabupaten Ciamis. Pria yang mengendarai Daihatsu Xenia Z 1816 WY ini menabrak kendaraan Suzuki Carry Pick up L 8954 AF dan Suzuki Carry Pick Up H 1784 UQ di Jalan Raya Kertanegara, Desa Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang hari ini (1/3). Diduga, kecelakaan terjadi karena saat menyetir, Dedi dalam kondisi mengantuk. Untungnya kejadian tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun ada tujuh korban yang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kejadian ini bermula saat Dedi mengendarai kendaraannya dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang. Saat mendekati lokasi TKP (tempat kejadian perkara), tiba-tiba mobil warna abu-abu metalik tersebut masuk ke jalur berlawanan. Kecelakaan pun tak bisa dihindari. Kendaraan yang dikemudikan Dedi menghantam kendaraan Suzuki Carry Pick Up L 8954 AF milik Revan, 33, warga Kepuharjo, Kecamatan Karangploso dan Suzuki Carry Pick Up H 1784 UQ milik Fariz Fauzi, 24, warga Banjarsari, Buduran, Sidoarjo. Dua kendaraan yang ditabrak Dedi tersebut sedang parkir di bahu jalan.

Sejumlah penumpang kendaraan yang disetir Dedi mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Termasuk pengendara mobil yang tertabrak juga mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Prasetya Husada. Meraka adalah Fariz Fauzi, 24, warga Desa Banjarsari, Buduran, Sidoarjo; Wijanarko, 19, Dusun Tenggalong Emplasment, Desa Amboyo Inti, Kec Ngabang, Kab. Landak Prov. Kalimantan Barat; Ade Eti Ruhyati, 59, warga Desa Raksabaya, kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis

Korban lainnya adalah Siti Hoeriah, 62, warga Desa Bangunjaya, Langkaplancar, Kab. Pangandaran; Eka Siti Nurazizah, 25, warga Desa Leuwigoong, Kec. Leuwigoong, Kabupaten Garut; Pipih Sumarni, 21, warga Desa Raksabaya, Kecamatan Cimaragas, Kab. Ciamis; dan Empatimah, 70, warga Desa Raksabaya, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis.

”Tidak ada korban jiwa dalam kecelakan tadi. Para korban sudah dibawa dan dirawat di rumah sakit terdekat,” kata Kanit Laka Lantas Polres Malang Iptu Agus Yulianto, Senin (1/3).

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru