alexametrics
18.6 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Pelaku Wisata Berharap Vaksin Covid Segera Tunjukkan ’Keajaibannya’

KOTA BATU— Vaksinasi Covid-19 yang diperkirakan akan dimulai pertengahan bulan ini menjadi harapan baru bagi pengelola tempat wisata di Kota Batu. Karena kondisi saat ini, pengelola tempat wisata kelimpungan akibat sepinya pengunjung. Bahkan sedikitnya pemasukan, asal bisa cukup untuk biaya operasional dan gaji karyawan saja, mereka sudah bersyukur.

Marketing and Public Relation Manager Jawa Timur Park (JTP) Group Titik S Ariyanto menyampaikan, di bulan-bulan awal pandemi, seluruh destinasi wisata di bawah JTP juga sudah defisit. Karena jumlah kunjungan wisatawan yang relatif rendah.

Sehingga, pihaknya sempat berharap pada libur nataru bisa menutup kekurangan tersebut. “Tapi ternyata jauh di luar prediksi. Semoga setelah vaksin diberikan ke masyarakat bisa mulai bangkit lagi,” harap ibu satu anak ini, Selasa (5/1).

Dia menambahkan, semua tempat wisata di bawah bendera JTP Group yang beroperasi sudah menerapkan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, tempat cuci tangan dengan sabun, dan jaga jarak. Sehingga, tempatnya aman bagi wisatawan. “Semua pegawai kami juga harus menerapkan protap kesehatan,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Direktur Taman Rekreasi Selecta (PT Selecta) Sujud Hariadi. Pihaknya berharap vaksinasi disegerakan agar bisa menggerakkan perekonomian masyarakat. ”Supaya daya beli masyarakat meningkat kembali,” harap dia.

Seperti diketahui, jumlah kunjungan wisatawan selama libur Nataru tahun 2020 turun drastis ke tempat wisata Batu. Bahkan, jumlah penurunannya mencapai 70 persen dari jumlah kunjungan tahun sebelumnya.

Pewarta: Imam N

KOTA BATU— Vaksinasi Covid-19 yang diperkirakan akan dimulai pertengahan bulan ini menjadi harapan baru bagi pengelola tempat wisata di Kota Batu. Karena kondisi saat ini, pengelola tempat wisata kelimpungan akibat sepinya pengunjung. Bahkan sedikitnya pemasukan, asal bisa cukup untuk biaya operasional dan gaji karyawan saja, mereka sudah bersyukur.

Marketing and Public Relation Manager Jawa Timur Park (JTP) Group Titik S Ariyanto menyampaikan, di bulan-bulan awal pandemi, seluruh destinasi wisata di bawah JTP juga sudah defisit. Karena jumlah kunjungan wisatawan yang relatif rendah.

Sehingga, pihaknya sempat berharap pada libur nataru bisa menutup kekurangan tersebut. “Tapi ternyata jauh di luar prediksi. Semoga setelah vaksin diberikan ke masyarakat bisa mulai bangkit lagi,” harap ibu satu anak ini, Selasa (5/1).

Dia menambahkan, semua tempat wisata di bawah bendera JTP Group yang beroperasi sudah menerapkan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, tempat cuci tangan dengan sabun, dan jaga jarak. Sehingga, tempatnya aman bagi wisatawan. “Semua pegawai kami juga harus menerapkan protap kesehatan,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Direktur Taman Rekreasi Selecta (PT Selecta) Sujud Hariadi. Pihaknya berharap vaksinasi disegerakan agar bisa menggerakkan perekonomian masyarakat. ”Supaya daya beli masyarakat meningkat kembali,” harap dia.

Seperti diketahui, jumlah kunjungan wisatawan selama libur Nataru tahun 2020 turun drastis ke tempat wisata Batu. Bahkan, jumlah penurunannya mencapai 70 persen dari jumlah kunjungan tahun sebelumnya.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/