alexametrics
24C
Malang
Sunday, 18 April 2021

Warga Ngenep Nikmati Pengobatan Gratis dari Malang Health Community

KABUPATEN – Aksi kepedulian Malang Health Community (MHC) terhadap pelayanan kesehatan masyarakat kurang mampu di Malang Raya terus berlanjut. Usai MHC menggelar bakti sosial (baksos) di Kecamatan Dau pada Jumat lalu (2/4), giliran kemarin (7/4) di Perum Bumi Perkasa blok Q8, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso. Ada 48 warga yang menerima baksos pengobatan gratis ini.

Seorang anak yang nampak tenang di cek tensinya oleh dokter dari NUMSA pada kemarin (7/4) (Aditya / Radar Malang)

MHC merupakan gabungan dari sejumlah pihak yang peduli terhadap kesehatan warga Malang Raya, yakni Rumah Sakit Islam Universitas Islam Malang (RSI Unisma), Jawa Pos Radar Malang, Rumah Sedekah Nahdlatul Ulama (RSNU), Nahdlatul Ulama Rescue (NUR), dan Nahdlatul Ulama Medical Student Association (NUMSA).

Pembina Rumah Sedekah NU Noor Shodiq Askandar SE MM mengatakan, pengobatan gratis ini sebagai bentuk pengabdian ke masyarakat. Acara ini merupakan rangkaian kedua setelah sebelumnya pada Jumat lalu juga dilakukan di Jalan Jetis, Sengkaling, Kecamatan Dau. Gus Shodiq–sapaan akrabnya– memberikan pengobatan tepatnya kepada 33 imam musala dan 15 anak yatim. Layanan pengobatan gratis yang disediakan bermacam-macam seperti, pengecekan tekanan darah, kolesterol, pernapasan, hingga pemberian obat dari resep yang diberikan.

Salah satu imam musholla yang sedang dicek tensinya oleh dokter dari NUMSA (Aditya / Radar Malang)

”Dengan ini kami harapkan semangat mereka layak diapresiasi dengan diberikan cek kesehatan secara gratis oleh tiga dokter yang hadir,” ujarnya. Wakil Rektor II Unisma itu juga menambahkan akan terus berinovasi dengan pemerataan kesehatan ke wilayah Malang Selatan. Misalnya di Kecamatan Donomulyo yang akan menjadi sasaran pemerataan kesehatan berikutnya. Tentang kapan akan terlaksana, dia menargetkan seusai Lebaran tahun ini. Tak hanya itu, pendidikan untuk anak-anak juga akan kembali digencarkan. Dia berharap anak yatim yang saat ini terdata dapat melanjutkan pendidikan hingga bangku kuliah.

 

Perwakilan Pemkab Malang Trilambang (tiga dari kiri) menyerahkan tanda peresmian rumah kepada Ketua Rumah Sedekah NU 2 Khafidz Murtaji.(Aditya / Radar Malang)

Sementara itu, Kepala Departemen Pengabdian Masyarakat (Pengmas) NUMSA Fachrudin Arrozaq mengatakan, acara ini sebagai momen pengenalan Rumah Sedekah NU ke-2. Jika dibanding sebelumnya, acara kali ini akan lebih mendekatkan NUMSA dengan para imam musala dan anak yatim. Terutama pendidikan terkait gizi yang harus dipenuhi saat usia anak-anak bahkan remaja. ”Ini menjadi momen berharga bagi kami untuk mengabdi ke masyarakat bahwa masih ada yang peduli dengan mereka,” katanya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir beberapa tamu undangan. Tamu itu antara lain Ketua Pengurus Cabang (PC) NU Kabupaten Malang dr Umar Usman, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Kesehatan NU dr Hardadi Airlangga, dan Perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang yang diwakili oleh Trilambang. Mereka menyaksikan jalannya acara hingga memberikan secara simbolis santunan kepada para peserta baksos. (adn/c1/mas)

KABUPATEN – Aksi kepedulian Malang Health Community (MHC) terhadap pelayanan kesehatan masyarakat kurang mampu di Malang Raya terus berlanjut. Usai MHC menggelar bakti sosial (baksos) di Kecamatan Dau pada Jumat lalu (2/4), giliran kemarin (7/4) di Perum Bumi Perkasa blok Q8, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso. Ada 48 warga yang menerima baksos pengobatan gratis ini.

Seorang anak yang nampak tenang di cek tensinya oleh dokter dari NUMSA pada kemarin (7/4) (Aditya / Radar Malang)

MHC merupakan gabungan dari sejumlah pihak yang peduli terhadap kesehatan warga Malang Raya, yakni Rumah Sakit Islam Universitas Islam Malang (RSI Unisma), Jawa Pos Radar Malang, Rumah Sedekah Nahdlatul Ulama (RSNU), Nahdlatul Ulama Rescue (NUR), dan Nahdlatul Ulama Medical Student Association (NUMSA).

Pembina Rumah Sedekah NU Noor Shodiq Askandar SE MM mengatakan, pengobatan gratis ini sebagai bentuk pengabdian ke masyarakat. Acara ini merupakan rangkaian kedua setelah sebelumnya pada Jumat lalu juga dilakukan di Jalan Jetis, Sengkaling, Kecamatan Dau. Gus Shodiq–sapaan akrabnya– memberikan pengobatan tepatnya kepada 33 imam musala dan 15 anak yatim. Layanan pengobatan gratis yang disediakan bermacam-macam seperti, pengecekan tekanan darah, kolesterol, pernapasan, hingga pemberian obat dari resep yang diberikan.

Salah satu imam musholla yang sedang dicek tensinya oleh dokter dari NUMSA (Aditya / Radar Malang)

”Dengan ini kami harapkan semangat mereka layak diapresiasi dengan diberikan cek kesehatan secara gratis oleh tiga dokter yang hadir,” ujarnya. Wakil Rektor II Unisma itu juga menambahkan akan terus berinovasi dengan pemerataan kesehatan ke wilayah Malang Selatan. Misalnya di Kecamatan Donomulyo yang akan menjadi sasaran pemerataan kesehatan berikutnya. Tentang kapan akan terlaksana, dia menargetkan seusai Lebaran tahun ini. Tak hanya itu, pendidikan untuk anak-anak juga akan kembali digencarkan. Dia berharap anak yatim yang saat ini terdata dapat melanjutkan pendidikan hingga bangku kuliah.

 

Perwakilan Pemkab Malang Trilambang (tiga dari kiri) menyerahkan tanda peresmian rumah kepada Ketua Rumah Sedekah NU 2 Khafidz Murtaji.(Aditya / Radar Malang)

Sementara itu, Kepala Departemen Pengabdian Masyarakat (Pengmas) NUMSA Fachrudin Arrozaq mengatakan, acara ini sebagai momen pengenalan Rumah Sedekah NU ke-2. Jika dibanding sebelumnya, acara kali ini akan lebih mendekatkan NUMSA dengan para imam musala dan anak yatim. Terutama pendidikan terkait gizi yang harus dipenuhi saat usia anak-anak bahkan remaja. ”Ini menjadi momen berharga bagi kami untuk mengabdi ke masyarakat bahwa masih ada yang peduli dengan mereka,” katanya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir beberapa tamu undangan. Tamu itu antara lain Ketua Pengurus Cabang (PC) NU Kabupaten Malang dr Umar Usman, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Kesehatan NU dr Hardadi Airlangga, dan Perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang yang diwakili oleh Trilambang. Mereka menyaksikan jalannya acara hingga memberikan secara simbolis santunan kepada para peserta baksos. (adn/c1/mas)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru