alexametrics
32C
Malang
Friday, 23 April 2021

Upgrade Skill, Pertuni Malang Gelar Pelatihan Pijat Untuk Anggota

MALANG – Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) cabang Kabupaten Malang menggelar pelatihan pijat untuk meningkatkan kualitas para anggotanya bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, Selasa (6/4) hingga hari ini Rabu (7/4).

Imam Syafii Sekretaris Pertuni Kabupaten Malang mengatakan, pelatihan tersebut diikuti oleh 25 orang penyandang tuna netra. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan ketrampilan memijat para anggota Pertuni, sehingga diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada pasien mereka.

“Pelatihan ini digelar karena muncul dari keresahan teman-teman dikala pandemi yang mulai mengalami penurunan pendapatan. Selain itu pelatihan ini juga untuk menambah ilmu pijat bukan hanya pijat penyegaran tapi juga pijat penyembuhan,” jelasnya.

Dalam acara yang didukung Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang tersebut, Pertuni sejatinya mengajukan pelatihan untuk 50 anggota. namun karena pertimbangan protokol kesehatan dan anggaran yang telah ditetapkan, maka pada tahap awal, pelatihan diberikan untuk 25 anggota.

“Sebenarnya ada 50 orang yang kita ajukan, tapi terbatas anggaran kita ajukan 25 dulu. Nanti kita akan buat program lagi bagi yang belum,” tandasnya.

Pewarta : M. Ubaidillah

MALANG – Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) cabang Kabupaten Malang menggelar pelatihan pijat untuk meningkatkan kualitas para anggotanya bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, Selasa (6/4) hingga hari ini Rabu (7/4).

Imam Syafii Sekretaris Pertuni Kabupaten Malang mengatakan, pelatihan tersebut diikuti oleh 25 orang penyandang tuna netra. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan ketrampilan memijat para anggota Pertuni, sehingga diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada pasien mereka.

“Pelatihan ini digelar karena muncul dari keresahan teman-teman dikala pandemi yang mulai mengalami penurunan pendapatan. Selain itu pelatihan ini juga untuk menambah ilmu pijat bukan hanya pijat penyegaran tapi juga pijat penyembuhan,” jelasnya.

Dalam acara yang didukung Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang tersebut, Pertuni sejatinya mengajukan pelatihan untuk 50 anggota. namun karena pertimbangan protokol kesehatan dan anggaran yang telah ditetapkan, maka pada tahap awal, pelatihan diberikan untuk 25 anggota.

“Sebenarnya ada 50 orang yang kita ajukan, tapi terbatas anggaran kita ajukan 25 dulu. Nanti kita akan buat program lagi bagi yang belum,” tandasnya.

Pewarta : M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru