alexametrics
26.5 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Alarm Bencana Berbunyi 10 Kali, Belasan KK di Batu Dievakuasi

BATU – Beberapa warga yang tinggal di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji dievakuasi tadi malam (1/2). Salah satu penyebabnya adalah alarm peringatan bencana tanah longsor dini terus berbunyi dari sore hingga malam hari.
Total ada sekitar 10 kali alarm tersebutnya berbunyi. Alarm tersebut dipasang untuk mendeteksi dini terjadinya bencana, sehingga warga bisa menyelamatkan diri atau dievakuasi sebelum terjadi bencana. Langkah antisipasi ini diambil karena Dusun Brau, Desa Gunungsari masuk daerah langganan bencana tanah longsor saat musim hujan, karena berada di bukit gunung banyak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Agung Sedayu menjelaskan, total ada sekitar 11-15 KK yang dilakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman tadi malam. Namun, kepastian detailnya masih akan dilakukan kajian kembali hari ini.

“Sekitar 11 sampai 15 KK yang kami evakuasi tadi malam. Karena alarm dari sore terus berbunyi,” kata mantan Kabid Bina Marga Kota Batu ini, Selasa (2/2).

Dia menjelaskan, timnya saat ini sedang menuju lokasi untuk melakukan kajian dan pemetaan lokasi rawan longsor. “Tadi malam nggak bisa melakukan pemetaan karena kondisi nggak memungkinkan. Sekarang tim kami perjalanan ke sana,” jelas dia.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau kepada warga Kota Batu agar tetap waspada. Terutama yang tinggal di daerah perbukitan atau kaki pegunungan. “Terutama saat terjadi hujan harap lebih waspada,” ungkap dia.

Seperti diketahui, sejak awal tahun Kota Batu sudah terjadi puluhan bencana. Total ada lebih dari 40 kejadian bencana yang didominasi tanah longsor dan banjir. Karena geografis Kota Batu sebagian besar berupa perbukitan.

Pewarta: Imam N

BATU – Beberapa warga yang tinggal di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji dievakuasi tadi malam (1/2). Salah satu penyebabnya adalah alarm peringatan bencana tanah longsor dini terus berbunyi dari sore hingga malam hari.
Total ada sekitar 10 kali alarm tersebutnya berbunyi. Alarm tersebut dipasang untuk mendeteksi dini terjadinya bencana, sehingga warga bisa menyelamatkan diri atau dievakuasi sebelum terjadi bencana. Langkah antisipasi ini diambil karena Dusun Brau, Desa Gunungsari masuk daerah langganan bencana tanah longsor saat musim hujan, karena berada di bukit gunung banyak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Agung Sedayu menjelaskan, total ada sekitar 11-15 KK yang dilakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman tadi malam. Namun, kepastian detailnya masih akan dilakukan kajian kembali hari ini.

“Sekitar 11 sampai 15 KK yang kami evakuasi tadi malam. Karena alarm dari sore terus berbunyi,” kata mantan Kabid Bina Marga Kota Batu ini, Selasa (2/2).

Dia menjelaskan, timnya saat ini sedang menuju lokasi untuk melakukan kajian dan pemetaan lokasi rawan longsor. “Tadi malam nggak bisa melakukan pemetaan karena kondisi nggak memungkinkan. Sekarang tim kami perjalanan ke sana,” jelas dia.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau kepada warga Kota Batu agar tetap waspada. Terutama yang tinggal di daerah perbukitan atau kaki pegunungan. “Terutama saat terjadi hujan harap lebih waspada,” ungkap dia.

Seperti diketahui, sejak awal tahun Kota Batu sudah terjadi puluhan bencana. Total ada lebih dari 40 kejadian bencana yang didominasi tanah longsor dan banjir. Karena geografis Kota Batu sebagian besar berupa perbukitan.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/