alexametrics
26.1 C
Malang
Wednesday, 1 December 2021

Pergi Pamit Mancing, Pulang Tinggal Nama

KABUPATEN– Malang benar nasib Malek, 71, warga Jalan Kalinyamat, RT 09/RW 03 Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Maksud hati ingin menyalurkan hobi memancing di Dusun Kecopokan, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung,  ternyata ajal menjemputnya. Dia dikabarkan hilang sejak Selasa sore. Namun jasadnya baru ditemukan kemarin. Dia meninggal setelah tenggelam di waduk area pemancingan tersebut.  Jenazahnya ditemukan mengambang di area pemancingan Sungai Brantas Dusun Kecopokan.

Menurut Prasetyo, Kabid Ops SAR Kanjuruhan, jasad Malek ditemukan sekitar pukul 12.00. “Saat saya meluncur ke TKP, dia (Malek) masih berada di tengah sungai dengan keadaan mengambang. Laporannya datang dari warga yang lagi mancing di sekitar Sungai Brantas ini,” ucap Prasetyo.

Proses evakuasi butuh waktu sekitar satu setengah jam. Sebelumnya banyak warga yang tidak berani menolong. Mereka lebih memilih menunggu tim SAR atau polisi datang. Sosok kakek tua itu ditemukan dalam kondisi tengkurap.

Kapolsek Sumberpucung AKP Effendi Budi Wibowo menyebut,  laporan ada warga tenggelam sudah kemarin sore. Tapi namanya tidak dicatat. Jadi tidak jelas identitasnya. “Kemudian tadi ada laporan penemuan jenazah, kami langsung meluncur ke sini. Jasadnya ditemukan di tengah-tengah sungai yang penuh sampah,” ungkap Effendi.

Setelah dilakukan evakuasi, jenazah Malek dibawa ke RSSA. Tim PMI Kabupaten Malang pun turut membawa jenazah. Tepat pukul 14.15 relawan PMI segera mengantar jenazah Malek.“Dugaan sementara dari kami saat korban mancing, dia terbawa arus sungai saat kondisi hujan sedang deras,” tutup Effendi. (nj2/abm,)

KABUPATEN– Malang benar nasib Malek, 71, warga Jalan Kalinyamat, RT 09/RW 03 Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Maksud hati ingin menyalurkan hobi memancing di Dusun Kecopokan, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung,  ternyata ajal menjemputnya. Dia dikabarkan hilang sejak Selasa sore. Namun jasadnya baru ditemukan kemarin. Dia meninggal setelah tenggelam di waduk area pemancingan tersebut.  Jenazahnya ditemukan mengambang di area pemancingan Sungai Brantas Dusun Kecopokan.

Menurut Prasetyo, Kabid Ops SAR Kanjuruhan, jasad Malek ditemukan sekitar pukul 12.00. “Saat saya meluncur ke TKP, dia (Malek) masih berada di tengah sungai dengan keadaan mengambang. Laporannya datang dari warga yang lagi mancing di sekitar Sungai Brantas ini,” ucap Prasetyo.

Proses evakuasi butuh waktu sekitar satu setengah jam. Sebelumnya banyak warga yang tidak berani menolong. Mereka lebih memilih menunggu tim SAR atau polisi datang. Sosok kakek tua itu ditemukan dalam kondisi tengkurap.

Kapolsek Sumberpucung AKP Effendi Budi Wibowo menyebut,  laporan ada warga tenggelam sudah kemarin sore. Tapi namanya tidak dicatat. Jadi tidak jelas identitasnya. “Kemudian tadi ada laporan penemuan jenazah, kami langsung meluncur ke sini. Jasadnya ditemukan di tengah-tengah sungai yang penuh sampah,” ungkap Effendi.

Setelah dilakukan evakuasi, jenazah Malek dibawa ke RSSA. Tim PMI Kabupaten Malang pun turut membawa jenazah. Tepat pukul 14.15 relawan PMI segera mengantar jenazah Malek.“Dugaan sementara dari kami saat korban mancing, dia terbawa arus sungai saat kondisi hujan sedang deras,” tutup Effendi. (nj2/abm,)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru