alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Brantas “Unjuk Rasa”, Kota Wisata Batu Dihantam Banjir Bandang

KOTA BATU – Banjir bandang melanda Kota Batu kemarin (4/11). Luapan air bah yang diperkirakan berasal dari hulu sungai di kawasan Sumber Brantas itu menghantam sejumlah wilayah. Sebanyak 12 orang dilaporkan hanyut terseret air sungai dan hingga tadi malam sembilan orang berhasil diselamatkan. Ada juga dua orang yang tertimbun reruntuhan rumah dan masih dalam proses evakuasi hingga tadi malam.

Berdasar laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, banjir tersebut mengakibatkan kerusakan di lima desa yang masuk Kecamatan Bumiaji. Rinciannya Desa Sumber Brantas, Desa Bulukerto, Desa Tulungrejo, Desa Pandanrejo, dan Desa Sidomulyo. Namun lokasi terparah berada di RT 5 RW 4 Dusun Gintung, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji. Derasnya luapan air bahkan merobohkan sebuah rumah dan menimbun dua korban atas nama Ferry, 31, dan bocah berusia tiga tahun bernama Kia.

Ambruknya rumah tersebut diawali dari meningginya debit air sungai di sebelah rumah korban. Saat hujan makin deras, banjir bandang datang dengan membawa material lumpur dan potongan dahan pohon. Air semakin meluap lantaran banyak material pohon yang menyangkut dan membentuk sumbatan. Air pun menghantam rumah Fery hingga ambruk.

Salah satu warga yang rumahnya juga ikut terdampak, Agus Budiono, mengatakan bahwa Fery terlambat melarikan diri bersama anaknya. ”Kalau ibunya sudah berhasil lari sebelum rumah ambruk,” ujarnya.

Agus mengatakan bahwa sungai di dusunnya itu hanya dialiri air ketika musim hujan. Kemarin, warga mengira yang terjadi adalah hujan biasa. ”Ini pertama kali terjadi banjir lumpur dan dahan pohon. Tiba-tiba air meluap menggenangi rumah warga sekitar 1,5 meter,” katanya.

Di lokasi yang sama juga terdapat tiga rumah yang terendam banjir. Bahkan rumah milik warga bernama Nakrib, 70, hanyut terbawa aliran air. Lalu, jembatan penghubung antara Dusun Gintung dengan Dusun Buludendeng di Desa Bulukerto putus total. Sementara itu,

KOTA BATU – Banjir bandang melanda Kota Batu kemarin (4/11). Luapan air bah yang diperkirakan berasal dari hulu sungai di kawasan Sumber Brantas itu menghantam sejumlah wilayah. Sebanyak 12 orang dilaporkan hanyut terseret air sungai dan hingga tadi malam sembilan orang berhasil diselamatkan. Ada juga dua orang yang tertimbun reruntuhan rumah dan masih dalam proses evakuasi hingga tadi malam.

Berdasar laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, banjir tersebut mengakibatkan kerusakan di lima desa yang masuk Kecamatan Bumiaji. Rinciannya Desa Sumber Brantas, Desa Bulukerto, Desa Tulungrejo, Desa Pandanrejo, dan Desa Sidomulyo. Namun lokasi terparah berada di RT 5 RW 4 Dusun Gintung, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji. Derasnya luapan air bahkan merobohkan sebuah rumah dan menimbun dua korban atas nama Ferry, 31, dan bocah berusia tiga tahun bernama Kia.

Ambruknya rumah tersebut diawali dari meningginya debit air sungai di sebelah rumah korban. Saat hujan makin deras, banjir bandang datang dengan membawa material lumpur dan potongan dahan pohon. Air semakin meluap lantaran banyak material pohon yang menyangkut dan membentuk sumbatan. Air pun menghantam rumah Fery hingga ambruk.

Salah satu warga yang rumahnya juga ikut terdampak, Agus Budiono, mengatakan bahwa Fery terlambat melarikan diri bersama anaknya. ”Kalau ibunya sudah berhasil lari sebelum rumah ambruk,” ujarnya.

Agus mengatakan bahwa sungai di dusunnya itu hanya dialiri air ketika musim hujan. Kemarin, warga mengira yang terjadi adalah hujan biasa. ”Ini pertama kali terjadi banjir lumpur dan dahan pohon. Tiba-tiba air meluap menggenangi rumah warga sekitar 1,5 meter,” katanya.

Di lokasi yang sama juga terdapat tiga rumah yang terendam banjir. Bahkan rumah milik warga bernama Nakrib, 70, hanyut terbawa aliran air. Lalu, jembatan penghubung antara Dusun Gintung dengan Dusun Buludendeng di Desa Bulukerto putus total. Sementara itu,

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/