alexametrics
25.1 C
Malang
Tuesday, 11 May 2021

Jelang Lebaran, Tiga Kecelakaan Dalam Sehari di Malang Barat

KOTA BATU – Tiga kejadian kecelakaan terjadi ddalam satu hari, Senin (3/5). Sebuah truk terguling di jalur kawasan Payung yang menghubungkan Kota Batu dengan Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Truk terguling juga terjadi di kawasan SPBU Pujon pukul 13.00, dan terakhir kecelakaan di Desa Bendosari, Pujon.

Kanit Laka, Kota Batu, Aiptu Trimo menjelaskan, pagi hari pihaknya mendapatkan laporan adanya kecelakaan tunggal sebuah truk pengangkut sekam bernopol S 8898 JE. Truk itu oleng dan terguling ke arah kiri serta menabrak rambu-rambu pembatas. “Kondisi jalannya memang sedikit menurun dan menikung ke kiri. Mungkin saat itu, truk tak mampu menampung berat muatan, jadinya terguling ke kiri,” katanya.

Kejadian itu menyebabkan pintu sebelah kiri truk rusak. Kaca pintu juga pecah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dijelaskan Trimo, sopir truk bernama Mahfud mengalami luka ringan akibat peristiwa itu.

Siang hari, truk box dengan nopol N 8280 AT yang dikemudikan Sulianto juga oleng di Jalan Raya Abdulmanan Wijaya Desa Pujon Lor, Kabupaten Malang atau dekat pom bensin Pujon. Akibat peristiwa itu, sempat terjadi kemacetan panjang. Namun, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa itu.

Diduga, kecelakaan terjadi karena pengemudi kurang fokus saat berkendara. Truk hilang kendali dan oleng saat sopir berusaha mengerem

Peristiwa yang ketiga terjadi kecelakan beruntun melibatkan empat kendaraan roda empat terjadi di Jalan Raya Abdulmanan Wijaya, Desa Bendosari, Kabupaten Malang.

Dari kronologi yang dihimpun Satlantas Polres Batu, kecelakaan itu disebabkan kelalaian pengendara Mitsubishi pick up L300 bernopol AG 8101 EE. Pengendara bernama Fredy Suhut, warga Kabupaten Kediri.

Trimo mengatakan, Fredy berkendara dengan kecepatan tinggi. Namun pria berusia 31 tahun itu kehilangan kendali hingga ke luar lajur. “Melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Sehingga oleng ke kanan memasuki lajur dari arah yang berlawanan,” katanya.

Di saat bersamaan melaju mobil Honda HR-V bernopol AG 1300 AZ yang dikemudikan Rahma Noviarini, warga Ngantang, Kabupaten Malang. Karena jaraknya yang terlalu dekat, tak pelak benturan keras tak dapat dihindari. Tepat di belakang mobil HR-V itu ada dua kendaraan lainnya. Kendaraan R4 truk box dan Isuzu pick up bernopol AG 9968 EA yang dikemudikan Witanto, warga Desa Bulukerto, Kota Batu.

“Karena jaraknya terlalu dekat, sehingga mengakibatkan kecelakaan beruntun,” katanya.

Hingga saat ini, kepolisian tidak bisa mengidentifikasi pengemudi truk karena langsung meninggalkan lokasi setelah kejadian. Selain itu tak ada plat nopol yang dipasang di truk box tersebut. “Tadi warga lihat pengemudinya. Lalu turun berjalan meninggalkan kendaraanya. Tidak ditemukan hal mencurigakan. Mungkin karena enggan berurusan dengan polisi sehingga memilih pergi,” katanya.

Insiden itu mengakibatkan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Abdulmanan Wijaya mengalami kemacetan. Keempat kendaraan itu mengalami kerusakan ringsek di beberapa bagian. Kerugian material diperkirakan Rp 20 juta.

Dari kejadian itu, Polres Batu dalam proses menetapkan pengemudi Mitsubishi pick up L300 bernopol AG 8101 EE, Fredy Suhut sebagai tersangka. Fredy disangkakan dengan pasal 310 ayat (1) UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

“Pengemudi Mitsubishi L300 kami tetapkan tersangka karena kelalainnya berkendara,” pungkasnya.

Pewarta: Nugraha

KOTA BATU – Tiga kejadian kecelakaan terjadi ddalam satu hari, Senin (3/5). Sebuah truk terguling di jalur kawasan Payung yang menghubungkan Kota Batu dengan Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Truk terguling juga terjadi di kawasan SPBU Pujon pukul 13.00, dan terakhir kecelakaan di Desa Bendosari, Pujon.

Kanit Laka, Kota Batu, Aiptu Trimo menjelaskan, pagi hari pihaknya mendapatkan laporan adanya kecelakaan tunggal sebuah truk pengangkut sekam bernopol S 8898 JE. Truk itu oleng dan terguling ke arah kiri serta menabrak rambu-rambu pembatas. “Kondisi jalannya memang sedikit menurun dan menikung ke kiri. Mungkin saat itu, truk tak mampu menampung berat muatan, jadinya terguling ke kiri,” katanya.

Kejadian itu menyebabkan pintu sebelah kiri truk rusak. Kaca pintu juga pecah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dijelaskan Trimo, sopir truk bernama Mahfud mengalami luka ringan akibat peristiwa itu.

Siang hari, truk box dengan nopol N 8280 AT yang dikemudikan Sulianto juga oleng di Jalan Raya Abdulmanan Wijaya Desa Pujon Lor, Kabupaten Malang atau dekat pom bensin Pujon. Akibat peristiwa itu, sempat terjadi kemacetan panjang. Namun, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa itu.

Diduga, kecelakaan terjadi karena pengemudi kurang fokus saat berkendara. Truk hilang kendali dan oleng saat sopir berusaha mengerem

Peristiwa yang ketiga terjadi kecelakan beruntun melibatkan empat kendaraan roda empat terjadi di Jalan Raya Abdulmanan Wijaya, Desa Bendosari, Kabupaten Malang.

Dari kronologi yang dihimpun Satlantas Polres Batu, kecelakaan itu disebabkan kelalaian pengendara Mitsubishi pick up L300 bernopol AG 8101 EE. Pengendara bernama Fredy Suhut, warga Kabupaten Kediri.

Trimo mengatakan, Fredy berkendara dengan kecepatan tinggi. Namun pria berusia 31 tahun itu kehilangan kendali hingga ke luar lajur. “Melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Sehingga oleng ke kanan memasuki lajur dari arah yang berlawanan,” katanya.

Di saat bersamaan melaju mobil Honda HR-V bernopol AG 1300 AZ yang dikemudikan Rahma Noviarini, warga Ngantang, Kabupaten Malang. Karena jaraknya yang terlalu dekat, tak pelak benturan keras tak dapat dihindari. Tepat di belakang mobil HR-V itu ada dua kendaraan lainnya. Kendaraan R4 truk box dan Isuzu pick up bernopol AG 9968 EA yang dikemudikan Witanto, warga Desa Bulukerto, Kota Batu.

“Karena jaraknya terlalu dekat, sehingga mengakibatkan kecelakaan beruntun,” katanya.

Hingga saat ini, kepolisian tidak bisa mengidentifikasi pengemudi truk karena langsung meninggalkan lokasi setelah kejadian. Selain itu tak ada plat nopol yang dipasang di truk box tersebut. “Tadi warga lihat pengemudinya. Lalu turun berjalan meninggalkan kendaraanya. Tidak ditemukan hal mencurigakan. Mungkin karena enggan berurusan dengan polisi sehingga memilih pergi,” katanya.

Insiden itu mengakibatkan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Abdulmanan Wijaya mengalami kemacetan. Keempat kendaraan itu mengalami kerusakan ringsek di beberapa bagian. Kerugian material diperkirakan Rp 20 juta.

Dari kejadian itu, Polres Batu dalam proses menetapkan pengemudi Mitsubishi pick up L300 bernopol AG 8101 EE, Fredy Suhut sebagai tersangka. Fredy disangkakan dengan pasal 310 ayat (1) UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

“Pengemudi Mitsubishi L300 kami tetapkan tersangka karena kelalainnya berkendara,” pungkasnya.

Pewarta: Nugraha

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru