alexametrics
25.1 C
Malang
Sunday, 25 July 2021

Warga Antre Tiga Jam Demi Isi Ulang Tabung Oksigen

MALANG – Antrean panjang pengisian tabung oksigen masih terjadi di Erka Jaya Gas yang berlokasi di Jalan Industri Wendit Barat Desa Mangliawan Kecamatan Pakis, Kamis pagi (22/7). Warga bahkan rela antri berjam-jam untuk mengisi ulang tabung oksigen yang rata-rata didominasi ukuran 1m³ dan 6m³.

Salah seorang pelanggan yang sedang mengantri Abdul, menuturkan dirinya mulai mengantre sejak pukul 08.00 WIB. Dia mengantre isi ulang oksigen untuk saudaranya yang sedang menjalani isolasi mandiri.

“Saya mulai mengantre jam 08.00 tadi, sekarang sudah jam 11.00 masih belum selesai. Bisa dilihat, masih banyak juga yang ngantre dari tadi,” ucap warga Kota Batu itu.

Abdul menambahkan, dia rela menempuh perjalanan jauh menuju Pakis, Kabupaten Malang, dikarenakan stasiun pengisian oksigen di Kota Batu kehabisan stok.

“Dari Batu banyak, Ngantang juga ada. Tadi saya di Batu nyari tidak ada. Jadi ya ke sini jauh-jauh untuk nyari oksigen. Kebetulan di sini masih barusan diisi,” imbuh dia.

Sementara itu, salah satu warga lainnya, Mahmud mengatakan dirinya memilih untuk menyebar beberapa tabung oksigen yang ia miliki. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat pengisian tabung oksigen yang dibutuhkan.

“Tabung yang satu saya taruh di Lowokwaru, karena kalau bawa banyak mendingan disebar. Di sini sebenarnya cepat, tapi akhir-akhir ini antrenya tidak seperti biasa,” tuturnya.

Dia memperkirakan akan menunggu selama empat jam hingga tabung oksigen miliknya terisi. Mahmud mengaku hal tersebut sudah biasa dilakukan ketika terjadi permintaan oksigen yang tinggi.

“Saya ini baru datang pukul 10.00 WIB, mungkin nanti baru selesai jam 2 siang. Ya sudah lah dijalani saja, karena memang antreannya banyak sekali,” pungkas dia.

Pewarta: Andika Satria Perdana

MALANG – Antrean panjang pengisian tabung oksigen masih terjadi di Erka Jaya Gas yang berlokasi di Jalan Industri Wendit Barat Desa Mangliawan Kecamatan Pakis, Kamis pagi (22/7). Warga bahkan rela antri berjam-jam untuk mengisi ulang tabung oksigen yang rata-rata didominasi ukuran 1m³ dan 6m³.

Salah seorang pelanggan yang sedang mengantri Abdul, menuturkan dirinya mulai mengantre sejak pukul 08.00 WIB. Dia mengantre isi ulang oksigen untuk saudaranya yang sedang menjalani isolasi mandiri.

“Saya mulai mengantre jam 08.00 tadi, sekarang sudah jam 11.00 masih belum selesai. Bisa dilihat, masih banyak juga yang ngantre dari tadi,” ucap warga Kota Batu itu.

Abdul menambahkan, dia rela menempuh perjalanan jauh menuju Pakis, Kabupaten Malang, dikarenakan stasiun pengisian oksigen di Kota Batu kehabisan stok.

“Dari Batu banyak, Ngantang juga ada. Tadi saya di Batu nyari tidak ada. Jadi ya ke sini jauh-jauh untuk nyari oksigen. Kebetulan di sini masih barusan diisi,” imbuh dia.

Sementara itu, salah satu warga lainnya, Mahmud mengatakan dirinya memilih untuk menyebar beberapa tabung oksigen yang ia miliki. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat pengisian tabung oksigen yang dibutuhkan.

“Tabung yang satu saya taruh di Lowokwaru, karena kalau bawa banyak mendingan disebar. Di sini sebenarnya cepat, tapi akhir-akhir ini antrenya tidak seperti biasa,” tuturnya.

Dia memperkirakan akan menunggu selama empat jam hingga tabung oksigen miliknya terisi. Mahmud mengaku hal tersebut sudah biasa dilakukan ketika terjadi permintaan oksigen yang tinggi.

“Saya ini baru datang pukul 10.00 WIB, mungkin nanti baru selesai jam 2 siang. Ya sudah lah dijalani saja, karena memang antreannya banyak sekali,” pungkas dia.

Pewarta: Andika Satria Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru