alexametrics
24.3 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Lagi, Longsor Putuskan Akses Jalan Desa di Batu

KOTA BATU – Tanah longsor kembali terjadi di Kota batu hari ini (4/2). Kali ini, tanah longsor terjadi di Desa Bulukerto Kecamatan Bumiaji. Sebuah plengsengan warga ambrol hingga memutus akses jaan yang sehari-hari dilewati warga.

“Kami baru mendapatkan laporan tadi pukul 10.00 WIB. Sebenarnya kejadiannya Rabu tanggal 3 Februari lalu pukul 15.00 WIB, kami datang langsung ada tindakan,” terang Staff Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana, Agus Triwanto.

Imbas kejadian tersebut, plengsengan warga ambruk dan akses jalan terganggu. Plengsengan yang ambrol tersebut memiliki tinggi 3 meter, panjang 21 meter dan lebar 2 meter.

Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. “Akses jalan terputus, menyebabkan jalan desa lumpuh. Para petani yang ingin menjual hasil buminya jadi harus mutar jauh untuk bisa dapat akses,” ucapnya.

Alat berat segera didatangkan oleh pihak berwenang ke lokasi. Pembersihan area dan pembangunan plengsengan menjadi hal utama yang akan dilakukan. “Secepat mungkin berusaha agar akses segera terbuka kembali,” jelasnya.

Pewarta : Wildan Agta Affirdausy

KOTA BATU – Tanah longsor kembali terjadi di Kota batu hari ini (4/2). Kali ini, tanah longsor terjadi di Desa Bulukerto Kecamatan Bumiaji. Sebuah plengsengan warga ambrol hingga memutus akses jaan yang sehari-hari dilewati warga.

“Kami baru mendapatkan laporan tadi pukul 10.00 WIB. Sebenarnya kejadiannya Rabu tanggal 3 Februari lalu pukul 15.00 WIB, kami datang langsung ada tindakan,” terang Staff Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana, Agus Triwanto.

Imbas kejadian tersebut, plengsengan warga ambruk dan akses jalan terganggu. Plengsengan yang ambrol tersebut memiliki tinggi 3 meter, panjang 21 meter dan lebar 2 meter.

Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. “Akses jalan terputus, menyebabkan jalan desa lumpuh. Para petani yang ingin menjual hasil buminya jadi harus mutar jauh untuk bisa dapat akses,” ucapnya.

Alat berat segera didatangkan oleh pihak berwenang ke lokasi. Pembersihan area dan pembangunan plengsengan menjadi hal utama yang akan dilakukan. “Secepat mungkin berusaha agar akses segera terbuka kembali,” jelasnya.

Pewarta : Wildan Agta Affirdausy

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/