alexametrics
24.1 C
Malang
Tuesday, 15 June 2021

Hari Pertama Dibuka, Disparbud Pastikan Pengelola Patuhi Prokes

KABUPATEN – Hari pertama pembukaan destinasi wisata di Kabupaten Malang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (disparbud) Kabupaten Malang meninjau beberapa lokasi di Malang Selatan. Kepala Disparbud Kabupaten Malang Dr Made Arya Wedanthara menuturkan, pihaknya ingin memastikan bahwa pengelola maupun pengunjung di pesisir Malang Selatan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Hal ini guna mencegah dan mengantisipasi agar tidak muncul klaster baru yang berasal dari destinasi wisata di kabupaten.
“Aman terkendali, pengunjung relatif sepi,” kata Made di sela kunjungannya ke Pantai Kondang Merak, Sabtu (15/5).
Bapak tiga anak itu memastikan, secara garis besar para pengelola wisata sudah mematuhi kebijakan guna mencegah penyebaran virus Covid-19. “Mulai dari termogun, penyemprotan (disinfektan), serta imbauan jaga jarak sudah dilakukan,” tambah Made.

Kadisparbud Kabupaten Malang Dr Made Arya Wedanthara (lima dari kanan) meninjau destinasi Pantai Kondang Iwak, Sabtu (15/5). (Ist)

Selain meninjau Pantai Kondang Merak, di kesempatan yang sama Made juga memantau kondisi di Pantai Balekambang dan Pantai Goa China. Dalam monitoring itu, Disparbud bersama dengan tim Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, Polair Polres Malang, serta petugas polsek dan koramil setempat, serta tim pengelola. Termasuk Kepala UPT Bapenda wilayah Pagak serta Turen. “Kami harus memastikan bahwa tempat-tempat wisata  telah menerapkan standart prokes dengan benar. Jangan sampai menjadi klaster baru,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Bapenda Kabupaten Malang itu.
Di hari perdana setelah ditutup selama dua hari Lebaran kemarin, menurut Made, jumlah kunjungan wisatawan belum mengalami lonjakan. Bahkan masih relatif sepi. “Target pasti menurun,” ujarnya. Meski begitu, persiapan menyambut arus liburan, terutama turis lokal, tetap dilakukan.
Selain itu, bertempat di UPT Bapenda Pagak, Made juga memberikan arahan kepada para petugas untuk mengecek pendapatan pajak di destinasi pantai. “Untuk hiburan masih memenuhi target, karena memang sedang diterapkan pembatasan berkumpul,” sambung Made. (iik)
KABUPATEN – Hari pertama pembukaan destinasi wisata di Kabupaten Malang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (disparbud) Kabupaten Malang meninjau beberapa lokasi di Malang Selatan. Kepala Disparbud Kabupaten Malang Dr Made Arya Wedanthara menuturkan, pihaknya ingin memastikan bahwa pengelola maupun pengunjung di pesisir Malang Selatan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Hal ini guna mencegah dan mengantisipasi agar tidak muncul klaster baru yang berasal dari destinasi wisata di kabupaten.
“Aman terkendali, pengunjung relatif sepi,” kata Made di sela kunjungannya ke Pantai Kondang Merak, Sabtu (15/5).
Bapak tiga anak itu memastikan, secara garis besar para pengelola wisata sudah mematuhi kebijakan guna mencegah penyebaran virus Covid-19. “Mulai dari termogun, penyemprotan (disinfektan), serta imbauan jaga jarak sudah dilakukan,” tambah Made.

Kadisparbud Kabupaten Malang Dr Made Arya Wedanthara (lima dari kanan) meninjau destinasi Pantai Kondang Iwak, Sabtu (15/5). (Ist)

Selain meninjau Pantai Kondang Merak, di kesempatan yang sama Made juga memantau kondisi di Pantai Balekambang dan Pantai Goa China. Dalam monitoring itu, Disparbud bersama dengan tim Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, Polair Polres Malang, serta petugas polsek dan koramil setempat, serta tim pengelola. Termasuk Kepala UPT Bapenda wilayah Pagak serta Turen. “Kami harus memastikan bahwa tempat-tempat wisata  telah menerapkan standart prokes dengan benar. Jangan sampai menjadi klaster baru,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Bapenda Kabupaten Malang itu.
Di hari perdana setelah ditutup selama dua hari Lebaran kemarin, menurut Made, jumlah kunjungan wisatawan belum mengalami lonjakan. Bahkan masih relatif sepi. “Target pasti menurun,” ujarnya. Meski begitu, persiapan menyambut arus liburan, terutama turis lokal, tetap dilakukan.
Selain itu, bertempat di UPT Bapenda Pagak, Made juga memberikan arahan kepada para petugas untuk mengecek pendapatan pajak di destinasi pantai. “Untuk hiburan masih memenuhi target, karena memang sedang diterapkan pembatasan berkumpul,” sambung Made. (iik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru