alexametrics
29.9 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Kisah Evakuasi Adi Wibowo, Korban Tewas Banjir Bandang Kota Batu

Musibah banjir bandang yang terjadi di Kota Batu Kamis sore lalu (4/11) masih menyisakan duka mendalam bagi para korban maupun keluarga. Salah satu korban jiwa kembali ditemukan kemarin (5/11). Adalah Adi Wibowo, pemuda asal RT 07 RW 13, Kelurahan Sisir, Kota Batu yang ditemukan tewas diantara timbunan material banjir. Jenazahnya 33 tahun itu ditemukan warga di daerah aliran Sungai (DAS) Brantas RT 10 RW 02, Dusun Durek, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji kemarin.

NUGRAHA PERDANA – ANUGRAH BUDIAMIN

Langkah Sai, petani warga Desa Giripurno, Bumiaji langsung terhenti. Matanya menatap tajam pada benda mirip tangan di tumpukan sampah, kayu dan tertimbun lumpur di Sungai Brantas. Sai kian mendekat. Dan betapa kagetnya ketika didekati, ternyata benda yang dia lihat tadi benar-benar tangan seseorang. Dan dia kian kaget ternyata ada jenazah pemuda yang tersangkut di kayu. Buru-buru, dia melapor ke pemerintah desa Giripurno. Dia urung pergi ke ladang miliknya.

Dari laporan Sai tersebut, aparat desa bergegas menuju lokasi. Tak buang waktu, aparat desa langsung menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Bumiaji, dan Tagana Kota Batu. Tim BPBD dibantu sejumlah warga langsung mengevakuasi jenazah pukul 09.00 kemarin. Dan ternyata diketahui jenazah tersebut bernama Adi Wibowo. “Kami bersama warga kemudian menyisir korban untuk dievakuasi,” terang Kepala Desa Giripurno Suntoro.

Tak mudah mengevakuasi korban. Medan menuju lokasi sangat menantang. Lebar jalan hanya setapak yang agak licin. Para petugas yang ada harus turun ke bawah sungai dengan kedalaman sekitar 30 meter. “Jadi ketika sudah ke bawah dekat sungai, kita tarik jenazah, kemudian kami pisahkan dari material yang menjebak korban,” katanya. Perlu waktu sekitar satu jam untuk mengevakuasi korban. Terlihat sepintas wajah korban merah dengan bercak darah.

Musibah banjir bandang yang terjadi di Kota Batu Kamis sore lalu (4/11) masih menyisakan duka mendalam bagi para korban maupun keluarga. Salah satu korban jiwa kembali ditemukan kemarin (5/11). Adalah Adi Wibowo, pemuda asal RT 07 RW 13, Kelurahan Sisir, Kota Batu yang ditemukan tewas diantara timbunan material banjir. Jenazahnya 33 tahun itu ditemukan warga di daerah aliran Sungai (DAS) Brantas RT 10 RW 02, Dusun Durek, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji kemarin.

NUGRAHA PERDANA – ANUGRAH BUDIAMIN

Langkah Sai, petani warga Desa Giripurno, Bumiaji langsung terhenti. Matanya menatap tajam pada benda mirip tangan di tumpukan sampah, kayu dan tertimbun lumpur di Sungai Brantas. Sai kian mendekat. Dan betapa kagetnya ketika didekati, ternyata benda yang dia lihat tadi benar-benar tangan seseorang. Dan dia kian kaget ternyata ada jenazah pemuda yang tersangkut di kayu. Buru-buru, dia melapor ke pemerintah desa Giripurno. Dia urung pergi ke ladang miliknya.

Dari laporan Sai tersebut, aparat desa bergegas menuju lokasi. Tak buang waktu, aparat desa langsung menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Bumiaji, dan Tagana Kota Batu. Tim BPBD dibantu sejumlah warga langsung mengevakuasi jenazah pukul 09.00 kemarin. Dan ternyata diketahui jenazah tersebut bernama Adi Wibowo. “Kami bersama warga kemudian menyisir korban untuk dievakuasi,” terang Kepala Desa Giripurno Suntoro.

Tak mudah mengevakuasi korban. Medan menuju lokasi sangat menantang. Lebar jalan hanya setapak yang agak licin. Para petugas yang ada harus turun ke bawah sungai dengan kedalaman sekitar 30 meter. “Jadi ketika sudah ke bawah dekat sungai, kita tarik jenazah, kemudian kami pisahkan dari material yang menjebak korban,” katanya. Perlu waktu sekitar satu jam untuk mengevakuasi korban. Terlihat sepintas wajah korban merah dengan bercak darah.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/