alexametrics
21.8 C
Malang
Friday, 12 August 2022

Dinkes Targetkan 90 Persen Capaian Imunisasi Anak

UNREJO – Kick off pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Usia Dini (Bian) Kota Batu diselenggarakan kemarin (5/8) dipusatkan pada Posyandu Anggrek Dua, Kelurahan Dadaprejo. Total penerima imunisasi sebanyak 13.376 anak usia 9 hingga 59 bulan. Dari data tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menetapkan target setidak-tidaknya, cakupan akhir di angka 12 ribu penerima, atau 90 persen.

Bian bertujuan untuk melakukan imunisasi secara terintegrasi. Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan vaksin kejar. Sehingga anak yang mengalami keter tinggalan vaksin tahun lalu, bisa dilakukan sekarang.

“Tahun lalu karena ada pembatasan mobilitas dampak nya ke mana-mana. Salah satunya pada pe nyelenggaraan imunisasi. Sehingga anak-anak yang terting gal bisa dilakukan saat ini untuk imunisasi yang ku rang,” ucap Kepala Dinkes Kota Batu drg Kartika Trisulandri.

Vaksin utama yang diberikan dalam Bian adalah campak dan rubela. Di luar itu, ada juga vaksin polio, DPT-Hb-Hib. Capaian vaksinasi Mr saat ini di Kita Batu sudah menyasar 1.829 anak atau 15,307 persen. Sedangkan hingga Bulan Juni sudah ada sebanyak 1.386 anak dari 3.106 anak yang lulus imunisasi dasar lengkap. “Untuk sasaran penerima imunisasi tiap hari berbeda-beda,” terang Kartika.

Dirinya mencontohkan, pada Jumat (5/8) di wilayah kerja Puskesmas Junrejo menyasar 15 anak. Sedangkan Puskesmas Batu, Puskesmas Bumiaji, Puskesmas Beji, hingga Puskesmas Sisir menyasar sebanyak 25 anak. Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, dinkes akan terus bekerja sama dengan jejaring yang ada. (fif/lid)

UNREJO – Kick off pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Usia Dini (Bian) Kota Batu diselenggarakan kemarin (5/8) dipusatkan pada Posyandu Anggrek Dua, Kelurahan Dadaprejo. Total penerima imunisasi sebanyak 13.376 anak usia 9 hingga 59 bulan. Dari data tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menetapkan target setidak-tidaknya, cakupan akhir di angka 12 ribu penerima, atau 90 persen.

Bian bertujuan untuk melakukan imunisasi secara terintegrasi. Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan vaksin kejar. Sehingga anak yang mengalami keter tinggalan vaksin tahun lalu, bisa dilakukan sekarang.

“Tahun lalu karena ada pembatasan mobilitas dampak nya ke mana-mana. Salah satunya pada pe nyelenggaraan imunisasi. Sehingga anak-anak yang terting gal bisa dilakukan saat ini untuk imunisasi yang ku rang,” ucap Kepala Dinkes Kota Batu drg Kartika Trisulandri.

Vaksin utama yang diberikan dalam Bian adalah campak dan rubela. Di luar itu, ada juga vaksin polio, DPT-Hb-Hib. Capaian vaksinasi Mr saat ini di Kita Batu sudah menyasar 1.829 anak atau 15,307 persen. Sedangkan hingga Bulan Juni sudah ada sebanyak 1.386 anak dari 3.106 anak yang lulus imunisasi dasar lengkap. “Untuk sasaran penerima imunisasi tiap hari berbeda-beda,” terang Kartika.

Dirinya mencontohkan, pada Jumat (5/8) di wilayah kerja Puskesmas Junrejo menyasar 15 anak. Sedangkan Puskesmas Batu, Puskesmas Bumiaji, Puskesmas Beji, hingga Puskesmas Sisir menyasar sebanyak 25 anak. Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, dinkes akan terus bekerja sama dengan jejaring yang ada. (fif/lid)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/