alexametrics
18.6 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Awal Tahun, Tim Damkar Kota Batu Tangani Sarang Tawon hingga Longsor

KOTA BATU – Tugas personel damkar Dinas Penanggulangan Kebakaran Kota Batu cukup ’berwarna’. Di awal tahun 2021 mereka sudah sibuk. Seperti Jumat lalu (1/1), para personel melakukan penyemprotan tanah longsor di Jalan Raya Sumber Brantas. Sementara hari ini (2/2) mereka melakukan evakuasi sarang tawon di Kelurahan Sisir.

Komandan Regu Brama Fauzan mengatakan, kejadian tanah longsor terjadi sekitar pukul 16.40 setelah adanya pemberitahuan dari BPBD Kota Batu. Lalu sekitar pukul 17.00, 8 personel dengan 3 unit mobil damkar tiba di lokasi. “Kami langsung melakukan penyemprotan untuk membersihkan material longsor,” katanya.

Hari ini, pihaknya juga mendapatkan laporan untuk evakuasi sarang tawon di rumah Nurohman di Kelurahan Sisir. Posisi sarang tawon yang berada di dapur membuat proses evakuasi relatif mudah. “Biasanya kami evakuasi di atas plafon sehingga membutuhkan waktu yang lama,” katanya. Perlu diketahui, sepanjang tahun 2020 lalu pihaknya mengevakuasi sekitar 10 titik sarang tawon, khususnya tawon ndas.

Menurutnya, sejauh ini masyarakat Batu sudah memahami akan bahayanya tawon ndas. Sehingga, ketika mengetahui ada sarang tawon ndas bergegas melaporkan ke petugas damkar. “Jangan sekali-kali mengusik sarang tawon ndas, karena bisa mengakibatkan kematian ketika disengat kawanan tawon ndas,” imbaunya.

Pewarta : Nugraha Perdana

KOTA BATU – Tugas personel damkar Dinas Penanggulangan Kebakaran Kota Batu cukup ’berwarna’. Di awal tahun 2021 mereka sudah sibuk. Seperti Jumat lalu (1/1), para personel melakukan penyemprotan tanah longsor di Jalan Raya Sumber Brantas. Sementara hari ini (2/2) mereka melakukan evakuasi sarang tawon di Kelurahan Sisir.

Komandan Regu Brama Fauzan mengatakan, kejadian tanah longsor terjadi sekitar pukul 16.40 setelah adanya pemberitahuan dari BPBD Kota Batu. Lalu sekitar pukul 17.00, 8 personel dengan 3 unit mobil damkar tiba di lokasi. “Kami langsung melakukan penyemprotan untuk membersihkan material longsor,” katanya.

Hari ini, pihaknya juga mendapatkan laporan untuk evakuasi sarang tawon di rumah Nurohman di Kelurahan Sisir. Posisi sarang tawon yang berada di dapur membuat proses evakuasi relatif mudah. “Biasanya kami evakuasi di atas plafon sehingga membutuhkan waktu yang lama,” katanya. Perlu diketahui, sepanjang tahun 2020 lalu pihaknya mengevakuasi sekitar 10 titik sarang tawon, khususnya tawon ndas.

Menurutnya, sejauh ini masyarakat Batu sudah memahami akan bahayanya tawon ndas. Sehingga, ketika mengetahui ada sarang tawon ndas bergegas melaporkan ke petugas damkar. “Jangan sekali-kali mengusik sarang tawon ndas, karena bisa mengakibatkan kematian ketika disengat kawanan tawon ndas,” imbaunya.

Pewarta : Nugraha Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/