alexametrics
28C
Malang
Monday, 19 April 2021

PPKM Mikro, BOR Covid-19 di Kabupaten Malang Sentuh Rasio 40 Persen

MALANG – Penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang diklaim mengalami penurunan signifikan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Penurunan itu terlihat dari menyusutnya jumlah pasien yang melakukan isolasi mandiri maupun yang dirawat di rumah sakit rujukan.

“Kurang lebih sudah 6 minggu sejak PPKM berlangsung mulai dari tahap awal sampai skala mikro, kasus aktif covid-19 menurun. Baik yang isolasi mandiri maupun di Rumah Sakit rujukan,” jelas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo, Kamis (18/2).

Berdasarkan data Dinkes Kabupaten Malang, saat ini Bed Occupancy Rate (BOR) atau rasio keterisian tempat tidur rumah sakit berada di angka 40. Padahal, sebelum PPKM Mikro, BOR bisa di angka 85 hingga 90 persen.

“Saat PPKM BOR bisa diantara 49-52 persen dari total bed 300 unit yang tersebar di 9 rumah sakit rujukan COvid-19,” ujarnya.

Ia menerangkan, jika jumlah keterisian bed untuk pasien Covid-19 sudah menyentuh angka 65 persen, maka Satgas Covid-19 dan para nakes harus mulai waspada. Jika sampai menyentuh angka 70 persen, maka daerah yang bersangkutan harus bersiap untuk menambah bed lagi.

“52 persen itu yang terpakai, kalau jumlahnya mencapai 65 persen kita harus waspada. Jika sudah mencapai di angka 70 persen kita harus segera menambah bed untuk pasien Covid-19,” terangnya.

Pewarta : M. Ubaidillah

MALANG – Penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang diklaim mengalami penurunan signifikan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Penurunan itu terlihat dari menyusutnya jumlah pasien yang melakukan isolasi mandiri maupun yang dirawat di rumah sakit rujukan.

“Kurang lebih sudah 6 minggu sejak PPKM berlangsung mulai dari tahap awal sampai skala mikro, kasus aktif covid-19 menurun. Baik yang isolasi mandiri maupun di Rumah Sakit rujukan,” jelas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo, Kamis (18/2).

Berdasarkan data Dinkes Kabupaten Malang, saat ini Bed Occupancy Rate (BOR) atau rasio keterisian tempat tidur rumah sakit berada di angka 40. Padahal, sebelum PPKM Mikro, BOR bisa di angka 85 hingga 90 persen.

“Saat PPKM BOR bisa diantara 49-52 persen dari total bed 300 unit yang tersebar di 9 rumah sakit rujukan COvid-19,” ujarnya.

Ia menerangkan, jika jumlah keterisian bed untuk pasien Covid-19 sudah menyentuh angka 65 persen, maka Satgas Covid-19 dan para nakes harus mulai waspada. Jika sampai menyentuh angka 70 persen, maka daerah yang bersangkutan harus bersiap untuk menambah bed lagi.

“52 persen itu yang terpakai, kalau jumlahnya mencapai 65 persen kita harus waspada. Jika sudah mencapai di angka 70 persen kita harus segera menambah bed untuk pasien Covid-19,” terangnya.

Pewarta : M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru