alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Cegah Longsor, BPBD Kota Batu Pasang Terpal di Tebing Dusun Brau

KOTA BATU – Tim BPBD Kota Batu dan relawan menutupi tebing di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, dengan terpal hari ini(2/2). Penutupan dilakukan agar kejenuhan air di dalam tanah tidak semakin tinggi karena gempuran hujan. Langkah ini diambil sebagai salah satu upaya pencegahan bencana longsor.

Staf Seksi Rehabilitasi Rekonstruksi BPBD Kota Batu menyampaikan, total ada lima titik terpal yang dipasang tim BPBD dan relawan. Pemasangan ini dilakukan di titik yang sangat berpotensi terjadinya bencana longsor.

“Sebelum dipasang, kami lakukan kajian dulu. Dan sudah lima titik yang dipasang,” kata pria yang bekerja di Pemkot Batu sejak tahun 2005 ini.

Dia menjelaskan, rata-rata pemasangan tersebut di lahan bagian tebing. Sehingga, harapannya air hujan tidak meresap ke dalam tanah di tebing.

“Airnya dialirkan ke bagian lahan yang relatif aman dari longsor,” terang dia.

Lebih lanjut, pemasangan tersebut bisa terus bertambah titiknya. Hal ini disesuaikan kondisi lapangan. “Kalau jumlah titik rawannya bertambah, pemasangan terpalnya akan menyesuaikan,” jelas pria yang bekerja di Pemkot Batu sudah sekitar 16 tahun ini.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau kepada warga Brau agar tetap waspada. Sehingga, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan langsung siaga.

“Sebaiknya juga menghindari beraktivitas di dekat lokasi yang rawan longsor,” harap dia.

Pewarta: Imam N

KOTA BATU – Tim BPBD Kota Batu dan relawan menutupi tebing di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, dengan terpal hari ini(2/2). Penutupan dilakukan agar kejenuhan air di dalam tanah tidak semakin tinggi karena gempuran hujan. Langkah ini diambil sebagai salah satu upaya pencegahan bencana longsor.

Staf Seksi Rehabilitasi Rekonstruksi BPBD Kota Batu menyampaikan, total ada lima titik terpal yang dipasang tim BPBD dan relawan. Pemasangan ini dilakukan di titik yang sangat berpotensi terjadinya bencana longsor.

“Sebelum dipasang, kami lakukan kajian dulu. Dan sudah lima titik yang dipasang,” kata pria yang bekerja di Pemkot Batu sejak tahun 2005 ini.

Dia menjelaskan, rata-rata pemasangan tersebut di lahan bagian tebing. Sehingga, harapannya air hujan tidak meresap ke dalam tanah di tebing.

“Airnya dialirkan ke bagian lahan yang relatif aman dari longsor,” terang dia.

Lebih lanjut, pemasangan tersebut bisa terus bertambah titiknya. Hal ini disesuaikan kondisi lapangan. “Kalau jumlah titik rawannya bertambah, pemasangan terpalnya akan menyesuaikan,” jelas pria yang bekerja di Pemkot Batu sudah sekitar 16 tahun ini.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau kepada warga Brau agar tetap waspada. Sehingga, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan langsung siaga.

“Sebaiknya juga menghindari beraktivitas di dekat lokasi yang rawan longsor,” harap dia.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/