alexametrics
24.1 C
Malang
Thursday, 21 October 2021

Viral! Masih PPKM Level 3, Wali Kota Malang Gowes Ke Kondang Merak

MALANG KOTA – Lini masa Facebook tengah dihebohkan dengan foto-foto Wali Kota Malang Sutiaji bersama rombongan berwisata ke Kondang Merak di tengah pemberlakuan PPKM, Minggu (19/9). Dalam foto-foto yang beredar, Sutiaji bersama rombongan yang membawa sepeda gowes, tampak masuk ke Pantai Kondang Merak yang yang jelas-jelas masih ditutup untuk umum karena belum mendapatkan izin beroperasi selama pemberlakuan PPKM level 3.

“Minggu 19 September 2021, Jam 10.00 pagi, sejumlah pejabat Kota Malang, di hari libur. Menggunakan kendaraan pelat merah, menerobos masuk ke tempat wisata di Kabupaten Malang.  Ada kurang lebih 50 orang rombongan yang datang dan melanggar aturan penutupan tempat,” ujar Zulham Mubarak, salah satu warga Kabupaten Malang dalam postingan media sosial Facebooknya.

Zulham menyayangkan aksi Sutiaji bersama jajaran yang nekat menerobos kawasan wisata pantai meskipun sudah ditutup. Dia menambahkan, ketika para warga harus mematuhi peraturan pembatasan selama PPKM, malah justru pejabat yang tidak mematuhi aturan tersebut.

“Bukankah ini di luar jam dinas? bukankah anda semua yang selama ini atas nama aturan membatasi aktivitas banyak warga Kota Malang atas nama PPKM, lalu apakah boleh sebagai pejabat anda melanggar aturan PPKM di wilayah tetangga?” tanyanya.

Bahkan, Zulham ingin kasus tersebut dapat diproses dengan hukum yang berlaku. Karena dia menginginkan, hukum yang tegas tak pandang bulu. Dirinya ingin hukum tidak tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

“Tolong Pak Bupati, perilaku Pak Walikota dan jajaran pejabatnya itu diingatkan. Apa PPKM hanya berlaku bagi rakyat kecil saja? Pak Kapolres Kabupaten Malang, denger-dengar ada ancaman Pidana bagi penerobos PPKM,” tegasnya.

“Tolong diproses pelanggaran pidana Pak Walikota Malang dan jajarannya itu sebagai contoh bahwa hukum tidak hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” pinta Zulham.

Sementara itu, postingan Zulham Mubarak pun menuai reaksi dari warganet.

“Kawal terus Zulham Mubarak, nek gak diviralkan jadi tuman, plat abang kok gawe liburan” tulis akun @erichrahmadsaufi

“Saya yakin ujung-ujungnya klarifikasi minta maaf (khilaf) yang berakhir damai. tanpa sanksi yang berlaku seperti sanksi hukum masyarakat kecil. yakin lah itu bro zulham mubarak,” tulis akun @ridhoalvin.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada statemet resmi dari Pemkot Malang terkait peristiwa tersebut.

Pewarta: Andika Satria Perdana

MALANG KOTA – Lini masa Facebook tengah dihebohkan dengan foto-foto Wali Kota Malang Sutiaji bersama rombongan berwisata ke Kondang Merak di tengah pemberlakuan PPKM, Minggu (19/9). Dalam foto-foto yang beredar, Sutiaji bersama rombongan yang membawa sepeda gowes, tampak masuk ke Pantai Kondang Merak yang yang jelas-jelas masih ditutup untuk umum karena belum mendapatkan izin beroperasi selama pemberlakuan PPKM level 3.

“Minggu 19 September 2021, Jam 10.00 pagi, sejumlah pejabat Kota Malang, di hari libur. Menggunakan kendaraan pelat merah, menerobos masuk ke tempat wisata di Kabupaten Malang.  Ada kurang lebih 50 orang rombongan yang datang dan melanggar aturan penutupan tempat,” ujar Zulham Mubarak, salah satu warga Kabupaten Malang dalam postingan media sosial Facebooknya.

Zulham menyayangkan aksi Sutiaji bersama jajaran yang nekat menerobos kawasan wisata pantai meskipun sudah ditutup. Dia menambahkan, ketika para warga harus mematuhi peraturan pembatasan selama PPKM, malah justru pejabat yang tidak mematuhi aturan tersebut.

“Bukankah ini di luar jam dinas? bukankah anda semua yang selama ini atas nama aturan membatasi aktivitas banyak warga Kota Malang atas nama PPKM, lalu apakah boleh sebagai pejabat anda melanggar aturan PPKM di wilayah tetangga?” tanyanya.

Bahkan, Zulham ingin kasus tersebut dapat diproses dengan hukum yang berlaku. Karena dia menginginkan, hukum yang tegas tak pandang bulu. Dirinya ingin hukum tidak tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

“Tolong Pak Bupati, perilaku Pak Walikota dan jajaran pejabatnya itu diingatkan. Apa PPKM hanya berlaku bagi rakyat kecil saja? Pak Kapolres Kabupaten Malang, denger-dengar ada ancaman Pidana bagi penerobos PPKM,” tegasnya.

“Tolong diproses pelanggaran pidana Pak Walikota Malang dan jajarannya itu sebagai contoh bahwa hukum tidak hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” pinta Zulham.

Sementara itu, postingan Zulham Mubarak pun menuai reaksi dari warganet.

“Kawal terus Zulham Mubarak, nek gak diviralkan jadi tuman, plat abang kok gawe liburan” tulis akun @erichrahmadsaufi

“Saya yakin ujung-ujungnya klarifikasi minta maaf (khilaf) yang berakhir damai. tanpa sanksi yang berlaku seperti sanksi hukum masyarakat kecil. yakin lah itu bro zulham mubarak,” tulis akun @ridhoalvin.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada statemet resmi dari Pemkot Malang terkait peristiwa tersebut.

Pewarta: Andika Satria Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru