alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Siapkan Rp 60 M Untuk Bangun Wisata Kebun Desa Tulungrejo, Kota Batu

KOTA BATU- Di tengah pandemi Covid-19, upaya menghadirkan destinasi wisata baru di Kota Batu tetap berlanjut. Salah satunya Wisata Kebun Desa yang berada di Desa Tulungresjo, Kecamatan Bumiaji yang memasuki pembangunan tahun kedua dengan dengan anggarkan Rp 400 juta.

Kepala Desa Tulungrejo Suliono mengatakan, pembangunan Wisata Kebun Desa dengan memanfaatkan potensi yang ada. Seperti pertanian dan juga pemandangan alam sekitarnya. Jadi ini memadukan konsep alam berupa hamparan pertanian dengan kesejukan alam Tulungrejo.

Dia membeberkan, meski belum ada lima persen dari total perencanaan, tetapi Wisata Kebun Desa sudah beroperasi. Yakni, mengandalkan fasilitas yang telah ada seperti camping ground, resto, dan juga petik sayur.

Dia menegaskan, total anggaran sampai proyek tuntas nanti mencapai Rp 60 miliar. “Pada tahap pertama telah selesai dikerjakan dengan menghabiskan anggaran Rp 600 juta,”bebernya.

Pada pembangunan tahap pertama tahun lalu, saat itu pihaknya mulai melakukan pembangunan drainase, paving, dan water park. “Untuk tahap kedua atau tahun ini kami anggarkan Rp 400 juta untuk melanjutkan pembangunan water park dan penambahan instalasi listrik,”bebernya.

Saat ini wisatawan sudah bisa masuk di wisata alam ini. Yakni dengan menikmati camping ground dengan sajian makan minum, snack dan api unggun. “Wisatawan bisa menginap di dalam tenda dengan latar pegunungan lepas dari kebisingan kota,”tambahnya. Yang mana, sudah ada 10 tenda dengan paket setiap tenda dijual Rp 350 ribu untuk empat hingga enam orang.

Sementara untuk resto, di Wisata Kebun Desa menawarkan kuliner tradisional dan minuman menyehatkan. Dengan harga mulai Rp 10 ribu- Rp 15 ribu, pengunjung sudah bisa menikmati olahan makanan dan minuman tradisional.

Ke depannya, dia melanjutkan, Wisata Kebun Desa yang berdiri di atas tanah desa seluas 8 hektar ini akan ditambah dengan fasilitas seperti taman bunga, petik buah, taman anggrek, playground, persewaan ATV, sepeda angin, dan wahana selfie.

Dengan adanya Wisata Kebun Desa, dia berharap, tidak hanya akan menarik wisatawan demi peningkatan Pendapatan Asli Desa Tulungrejo, tapi juga bertujuan untuk pemberdayaan warga dan peningkatan perekonomian warga Tulungrejo (rmc/ulf/abm)

KOTA BATU- Di tengah pandemi Covid-19, upaya menghadirkan destinasi wisata baru di Kota Batu tetap berlanjut. Salah satunya Wisata Kebun Desa yang berada di Desa Tulungresjo, Kecamatan Bumiaji yang memasuki pembangunan tahun kedua dengan dengan anggarkan Rp 400 juta.

Kepala Desa Tulungrejo Suliono mengatakan, pembangunan Wisata Kebun Desa dengan memanfaatkan potensi yang ada. Seperti pertanian dan juga pemandangan alam sekitarnya. Jadi ini memadukan konsep alam berupa hamparan pertanian dengan kesejukan alam Tulungrejo.

Dia membeberkan, meski belum ada lima persen dari total perencanaan, tetapi Wisata Kebun Desa sudah beroperasi. Yakni, mengandalkan fasilitas yang telah ada seperti camping ground, resto, dan juga petik sayur.

Dia menegaskan, total anggaran sampai proyek tuntas nanti mencapai Rp 60 miliar. “Pada tahap pertama telah selesai dikerjakan dengan menghabiskan anggaran Rp 600 juta,”bebernya.

Pada pembangunan tahap pertama tahun lalu, saat itu pihaknya mulai melakukan pembangunan drainase, paving, dan water park. “Untuk tahap kedua atau tahun ini kami anggarkan Rp 400 juta untuk melanjutkan pembangunan water park dan penambahan instalasi listrik,”bebernya.

Saat ini wisatawan sudah bisa masuk di wisata alam ini. Yakni dengan menikmati camping ground dengan sajian makan minum, snack dan api unggun. “Wisatawan bisa menginap di dalam tenda dengan latar pegunungan lepas dari kebisingan kota,”tambahnya. Yang mana, sudah ada 10 tenda dengan paket setiap tenda dijual Rp 350 ribu untuk empat hingga enam orang.

Sementara untuk resto, di Wisata Kebun Desa menawarkan kuliner tradisional dan minuman menyehatkan. Dengan harga mulai Rp 10 ribu- Rp 15 ribu, pengunjung sudah bisa menikmati olahan makanan dan minuman tradisional.

Ke depannya, dia melanjutkan, Wisata Kebun Desa yang berdiri di atas tanah desa seluas 8 hektar ini akan ditambah dengan fasilitas seperti taman bunga, petik buah, taman anggrek, playground, persewaan ATV, sepeda angin, dan wahana selfie.

Dengan adanya Wisata Kebun Desa, dia berharap, tidak hanya akan menarik wisatawan demi peningkatan Pendapatan Asli Desa Tulungrejo, tapi juga bertujuan untuk pemberdayaan warga dan peningkatan perekonomian warga Tulungrejo (rmc/ulf/abm)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/