alexametrics
26.5 C
Malang
Friday, 27 May 2022

BPBD Jatim Teliti Rekahan di Sekitar Lokasi Longsor di Kota Batu

BATU—Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu bersama BPBD Provinsi Jawa Timur melakukan pengecekan kondisi rekahan tanah dengan alat sesmograf di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Bumiaji hari ini (6/2). Hal ini untuk memastikan areal permukiman warga di lokasi yang mengalami longsor masih layak dihuni atau sebaliknya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim menyampaikan, pengecekan ini juga dalam rangka analisis relokasi rumah warga tersebut. Karena akan diketahui lahan tersebut membahayakan atau tidak ke depannya jika tetap dihuni masyarakat. ”Ini juga untuk meyakinkan kepada warga agar bersedia direlokasi jika kondisi tanah di lingkungannya tidak aman,” katanya.

Dia menjelaskan, total ada sekitar 11 titik lahan yang dilakukan pengecekan. Semuanya dilakukan di sekitar lokasi yang terjadi longsor. ”Ada 11 titik yang kami cek. Semuanya ada di RT 02 Brau,” terang dia.

Sementara itu, kondisi jalan ke Brau, Gunungsari, juga masih belum aman dari ancaman longsor susulan. Sehingga, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar koordinasi dengan tim BPBD Kota Batu jika ingin menyalurkan bantuan. ”Saat ini akses ke lokasi berisiko terjadinya potensi longsor. Jadi kalau ingin membantu warga, bisa koordinasi dengan tim kami di Posko BPBD Punten,” tambahnya.

Seperti diketahui, wilayah di Dusun Brau mengalami beberapa kali longsor dalam beberapa hari ini. Hal itu membuat sekitar 11-15 KK harus dilakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman. Selain itu, ternak dan harta benda berharga warga terdampak juga dilakukan evakuasi. Karena lokasi tersebut masuk pada titik rawan longsor.

Pewarta: Imam N

BATU—Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu bersama BPBD Provinsi Jawa Timur melakukan pengecekan kondisi rekahan tanah dengan alat sesmograf di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Bumiaji hari ini (6/2). Hal ini untuk memastikan areal permukiman warga di lokasi yang mengalami longsor masih layak dihuni atau sebaliknya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim menyampaikan, pengecekan ini juga dalam rangka analisis relokasi rumah warga tersebut. Karena akan diketahui lahan tersebut membahayakan atau tidak ke depannya jika tetap dihuni masyarakat. ”Ini juga untuk meyakinkan kepada warga agar bersedia direlokasi jika kondisi tanah di lingkungannya tidak aman,” katanya.

Dia menjelaskan, total ada sekitar 11 titik lahan yang dilakukan pengecekan. Semuanya dilakukan di sekitar lokasi yang terjadi longsor. ”Ada 11 titik yang kami cek. Semuanya ada di RT 02 Brau,” terang dia.

Sementara itu, kondisi jalan ke Brau, Gunungsari, juga masih belum aman dari ancaman longsor susulan. Sehingga, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar koordinasi dengan tim BPBD Kota Batu jika ingin menyalurkan bantuan. ”Saat ini akses ke lokasi berisiko terjadinya potensi longsor. Jadi kalau ingin membantu warga, bisa koordinasi dengan tim kami di Posko BPBD Punten,” tambahnya.

Seperti diketahui, wilayah di Dusun Brau mengalami beberapa kali longsor dalam beberapa hari ini. Hal itu membuat sekitar 11-15 KK harus dilakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman. Selain itu, ternak dan harta benda berharga warga terdampak juga dilakukan evakuasi. Karena lokasi tersebut masuk pada titik rawan longsor.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/