alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Wakil BPD Banten dan BPJS Kesehatan Jadi Duta Inklusi Keuangan Malang

KOTA BATU – Setelah melewati beberapa tahapan seleksi, pengumuman pemenang Duta Inklusi Keuangan Malang 2021 akhirnya diumumkan siang kemarin (2/11). Untuk kategori perbankan dimenangkan Laurencia Frisca Priandini, perwakilan dari perbankan BPD Banten. Sedangkan pemenang dari kategori non perbankan adalah Inas Pramitha Abdini Haq, perwakilan dari BPJS Kesehatan Malang.

Prosesi penyematan pemenang Duta Inklusi Keuangan Malang 2021 itu dihelat di Senyum World Hotel, Kota Batu. Prosesi itu sekaligus menjadi penanda puncak acara Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2021. Tiga kepada daerah di Malang raya turut hadir dalam kegiatan tersebut. Yakni Wali Kota Malang Sutiaji, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, dan Bupati Malang HM. Sanusi.

Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri mengatakan bila para pemenang Duta Inklusi Keuangan Malang itu akan mendapat sejumlah pekerjaan rumah (PR) baru. Salah satunya menjadi Brand Ambassador di Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Kota Malang. Durasinya selama setahun ke depan. ”Mereka akan menjadi duta kami di industri keuangan, khususnya di Malang raya, untuk membantu peningkatan literasi warga,” kata dia.

Salah satu contohnya menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan produk keuangan kepada anak muda. ”Mereka harus memberikan penjelasan dan mengedukasi tentang industri perbankan dan non perbankan, kami sudah bekali mereka (terkait pengetahuan itu),” imbuh Kasmuri.

Dia juga mengatakan bila inklusi keuangan sebenarnya adalah hal penting bagi masyarakat untuk mengakses ketersediaan lembaga jasa keuangan. Berdasarkan studi dari World Bank, dia menyebut ketika terjadi peningkatan inklusi keuangan, maka itu akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat. Seperti bertambahnya kesempatan kerja, dan menurunnya angka kemiskinan.

Sebagai penguat, Kasmuri juga melaporkan bila sampai September lalu, terjadi peningkatan kredit di Malang raya sebesar 3,74 persen. Angka itu tumbuh jauh lebih tinggi dari kondisi nasional. Lalu dana dari pihak ketiga yang dihimpun dari perbankan juga mencapai 10,44 persen. ”Itu menunjukkan aktivitas intermediasi perbankan ke masyarakat berjalan dengan baik,” jelas dia.

Sementara itu, Duta Inklusi Keuangan Malang 2021 kategori perbankan Laurencia Frisca Priandini mengaku tidak menyangka bisa terpilih dalam ajang tersebut. Dia berharap, ke depannya bisa ikut berperan dalam kegiatan OJK maupun FKIJK Kota Malang. Sesuai dengan amanah yang berikan. ”Mungkin kalau untuk sekarang ini belum bisa offline karena masih pandemi, nanti saya bisa maksimalkan (sosialisasi) di dunia digital,” kata dia.

Selama proses pemilihan Duta Inklusi Keuangan Malang 2021 itu, dia mengaku ada banyak hal yang menjadi pengalaman baru baginya. Terutama dalam hal manajemen waktu. ”Karena persiapan saya lakukan di luar jam kerja,” kata dia.

Senada dengannya, Duta Inklusi Keuangan Malang 2021 kategori non perbankan Inas Pramitha Abdini Haq mengaku senang karena memiliki pengalaman baru. Itu menjadi kesempatan emas baginya untuk terus belajar. ”Karena kami nanti akan bertemu dengan rekan-rekan dari instansi lain,” ungkapnya.

Ke depan, dia bersama dengan rekan-rekan duta inklusi keuangan lainnya akan bersama-sama mengedukasi masyarakat lewat berbagai platform. ”Mungkin bisa podcast atau media, intinya mengarahkan masyarakat agar bisa lebih paham terkait literasi keuangan,” kata duta perwakilan dari BPJS Kesehatan itu. (ulf/nug/by/rmc)

KOTA BATU – Setelah melewati beberapa tahapan seleksi, pengumuman pemenang Duta Inklusi Keuangan Malang 2021 akhirnya diumumkan siang kemarin (2/11). Untuk kategori perbankan dimenangkan Laurencia Frisca Priandini, perwakilan dari perbankan BPD Banten. Sedangkan pemenang dari kategori non perbankan adalah Inas Pramitha Abdini Haq, perwakilan dari BPJS Kesehatan Malang.

Prosesi penyematan pemenang Duta Inklusi Keuangan Malang 2021 itu dihelat di Senyum World Hotel, Kota Batu. Prosesi itu sekaligus menjadi penanda puncak acara Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2021. Tiga kepada daerah di Malang raya turut hadir dalam kegiatan tersebut. Yakni Wali Kota Malang Sutiaji, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, dan Bupati Malang HM. Sanusi.

Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri mengatakan bila para pemenang Duta Inklusi Keuangan Malang itu akan mendapat sejumlah pekerjaan rumah (PR) baru. Salah satunya menjadi Brand Ambassador di Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Kota Malang. Durasinya selama setahun ke depan. ”Mereka akan menjadi duta kami di industri keuangan, khususnya di Malang raya, untuk membantu peningkatan literasi warga,” kata dia.

Salah satu contohnya menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan produk keuangan kepada anak muda. ”Mereka harus memberikan penjelasan dan mengedukasi tentang industri perbankan dan non perbankan, kami sudah bekali mereka (terkait pengetahuan itu),” imbuh Kasmuri.

Dia juga mengatakan bila inklusi keuangan sebenarnya adalah hal penting bagi masyarakat untuk mengakses ketersediaan lembaga jasa keuangan. Berdasarkan studi dari World Bank, dia menyebut ketika terjadi peningkatan inklusi keuangan, maka itu akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat. Seperti bertambahnya kesempatan kerja, dan menurunnya angka kemiskinan.

Sebagai penguat, Kasmuri juga melaporkan bila sampai September lalu, terjadi peningkatan kredit di Malang raya sebesar 3,74 persen. Angka itu tumbuh jauh lebih tinggi dari kondisi nasional. Lalu dana dari pihak ketiga yang dihimpun dari perbankan juga mencapai 10,44 persen. ”Itu menunjukkan aktivitas intermediasi perbankan ke masyarakat berjalan dengan baik,” jelas dia.

Sementara itu, Duta Inklusi Keuangan Malang 2021 kategori perbankan Laurencia Frisca Priandini mengaku tidak menyangka bisa terpilih dalam ajang tersebut. Dia berharap, ke depannya bisa ikut berperan dalam kegiatan OJK maupun FKIJK Kota Malang. Sesuai dengan amanah yang berikan. ”Mungkin kalau untuk sekarang ini belum bisa offline karena masih pandemi, nanti saya bisa maksimalkan (sosialisasi) di dunia digital,” kata dia.

Selama proses pemilihan Duta Inklusi Keuangan Malang 2021 itu, dia mengaku ada banyak hal yang menjadi pengalaman baru baginya. Terutama dalam hal manajemen waktu. ”Karena persiapan saya lakukan di luar jam kerja,” kata dia.

Senada dengannya, Duta Inklusi Keuangan Malang 2021 kategori non perbankan Inas Pramitha Abdini Haq mengaku senang karena memiliki pengalaman baru. Itu menjadi kesempatan emas baginya untuk terus belajar. ”Karena kami nanti akan bertemu dengan rekan-rekan dari instansi lain,” ungkapnya.

Ke depan, dia bersama dengan rekan-rekan duta inklusi keuangan lainnya akan bersama-sama mengedukasi masyarakat lewat berbagai platform. ”Mungkin bisa podcast atau media, intinya mengarahkan masyarakat agar bisa lebih paham terkait literasi keuangan,” kata duta perwakilan dari BPJS Kesehatan itu. (ulf/nug/by/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/