alexametrics
26.1 C
Malang
Tuesday, 22 June 2021

Daftar Empat Faskes Kabupaten Malang yang Layani Vaksin Gotong Royong

KEPANJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang telah menunjuk empat fasilitas kesehatan (faskes) untuk melayani vaksinasi Gotong Royong di Kabupaten Malang. Ini merupakan program vaksin gratis karena biayanya ditanggung oleh perusahaan. Sasaran vaksin ini adalah karyawan dan keluarganya yang belum mendapat vaksin dari pemerintah.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang drg Arbani Mukti Wibowo memaparkan, ke empat faskes tersebut adalah Rumah Sakit (RS) Wava Husada di Kecamatan Kepanjen, Klinik Cakra Husada di Kecamatan Turen, Klinik Nahdlatul Ulama di Kecamatan Pujon, dan Klinik di Kecamatan Ngantang.

”Dari keempat faskes yang telah kami tetapkan itu, tiga di antaranya adalah usulan dari Bio Farma. Sedangkan satunya usulan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Malang,” ujar Arbani Jumat (4/6) lalu.

Dia memastikan bahwa empat faskes yang ditunjuk itu sudah memenuhi standar. Baik dari segi fasilitas maupun SDM-nya. Pasca diusulkan sebagai faskes Vaksinasi Gotong Royong, dia mengatakan, selanjutnya dinkes akan memverifikasi. Setelah itu, baru diajukan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk penetapan sebagai vaksinator Gotong Royong.

Program vaksinasi di Kabupaten Malang sendiri, lanjut mantan Direktur RSUD Lawang itu, di sektor pelayan publik baru terealisasi sekitar 70 persen. ”Dengan adanya faskes yang sudah ditunjuk tersebut, kami harap persentasenya bisa terus naik,” kata pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Meski banyak petugas pelayanan publik dan pekerja industri yang belum divaksin, menurut Arbani, angka yang sudah menjalani vaksin lebih besar jika dibandingkan golongan lain, misalnya dari kalangan lanjut usia (lansia).

”Untuk itu kami akan jemput bola lewat tenaga kesehatan di puskesmas. Kami pastikan stok vaksin masih mencukupi,” beber pejabat yang mengawali karirnya sebagai dokter gigi itu. (fik/dan/rmc)

KEPANJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang telah menunjuk empat fasilitas kesehatan (faskes) untuk melayani vaksinasi Gotong Royong di Kabupaten Malang. Ini merupakan program vaksin gratis karena biayanya ditanggung oleh perusahaan. Sasaran vaksin ini adalah karyawan dan keluarganya yang belum mendapat vaksin dari pemerintah.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang drg Arbani Mukti Wibowo memaparkan, ke empat faskes tersebut adalah Rumah Sakit (RS) Wava Husada di Kecamatan Kepanjen, Klinik Cakra Husada di Kecamatan Turen, Klinik Nahdlatul Ulama di Kecamatan Pujon, dan Klinik di Kecamatan Ngantang.

”Dari keempat faskes yang telah kami tetapkan itu, tiga di antaranya adalah usulan dari Bio Farma. Sedangkan satunya usulan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Malang,” ujar Arbani Jumat (4/6) lalu.

Dia memastikan bahwa empat faskes yang ditunjuk itu sudah memenuhi standar. Baik dari segi fasilitas maupun SDM-nya. Pasca diusulkan sebagai faskes Vaksinasi Gotong Royong, dia mengatakan, selanjutnya dinkes akan memverifikasi. Setelah itu, baru diajukan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk penetapan sebagai vaksinator Gotong Royong.

Program vaksinasi di Kabupaten Malang sendiri, lanjut mantan Direktur RSUD Lawang itu, di sektor pelayan publik baru terealisasi sekitar 70 persen. ”Dengan adanya faskes yang sudah ditunjuk tersebut, kami harap persentasenya bisa terus naik,” kata pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Meski banyak petugas pelayanan publik dan pekerja industri yang belum divaksin, menurut Arbani, angka yang sudah menjalani vaksin lebih besar jika dibandingkan golongan lain, misalnya dari kalangan lanjut usia (lansia).

”Untuk itu kami akan jemput bola lewat tenaga kesehatan di puskesmas. Kami pastikan stok vaksin masih mencukupi,” beber pejabat yang mengawali karirnya sebagai dokter gigi itu. (fik/dan/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru