alexametrics
25.6 C
Malang
Thursday, 26 May 2022

Vaksinasi Tahap Kedua Kota Batu Sentuh 51 Persen

KOTA BATU — Penyuntikan dosis pertama vaksin tahap dua di Kota Batu sudah mencapai 51,58 persen. Jumlah ini menempati urutan ke tujuh dari 38 kota/kabupaten di Provinsi Jatim.

Kota Batu berada di bawah Kota Surabaya, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Gresik, Kediri, Madiun dan Tulungagung. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu dr Susan Indahwati menyampaikan, layanan vaksin di Kota Batu tetap dilakukan meski hari Sabtu (libur).

Susan menyebut, capaian ini juga tak lepas dari peran serta organisasi perangkat daerah (OPD) lain. Karena pihaknya bekerjasama OPD terkait saat akan menjalankan vaksinasi petugas layanan publik ini.

”Kami melibatkan Kesbangpol, Bagian Organisasi dan beberapa OPD lain,” terangnya.

Lebih lanjut, OPD tersebut ini ikut serta dalam sosialisasi dan menggerakkan masyarakat yang mendapatkan jatah vaksin. Misalnya, vaksin untuk ormas di Kota Batu.

”Kami minta tolong dengan Kesbangpol untuk pendataan dan pelaksanannya,” jelas perempuan yang tinggal di Kota Malang ini.

Seperti diketahui, vaksinasi tahap II ini diperuntukkan kepada petugas pelayanan publik. Yaitu petugas TNI, Polri, DPRD, ASN, Kejaksaan, lapas, kecamatan, kelurahan/desa, BUMN, PLN, satpam, pegawai bank, koperasi, BNN, KUA, takmir/pelayan rumah ibadah, PDAM, Tagana, SAR, tokoh agama, tempat pariwisata, perhotelan, restoran, perpajakan, statistik, ojek online, jurnalis dan pekerjaan lain yang sekiranya dalam pekerjaannya banyak berhubungan dengan masyarakat umum. Sedangkan, jumlah peserta vaksin tahap II ini mencapai sekitar 6000 orang.

Pewarta: Imam N

KOTA BATU — Penyuntikan dosis pertama vaksin tahap dua di Kota Batu sudah mencapai 51,58 persen. Jumlah ini menempati urutan ke tujuh dari 38 kota/kabupaten di Provinsi Jatim.

Kota Batu berada di bawah Kota Surabaya, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Gresik, Kediri, Madiun dan Tulungagung. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu dr Susan Indahwati menyampaikan, layanan vaksin di Kota Batu tetap dilakukan meski hari Sabtu (libur).

Susan menyebut, capaian ini juga tak lepas dari peran serta organisasi perangkat daerah (OPD) lain. Karena pihaknya bekerjasama OPD terkait saat akan menjalankan vaksinasi petugas layanan publik ini.

”Kami melibatkan Kesbangpol, Bagian Organisasi dan beberapa OPD lain,” terangnya.

Lebih lanjut, OPD tersebut ini ikut serta dalam sosialisasi dan menggerakkan masyarakat yang mendapatkan jatah vaksin. Misalnya, vaksin untuk ormas di Kota Batu.

”Kami minta tolong dengan Kesbangpol untuk pendataan dan pelaksanannya,” jelas perempuan yang tinggal di Kota Malang ini.

Seperti diketahui, vaksinasi tahap II ini diperuntukkan kepada petugas pelayanan publik. Yaitu petugas TNI, Polri, DPRD, ASN, Kejaksaan, lapas, kecamatan, kelurahan/desa, BUMN, PLN, satpam, pegawai bank, koperasi, BNN, KUA, takmir/pelayan rumah ibadah, PDAM, Tagana, SAR, tokoh agama, tempat pariwisata, perhotelan, restoran, perpajakan, statistik, ojek online, jurnalis dan pekerjaan lain yang sekiranya dalam pekerjaannya banyak berhubungan dengan masyarakat umum. Sedangkan, jumlah peserta vaksin tahap II ini mencapai sekitar 6000 orang.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/