alexametrics
21 C
Malang
Wednesday, 10 August 2022

Bangun Pasar Wisata, Selecta Gelontor Rp 15 M

BUMIAJI – Destinasi legendaris Selecta bersiap bangkit dengan membangun pasar wisata yang lebih keren. Tak tanggung-tanggung Selecta akan menggelontorkan dana sebesar Rp 15 miliar untuk revitalisasi keseluruhan pasar.

”Sebenarnya pembangunan ini sudah kami cicil. Karena kita sudah melakukan DP baja sekitar Rp 1 miliar. Tapi kalau diteruskan pada tahun ini saya rasa masih sulit. Karena keuangan kita juga masih belum stabil,” ucap Direktur PT Selecta Pramono.

Dalam pembangunannya nanti, pasar wisata tak akan bertolak dari lokasinya saat ini. Hanya saja pasar nanti akan tampil dengan wajah bangunan yang baru. Di dalamnya akan menghimpun para pedagang buah, oleholeh, bunga, hingga aneka makanan dan minuman.

”Sementara ini kita fokus pada pembenahan sarana dan prasarana. Karena masih banyak toilet yang alat air panasnya rusak butuh diganti. Lalu kita juga sedang membangun aquarium raksasa di bagian depan sebagai identitas dan daya tarik,” seru dia.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Selecta Dwi Nawangwulan menjelaskan bahwa laba bersih PT Selecta pada 2021 sebesar Rp 666 juta. Hal itu patut disyukuri lantaran pada 2021 sempat ada penutupan total. Serta anak usia di bawah 12 tahun ke bawah juga tak boleh mendatangi area wisata.

Dari laba bersih tersebut pada 2021 kita menarik wisatawan sebanyak 270 ribu orang. Kalau dibandingkan 2020 memang lebih sedikit, totalnya 460 ribu orang. Lalu di tahun 2019 lebih banyak lagi 1,4 juta,” tutur Dwi.

Pada tahun ini jika kondisi membaik Selecta memprediksi bisa menaikkan pengunjung bisa kembali seperti 2019. Lantaran pengunjung harian saat ini sebanyak 1.000-2.000. Bahkan jika menginjak long weekend 5.000 per hari. (fif/lid)

BUMIAJI – Destinasi legendaris Selecta bersiap bangkit dengan membangun pasar wisata yang lebih keren. Tak tanggung-tanggung Selecta akan menggelontorkan dana sebesar Rp 15 miliar untuk revitalisasi keseluruhan pasar.

”Sebenarnya pembangunan ini sudah kami cicil. Karena kita sudah melakukan DP baja sekitar Rp 1 miliar. Tapi kalau diteruskan pada tahun ini saya rasa masih sulit. Karena keuangan kita juga masih belum stabil,” ucap Direktur PT Selecta Pramono.

Dalam pembangunannya nanti, pasar wisata tak akan bertolak dari lokasinya saat ini. Hanya saja pasar nanti akan tampil dengan wajah bangunan yang baru. Di dalamnya akan menghimpun para pedagang buah, oleholeh, bunga, hingga aneka makanan dan minuman.

”Sementara ini kita fokus pada pembenahan sarana dan prasarana. Karena masih banyak toilet yang alat air panasnya rusak butuh diganti. Lalu kita juga sedang membangun aquarium raksasa di bagian depan sebagai identitas dan daya tarik,” seru dia.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Selecta Dwi Nawangwulan menjelaskan bahwa laba bersih PT Selecta pada 2021 sebesar Rp 666 juta. Hal itu patut disyukuri lantaran pada 2021 sempat ada penutupan total. Serta anak usia di bawah 12 tahun ke bawah juga tak boleh mendatangi area wisata.

Dari laba bersih tersebut pada 2021 kita menarik wisatawan sebanyak 270 ribu orang. Kalau dibandingkan 2020 memang lebih sedikit, totalnya 460 ribu orang. Lalu di tahun 2019 lebih banyak lagi 1,4 juta,” tutur Dwi.

Pada tahun ini jika kondisi membaik Selecta memprediksi bisa menaikkan pengunjung bisa kembali seperti 2019. Lantaran pengunjung harian saat ini sebanyak 1.000-2.000. Bahkan jika menginjak long weekend 5.000 per hari. (fif/lid)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/